Mojokerto, Indexberita.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Mojokerto menggelar perayaan Idul Fitri 1446 H dengan berbagai kegiatan yang melibatkan seluruh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Senin (31/3/2025) pagi.
Sebanyak 1.029 WBP, yang terdiri dari 533 narapidana dan 496 tahanan, mengikuti rangkaian acara, termasuk sholat Idul Fitri berjamaah, halal bihalal, makan ketupat lebaran bersama, serta pembagian parcel kepada para WBP.
Selain itu, jajaran pegawai Lapas Mojokerto juga mengadakan sarapan bersama dengan menu khas sate ayam kampung Blora di rumah dinas Kalapas.
Kalapas Mojokerto, Rudi Kristiawan, menyampaikan bahwa pihaknya ingin menghadirkan suasana Lebaran yang lebih kekeluargaan bagi WBP dan petugas.
“Tahun ini, kami ingin memberikan nuansa yang berbeda di Lapas Mojokerto. Kami berupaya agar seluruh WBP dapat merasakan kebersamaan layaknya di rumah, dengan berbagai kegiatan yang mempererat kekeluargaan,” ujar Rudy.
Meski menghadapi keterbatasan sarana dan prasarana, Rudy memastikan seluruh rangkaian acara berjalan lancar dan kondusif tanpa gangguan sedikit pun.
Dalam momen Lebaran tahun ini, Lapas Mojokerto memberikan kemudahan bagi keluarga WBP dengan meningkatkan kuota kunjungan harian dari 140 menjadi 350 pengunjung. Layanan ini dibuka selama tiga hari, mulai Senin hingga Rabu (31/3–2/4), dari pukul 08.00 hingga 16.00 WIB.
Sebagai bagian dari kebijakan pemerintah, Lapas Mojokerto memberikan remisi khusus Idul Fitri kepada 439 WBP yang memenuhi syarat.
“Remisi ini diberikan kepada narapidana yang telah memiliki putusan inkrah, menjalani minimal enam bulan masa pidana, serta berkelakuan baik selama di Lapas Mojokerto,” jelas Rudy.
Pemberian remisi ini sesuai dengan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan dan Keputusan Presiden Nomor 174 Tahun 1999.
Sholat Idul Fitri di Lapas Mojokerto dipimpin oleh khatib Deca dari Kemenag Kota Mojokerto. Dalam khutbahnya, ia menyampaikan pesan tentang pentingnya ketakwaan, kesabaran, dan kebersamaan dalam menjalani kehidupan, termasuk bagi para WBP.
Dengan berbagai kegiatan yang digelar, perayaan Idul Fitri di Lapas Mojokerto tahun ini diharapkan dapat memberikan kebahagiaan dan semangat baru bagi para WBP dalam menjalani pembinaan.
Penulis Hasyim