Home / Pemerintah

Kamis, 19 Maret 2026 - 08:26 WIB

873 KK Terdampak Banjir, Bupati Albarraa Salurkan Bantuan dan Perkuat Mitigasi

Mojokerto.Indexberita.com Banjir akibat curah hujan tinggi yang terjadi di penghujung Ramadan hingga menjelang Hari Raya Idulfitri mengakibatkan sebanyak 873 kepala keluarga (KK) di Kabupaten Mojokerto terdampak. Menindaklanjuti kondisi tersebut, Bupati Mojokerto, Muhammad Albarraa menyalurkan bantuan kepada warga pada Jumat (3/4)

siang, sekaligus memperkuat langkah penanganan bencana secara terpadu.Dampak banjir tersebar di beberapa kecamatan, yakni Kecamatan Bangsal sebanyak 320 KK di Desa Tinggarbuntut, Kecamatan Mojoanyar sebanyak 151 KK di Desa Jumeneng, serta Kecamatan Mojosari yang meliputi 302 KK di Desa Jotangan dan 100 KK di Desa Kedunggempol.Sebagai bentuk kepedulian, Bupati yang akrab disapa Gus Barra, menyalurkan bantuan berupa beras sebanyak 10 kilogram per kepala keluarga beserta paket sembako. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat akibat bencana yang terjadi.Gus Barra dalam sambutannya menegaskan, pemerintah akan terus hadir di tengah masyarakat dalam berbagai kondisi, termasuk saat terjadi bencana.”Pemerintah Kabupaten Mojokerto senantiasa hadir di tengah masyarakat dalam berbagai kondisi. Kehadiran kami tidak hanya untuk menyalurkan bantuan, tetapi juga memberikan dukungan, semangat, dan harapan bagi masyarakat terdampak,” ujarnya.Ia

READ  KOMISI III DPRD KOTA MOJOKERTO BAHAS PESERTA JKN NONAKTIF, TEKANKAN SOLUSI CEPAT BAGI WARGA

menambahkan, penanganan banjir tidak hanya berfokus pada bantuan darurat, tetapi juga langkah strategis untuk mengurangi risiko di masa mendatang.”Upaya penanganan terus kami perkuat melalui langkah mitigasi, seperti normalisasi saluran air, peningkatan infrastruktur pengendali banjir, serta edukasi kebencanaan kepada masyarakat,” imbuhnya.Selain itu, masyarakat diimbau untuk tetap waspada menyusul potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang diperkirakan masih terjadi hingga 4 April 2026, sebagaimana informasi dari BMKG.”Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, menjaga kebersihan lingkungan, tidak membuang sampah di saluran air, serta segera melaporkan apabila terdapat potensi bencana di wilayah masing-masing,” tegasnya.Orang nomor satu dilingkup Pemkab Mojokerto ini juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam penanganan bencana, mulai dari BPBD, OPD terkait, TNI-Polri, relawan, hingga perangkat desa dan insan pers yang turut membantu masyarakat terdampak.”Melalui langkah cepat dan kolaboratif ini, pemerintah berharap proses pemulihan dapat berjalan optimal serta masyarakat menjadi lebih tangguh dalam menghadapi potensi bencana di masa mendatang,”

READ  PASTIKAN PROGRAM PEMBINAAN MERATA ,PEMBINAAN ROHANI WBP NASRANI LAPAS MOJOKERTO DILAKUKAN SECARA VIRTUAL

pungkasnya.Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Mojokerto, Rinaldi Rizal Sabirin, melaporkan kronologi banjir yang melanda sejumlah wilayah akibat curah hujan tinggi pada pertengahan Maret 2026.Ia menjelaskan, banjir pertama terjadi pada 16 Maret 2026 di Desa Kedunggempol dan Desa Jotangan akibat hujan deras yang menyebabkan luapan air hingga merendam permukiman warga.Sehari berselang, pada 17 Maret 2026, banjir kembali terjadi di Desa Gayaman, Kecamatan Mojoanyar. Menindaklanjuti kejadian tersebut, Pemerintah Kabupaten Mojokerto bergerak cepat menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak.”Alhamdulillah, dua hari kemudian bantuan langsung diberikan oleh Bapak Bupati kepada warga terdampak,” ungkapnya.Tidak berhenti di situ, pada 20 Maret 2026, hujan dengan intensitas tinggi kembali mengguyur wilayah Mojokerto dan menyebabkan banjir di Desa Jumeneng dan Desa Tinggarbuntut. Peristiwa tersebut terjadi bertepatan dengan malam Hari Raya Idulfitri. Meski demikian, Bupati Mojokerto tetap hadir langsung di lokasi untuk memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan dan bantuan secara maksimal.”Pada saat itu Bapak Bupati hadir langsung di lapangan untuk memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan,” pungkasnya.(Syim)

READ  Kerja Sama Pemkab dan Bea Cukai, 13,6 Juta Rokok Ilegal Dimusnahkan

 

 

 

 

 

 

 

 

Share :

Baca Juga

Pemerintah

DPRD Kota Mojokerto Bahas Lima Raperda Strategis dalam Rapat Paripurna

Pemerintah

Fraksi DPRD Kabupaten Mojokerto Sampaikan Pandangan Umum Terhadap 3 Raperda

Pemerintah

Plt Bupati Sidoarjo Subandi Ajak Semua Pejabat Menjaga Aset Daerah

Pemerintah

Pasca Pembentukan BPBD, Wali Kota Mojokerto: Kesiapsiagaan Itu Wajib, Bukan Menunggu Bencana

Pemerintah

Pj. Wali Kota Mojokerto Sambut Kedatangan Tim Verlap Lomba Kampung KB Tingkat Nasional*

Pemerintah

Meriahkan HUT RI ke-80, HIPMI dan PWI Mojokerto Raya Gelar Aneka Perlombaan di Trawas

Pemerintah

Pemkab Sidoarjo Tingkatkan Kapabilitas Pelaku Usaha dan PPK, Wujudkan Pengadaan yang Lebih Transparan

Pemerintah

Upaya Atasi Stunting, Pemkab Mojokerto Rapat Koordinasi Jejaring Skrining Layak Hamil, ANC, dan Stunting
?>