Home / KESEHATAN

Senin, 6 November 2023 - 19:42 WIB

Turunkan Stunting, Bupati Ikfina Edukasi Para Orangtua Wilayah Jerukseger

Turunkan Stunting, Bupati Ikfina Edukasi Para Orangtua Wilayah Jerukseger

Turunkan Stunting, Bupati Ikfina Edukasi Para Orangtua Wilayah Jerukseger

 

MOJOKERTO, INDEXBERITA.COM – Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati menjaga komitmen untuk terus mengedukasi para orang tua khususnya para ibu di Kabupaten Mojokerto, agar memperhatikan kesehatan dan pertumbuhan anak-anak sesuai umur.

 

Mulai dari dalam kandungan dengan memperhatikan asupan gizi, mengawasi dan menjaga tahapan tumbuh kembang anak. Semuanya diuraikan bupati dalam acara Seni Sehat Turunkan Stunting AKB dan AKI (Sehati), Senin (6/11/2023) di Balai Desa Jerukseger, Kecamatan Gedeg. Hadir dalam kegiatan, Ka Dinkes, Camat dan Forkopimca, Sekretaris DP2KBP2,Kades Jerukseger, Ketua TP PKK Jerukseger,Kapus Gedeg.

 

READ  Pantau dan Kunjungi Desa Terdampak Banjir: Upaya Kesehatan dan Pencegahan Pasca Bencana"

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Ikfina menyampaikan, kata kunci stunting adalah kurang gizi. Secara lengkap, stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada balita akibat kekurangan gizi kronis disertai infeksi yang berulang. Bagi orang tua yang punya anak balita, jangan sampai jatuh dalam status stunting yang berpengaruh terhadap perkembangan otak. Sebab jika bayi-bayi lahir dalam kondisi stunting, maka dapat berisiko mengurangi kecerdasan hingga 20 persen di bawah standar.

 

“Maka dari itu penuhi gizi mereka denhan makanan mengandung zat pembangun dari protein hewani (ayam, daging, ikan, telur) dan protein nabati (kacang-kacangan). Kelahiran bayi stunting sebenarnya bisa dicegah sedini mungkin sejak calon penganting, saat hamil, bahkan sejak masih remaja dengan mencukupi zat besi supaya tidak kurang darah,” kata bupati.

READ  SEHATI dan SEJOLI: Bupati Mojokerto Edukasi Lansia, Ibu Hamil, dan Ibu Balita

 

Selain kesehatan, bupati juga mengedukasi para ibu agar melimpahkan kasih sayang sebanyak-banyaknya untuk membangun karakter. Bupati mendorong para ibu untuk menegakkan sikap mendidik mulai dari hal sederhana seperti makan.

 

Lebih lanjut dikatakan Ikfina, ketika anak sudah mulai bisa diberi makanan pendamping, biasakan dan kenalkan bahwa aktifitas makan itu harus duduk. Jangan biasakan makan sambil beridiri, jalan-jalan, nonton gadget, dan penipuan.

READ  Majelis Sholawat untuk Penurunan Stunting: Doa Bersama dari Bumi Majapahit

 

“Penipuan disini artinya jangan biasakan mengalihkan perhatian anak dengan cara apapun agar dia mau makan. Misalnya seolah-olah melihat ada pesawat masuk mulut. Makanan pendamping pun tidak perlu ibu-ibu cicipi. Silahkan campur alpukat dengan hati ayam atau kuning telur, pepaya dengan ikan, silahkan. Bagaimana rasanya? Sekali lagi, tidak perlu penasaran untuk mencicipi. Asalkan anak kita mau, teruskan menyuapi. Anak kita sebelumnya hanya mengenal rasa ASI, jadi tidak perlu garam, gula, apalagi penguat rasa. Semua itu tidak dibutuhkan. Justru kenalkanlah rasa makanan yang asli dan natural,” tambah bupati.

Share :

Baca Juga

KESEHATAN

Bupati Mojokerto Edukasi Lansia, Ibu Hamil, dan Ibu Balita dalam Program SEHATI dan SEJOLI

KESEHATAN

Kurangi Angka Stunting Dan Wujudkan Lansia Mandiri, Bupati Mojokerto Gencarkan Program Sehati Dan Sejoli

KESEHATAN

Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto Siapkan Apel Siaga Operasi Ketupat Semeru 2024 Menjelang Idul Fitri”

KESEHATAN

GERCEP Tekan Stunting Lewat GEMA PITU di Desa Blimbingsari, Wakil Bupati Mojokerto Gencarkan Edukasi Gizi

KESEHATAN

Jum’at Ceria di SMKN 1 Sooko: Gerakan Sehat dan Anti Kekerasan untuk Remaja Putri

KESEHATAN

Bupati Mojokerto Edukasi Warga di Kegiatan SEHATI dan SEJOLI untuk Turunkan Stunting dan Jaga Kesehatan Lansia

KESEHATAN

Bupati Ikfina Tinjau Langsung Vaksinasi Polio Di SDN Kupang 2

KESEHATAN

Pemkot Mojokerto Gencarkan Penanganan Stunting Lewat Pelatihan Budidaya Lele dari Rumah, Wali Kota Ika Puspitasari: Jangan Diobok-obok, Tiga Bulan Lagi Bisa Panen Lele Sendiri
?>