Home / KESEHATAN

Selasa, 19 Agustus 2025 - 18:57 WIB

TP PKK Mojokerto Gelar GEMA PITU di Desa Menanggal, Edukasi Pencegahan Stunting

 

Mojokerto, Indexberita.com – Upaya percepatan penurunan stunting terus digencarkan Pemerintah Kabupaten Mojokerto melalui kegiatan Gerakan Bersama Masyarakat di Posyandu Integrasi Terpadu (GEMA PITU). Kali ini, kegiatan dilaksanakan di Balai Desa Menanggal, Kecamatan Mojosari, Selasa (19/8/2025) pagi.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Ketua TP PKK Kabupaten Mojokerto, Shofiya Hanak Albarraa, Lc., yang memberikan edukasi kepada ibu hamil, ibu balita, lansia, serta para kader posyandu. Turut hadir dalam kesempatan itu, Kadinkes Kabupaten Mojokerto dr. Ulum Rohmat Rohmawan, M.H, M.Kes, jajaran Dinas PMD, Forkopimca Mojosari, kepala puskesmas, kepala desa, serta organisasi pendidikan anak usia dini seperti HIMPAUDI, IGTKI, dan IGRA Mojosari.

READ  Sabtu Sehat Bersama Anak TK di Puskesmas (SANTIKA) Membawa Kesehatan dan Pengetahuan bagi Anak-anak Mojokerto

Data Desa Menanggal

Dalam sambutannya, Kepala Desa Menanggal Moch. Irvan menyampaikan kondisi kesehatan masyarakat desanya. Dari total 5.320 jiwa penduduk, terdapat 32 ibu hamil, 8 di antaranya masuk kategori risiko tinggi (resti). Sementara itu, jumlah balita tercatat 438 anak, dengan 2 di antaranya mengalami stunting. Desa Menanggal memiliki 4 posyandu dengan 21 kader aktif, yang tahun ini mulai berproses menjadi Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM).

Selain itu, dalam layanan cek kesehatan gratis, terdeteksi beberapa kasus hipertensi, diabetes melitus, asam urat, dan kolesterol. Data ini, menurut Kades, menjadi dasar penting dalam upaya menjaga kesehatan masyarakat.

READ  Kurangi Angka Stunting Dan Wujudkan Lansia Mandiri, Bupati Mojokerto Gencarkan Program Sehati Dan Sejoli

Edukasi Pencegahan Stunting

Ketua TP PKK Kabupaten Mojokerto, Shofiya Hanak Albarraa, dalam arahannya menekankan pentingnya pemenuhan gizi bagi ibu hamil dan balita.
“Ibu hamil tidak boleh kekurangan gizi, salah satunya dengan mengukur LILA yang minimal 23,5 cm. Setelah bayi lahir, wajib diberikan ASI eksklusif selama enam bulan, lalu makanan pendamping bergizi tinggi protein. Protein hewani yang paling mudah didapatkan adalah telur,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya skrining kesehatan, termasuk skrining TBC pada balita. “Bahaya stunting adalah otak anak tidak berkembang maksimal. Dampaknya, ketika dewasa, kecerdasannya bisa lebih rendah hingga 20 persen dari standar. Masa kritis tumbuh kembang otak adalah sejak dalam kandungan hingga usia 5 tahun,” tambahnya.

READ  Bupati Mojokerto Beri Edukasi Kesehatan di Kegiatan SEHATI dan SEJOLI di Desa Gembongan

Tidak hanya itu, edukasi juga diberikan kepada lansia agar rutin melakukan pemeriksaan kesehatan seperti tekanan darah, gula darah, kolesterol, dan asam urat agar tetap sehat dan produktif.

Dalam kegiatan tersebut, juga dilakukan pemberian Vitamin A secara serentak kepada anak-anak.

Berjalan Lancar

Acara GEMA PITU di Desa Menanggal berlangsung aman, tertib, dan lancar. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kesadaran masyarakat akan pentingnya pencegahan stunting serta menjaga kesehatan keluarga sejak dini. (Syim)

Share :

Baca Juga

KESEHATAN

Bupati Mojokerto Hadiri Program Jum’at Bangkit untuk Pembinaan Kesehatan Pegawai

KESEHATAN

KEGIATAN DONOR DARAH DI ASTON INN JEMURSARI SUKSES DISELENGGARAKAN

KESEHATAN

Monitoring dan Evaluasi POSYANDU Dusun Batan Krajan Terkait Inovasi SEHATI dan SEJOLI

KESEHATAN

Bank Indonesia Serahkan Bantuan CSR 1 Unit Ambulans untuk PMI Kabupaten Mojokerto

KESEHATAN

Pemilik RS Mata Undaan Periksa dan Bagi Kacamata Gratis di Pare

KESEHATAN

Senam Bersama dan JUM’AT BANGKIT di Kabupaten Mojokerto: Mendorong Gaya Hidup Sehat

KESEHATAN

GERCEP Tekan Stunting Lewat GEMA PITU di Desa Blimbingsari, Wakil Bupati Mojokerto Gencarkan Edukasi Gizi

KESEHATAN

Gencarkan Edukasi Gizi, dr. Ulum Rokhmat Dorong Optimalisasi Peran Posyandu
?>