Home / Ekonomi

Kamis, 14 Januari 2021 - 14:09 WIB

Kinerja Dinilai Memuaskan, Ning Ita Komitmen Tingkatkan Pelayanan dan Perekononomian

Mojokerto.Indexberita.com Kinerja Wali kota Mojokerto Ika Puspitasari di tahun 2020 mendapat apresiasi tinggi dari masyarakat. Sebanyak 93,3% responden survei Digis Indonesia menyatakan puas dengan kinerja wali kota. Hasil survei kepuasan masyarakat (SKM) dipaparkan Harry Nugroho peneliti senior Digis Indonesia, Kamis (14/01) di Ruang Galeri, Rumah Rakyat.

Ada enam item yang menjadi obyek survei. Yakni, Pengendalian Banjir, Ekonomi Kerakyatan, Pariwisata, Pembangunan Infrastruktur, Pelayanan Publik dan Dampak Covid-19. “Tujuan survey ini ada dua. Yang pertama, untuk mengetahui persepsi publik terhadap kinerja Pemerintah Kota Mojokerto. Dan yang kedua, untuk mengetahui harapan publik terkait kinerja kami,” jelas Ning Ita, sapaan akrab wali kota.

READ  Personil Polsek Kahayan Kuala memberi bantuan berupa Sembako Kepada warga tidak mampu

Lebih lanjut, Ning Ita menyatakan bahwa survei ini dilaksanakan dua kali pada tahun 2020 lalu. Periode pertama, pada bulan Juni dan Juli, dan survei kedua pada bulan November hingga Desember. Dari dua kali survei oleh Digis Indonesia ini, persentase responden yang merasa puas dengan kinerja Pemkot mengalami peningkatan. “Hasil survey menunjukkan, pada periode pertama, 84,7% responden merasa puas. Sedangkan  di periode kedua,  93,3% responden merasa puas dengan kinerja Pemerintah Kota Mojokerto,” ungkap Ning Ita.

Pada survey periode II ini, 62,9% responden menyatakan puas dengan program pengendalian banjir. Terkait ekonomi kerakyatan, kepuasan responden mencapai 78,3%, pembangunan infrastruktur sebesar 94,9%, pelayanan publik mencapai 97,2%, dan penanganan Covid-19 sebesar 99 % responden.

READ  Emil Elistianto Dardak Resmikan Pusat Pengelolaan Sampah Dan Limbah Bahan Berbahaya Beracun PPSLB3

Namun demikian menurut Ning Ita, ada beberapa item hasil survey yang perlu menjadi bahan evaluasi. “Misalnya terkait pengendalian banjir. Di Kecamatan Magersari, sebanyak 34,8% responden tidak puas. Ketidakpuasannya paling tinggi di antara dua kecamatan lain. Nah, ini nanti akan kita evaluasi dan tindak lanjuti,” imbuh Ning Ita.

Selain itu, ada juga responden yang merasa bahwa di daerahnya UKM dan IKM kurang berkembang. “Mayoritas responden menilai UMKM berkembang pesat. Namun jika di-breakdown per kecamatan, di Kecamatan Kranggan ada 42,3% responden yang merasa UMKM kurang berkembang. Nah, ini kita akan evaluasi. Apa memang karena kurang informasi kepada masyarakat, atau memang masih dirasa kurang perkembangannya,” jelas Ning Ita.

READ  PT Kitoshindo International Gelar Baksos Penyandang Disabilitas

Menurut Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) Kota Mojokerto Agung Moeljono Soebagijo yang turut hadir dalam paparan, hasil survei yang masih belum optimal akan segera dijadwalkan untuk pembahasan. “Kita jadwalkan segera pertemuan dengan OPD terkait. Sehingga, bisa segera ditindaklanjuti,” jelas Agung.

Untuk diketahui, survey Digis Indonesia dilakukan di tiga kecamatan di Kota Mojokerto, yakni Prajuritkulon, Kranggan, dan Magersari. Jumlah responden sebanyak 801 orang, pada rentang usia 17 hingga 65 tahun, dengan jenjang pendidikan mulai tidak tamat SD hingga pascasarjana(Syim)

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Dipercaya Berkhasiat Mendapatkan Keturunan, Warga Ramai-ramai Panen Kurma di Halaman Masjid Kota Mojokerto

Ekonomi

500 Penerima PKH Semarakkan Donor Darah dan Senam Bersama Ning Ita

Ekonomi

Kali Ini, Program SEHATI Sasar Ibu Balita Desa Sekargadung

Ekonomi

Untung Memilik JKN-KIS Kalau Tidak Penyakit Ginjal Kronis Saya Tidak Tertolong

Ekonomi

PT Kitoshindo International Gelar Baksos Penyandang Disabilitas

Ekonomi

Peringati Hari Ulang Tahun Humas Polri Ke-71, Polres Mojokerto Gelar Bakti Sosial

Ekonomi

Dengar Keluh kesah Warga nya, Ning Ita lapor Kemensos

Ekonomi

IKAPPI Jatim Gelar Operasi Pasar Murah Ramadhan 2023
?>