Home / Daerah

Kamis, 24 Juni 2021 - 00:57 WIB

Ning Ita Beri Jamsostek Ribuan Tenaga Keagamaan

Mojokerto.INDEXBERITA.COM
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari memperluas cakupan perlindungan sosial bagi warganya melalui berbagai kebijakan.
Setelah tahun 2020 lalu memberikan jaminan BPJS Ketenagakerjaan kepada 872 Ketua Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW), tahun ini jaminan serupa juga diberikan kepada 1.876 tenaga keagamaan yang ada di Kota Mojokerto.

Diantaranya, guru TPQ sebanyak 778 orang, muadzin dan tenaga kebersihan masjid sebanyak 93 orang, takmir mushola sebanyak 284 orang, pemandi jenazah sebanyak 254 orang, penjaga makam sebanyak 65 orang, guru sekolah minggu sebanyak 120 orang dan koster 26 orang.

“Total lebih dari 2600 an yang kami cover dengan jaminan kematian sebagai dana pensiun pada mereka yang telah mencurahkan energi, pikiran dan waktunya secara sukarela membantu Pemerintah Kota Mojokerto.Sebagai bentuk ungkapan terima kasih kepada mereka, kami bentuk dalam sebuah regulasi yang mulai diterapkan tahun 2020 lalu,” kata Wali Kota

READ  Gus Barra Ajak Ribuan Relawan Bekisar Trowulan dan Trawas dalam Bukber Bersama untuk Mempererat Silaturahmi

Mojokerto, Selasa (23/6/2021).
Regulasi tersebut dalam bentuk bantuan iuran daerah, yakni iuran kepesertaan Jaminan Sosial yang didaftarkan dan dibayarkan oleh Pemkot Mojokerto yang termaktub dalam Peraturan Daerah Kota Mojokerto Nomor 9 tahun 2019 tentang Pengaturan Jaminan Sosial Daerah dan Peraturan Wali Kota Mojokerto Nomor 94 Tahun 2019 tentang Pelaksanaan Kepatuhan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.
Melalui kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan yang diberikan selama ini, Pemerintah Mojokerto masuk nominasi 10 besar pada Paritrana Award 2020. Kota Mojokerto menjadi satu-satunya kabupaten/kota yang mewakili Provinsi Jawa Timur pada penganugerahan penghargaan jaminan sosial ketenagakerjaan Paritrana Award 2019 yang diinisiasi pemerintah pusat melalui Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) bersama BPJS Ketenagakerjaan.
Ning Ita, sapaan karib Wali Kota Ika Puspitasari berharap, jaminan kematian BPJS Ketenagakerjaan dimanfaatkan bagi peserta yang memiliki putra putri masih sedang dalam pendidikan.

READ  Danrem 082/CPYJ Sidak Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan di Wilayah Lamongan

“Itu fokusnya diutamakan untuk biaya keberlanjutan pendidikan putra putrinya. Jangan sampai dengan meninggalnya si pencari nafkah ini, pendidikan putra putrinya terputus di tengah jalan. Karena kami ingin sumber daya manusia Kota Mojokerto ke depan memiliki peningkatan kualitas dan angka lamanya sekolah meningkat,” cetusnya.

READ  Warga Gembira, Usai Vaksin Di IKHAC Pacet Dapat Sembako

Menurut Ning Ita, ketua RT dan ketua RW serta tenaga keagamaan merupakan ujung tombak yang selama ini bekerja secara sukarela untuk pemerintah Kota Mojokerto. Mereka memiliki fungsi informatif dan edukatif di lingkungannya.

“Mereka sebagai figure juga berperan mensukseskan program-program Pemkot. Dengan kepemimpinannya, mereka menunjukkan keteladannya dalam kegiatan sehari-hari dengan penuh kesadaran dan keikhlasan. Mereka merupakan tonggak di akar rumput karena telah membantu mensosialisasikan program Pemkot,” tukasnya. (Syim)

Share :

Baca Juga

Daerah

Kasat Lantas Polres Mojokerto Kota Ucapkan Selamat Menjalankan Ibadah Puasa
Pererat Silaturahmi Dengan Ulama Dandim 0815/Mojokerto Safari Shalat Jum’at Di Ponpes Amanatul Ummah

Daerah

Bersama Ulama, Forkopimda Dan DMI Danramil Prajurit Kulon Safari Shalat Shubuh Berjama’ah

Daerah

Koramil 0815/05 dan Polsek Gedeg Patroli Gabungan

Daerah

Pastikan Ketersediaan BBM, Polres Mojokerto Dan Jajarannya Lakukan Pengawasan Di SPBU

Daerah

Danrem 082/ CPYJ didampingi Dandim 0815 dan Kapolresta Bagikan 5000 masker ke pengguna jalan dan pedagang Pasar Tanjung

Daerah

Danrem 082/CPYJ Mojokerto Mengelar Acara Tatap Muka Bersama Insan Media

Daerah

Program TMMD pemicu untuk meningkatkan semangat gotong royong dan kreativitas warga desa

Daerah

Jelang Pelaksanaan Pilkada Tahun 2020, Pangdam V/Brw, Pangkoarmada 2 Dan Kapolda Jatim Beri Arahan TNI – Polri Harus Netral
?>