Home / Pemerintah

Rabu, 24 Juli 2024 - 04:31 WIB

Pemkab Sidoarjo Sukseskan Program Tiga Desa Cantik Bersama BPS Sidoarjo

Sidoarjo .Indexberita.com Tiga desa di Kecamatan Wonoayu dan Tulangan terpilih menjadi Desa Cantik. Bukan semata-mata karena keindahan alam atau kebersihan lingkunganya. Tiga desa itu dipilih menjadi Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) karena kekayaan informasinya.

Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sidoarjo mendampingi tiga desa secara masif. Masing-masing adalah Desa Simoangin-angin dan Desa Simo Ketawang, di Kecamatan Wonoayu. Satu desa lagi ialah Desa Grogol, Kecamatan Tulangan. Tiga desa tersebut menjadi desa lokas fokus (lokus) untuk pembentukan Desa Cantik.

READ  Jumat Ceria Cegah Stunting, Remaja Putri Mojokerto Tergerak Minum Tablet Tambah Darah

Sekretaris Daerah Kab. Sidoarjo Dr. Fenny Apridawati SKM MKes menyambut baik Program Desa Cantik. Sekda Fenny Apridawati mengapresiasi kepada BPS Sidoarjo atas pendampingan yang diberikan untuk tiga desa itu.

”Saya berharap program ini dapat meningkatkan kualitas data statistik di desa-desa di Kabupaten Sidoarjo,” kata Fenny Apridawati saat Sosialisasi dan Pencanangan Desa Cantik Tahun 2024 di Ruang Rapat Delta Wicaksana pada Selasa (23/7).

READ  Pemkot Tegaskan BOSDA untuk Ringankan Warga Kota Mojokerto

Fenny Apridawati meminta pemerintah desa-desa lokus untuk memanfaatkan pendampingan dari BPS Sidoarjo dengan sebaik-baiknya. Gunakan kesempatan ini untuk belajar dan meningkatkan kapasitas desa dalam pengelolaan data statistik.

Kepala BPS Sidoarjo Mohamad Ismail S.Si, M.Ec.Dev menjelaskan, data statistik merupakan aset penting bagi desa dalam perencanaan pembangunan. Dengan mengelola dan memanfaatkan data statistik secara baik, desa dapat merumuskan kebijakan yang tepat sasaran dan berbasis data.

“Melalui Program Desa Cantik ini, kami ingin membantu desa untuk menjadi desa yang cerdas dan mandiri dalam pengelolaan data statistik,” terang Ismail.

READ  Forum Advokasi Labkesmas Tingkat 2 Forum Advokasi Koordinasi Penyelenggaraan Labkesmas Tingkat 2 Kota Mojokerto, Wali Kota Imbau Pengusaha Jaga Kesehatan Lingkungan

Pendampingan BPS Sidoarjo kepada desa lokus meliputi pelatihan, bimbingan teknis, dan fasilitasi akses data statistik. Selain itu, BPS Provinsi Jawa Timur juga sudah menyiapkan aplikasi Singasari yang dapat digunakan oleh desa untuk menghimpun data statistik.

”Kami akan mendampingi tiga desa lokus dan memfasilitasi penggunaan aplikasi Singasari. Kami berharap di Kabupaten Sidoarjo semua desa menjadi Desa Cantik,” ungkap Ismail. (IB)

Share :

Baca Juga

Pemerintah

Jelang Idulfitri 1445 H, Mas Pj Wali Kota Ali Kuncoro Silaturahmi ke Sejumlah Ulama dan Pengasuh Ponpes Mojokerto*

Pemerintah

DPRD Mojokerto Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD 2023 dan RPJPD 2025-2045

MOJOKERTO

Semarak HUT ke 53 KORPRI, Pemkot Mojokerto Akan Gelar Sejumlah Kegiatan

Pemerintah

Jejak Kartini dalam Kiprah Ery Purwanti, Srikandi DPRD Kota yang Membela Rakyat

Pemerintah

Tinjau TPS Tematik di Kota Mojokerto, Plh. Gubernur Jatim Adhy Karyono: Kami Turut Berbangga, Kreatifitasnya Patut Dicontoh

Pemerintah

Pemeriksaan Kesehatan WBP di Poliklinik, Lapas Mojokerto Komitmen Jaga Layanan Kesehatan

Pemerintah

Proyek Alun-Alun Sidoarjo Molor, Bupati Subandi Beri Peringatan Keras

Pemerintah

HUT DWP Kota Mojokerto Usung Tema peran Penting Perempuan Dalam Pembangunan Berkelanjutan
?>