Home / Kepolisian

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:45 WIB

Kapolres Mojokerto Hadiri Penanaman Jagung Serentak Kuartal III, Perkuat Sinergi Wujudkan Swasembada Pangan Nasional

Utama

Foto. Kapolres Mojokerto Hadiri Penanaman Jagung Serentak Kuartal III, Perkuat Sinergi Wujudkan Swasembada Pangan Nasional

Mojokerto . Indexberita.com Komitmen Polri dalam mendukung program prioritas pemerintah di bidang ketahanan pangan terus diwujudkan melalui berbagai langkah nyata. Salah satunya ditunjukkan oleh Kapolres Mojokerto AKBP Dr.(C) Andi Yudha Pranata, S.H., S.I.K., M.Si., yang didampingi Pejabat Utama Polres Mojokerto menghadiri kegiatan Penanaman Jagung Serentak Kuartal III Tahun 2026 bersama Forkopimca Pungging dan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), di lahan Tanah Kas Desa (TKD) Kalipuro, Dusun Lebak, Desa Kalipuro, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto, Kamis (30/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung di atas lahan seluas 6 hektare tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung program Swasembada Pangan Nasional sekaligus memperkuat sinergi antara Polri, pemerintah daerah, TNI, pemerintah desa, dan para petani dalam meningkatkan produksi jagung sebagai salah satu komoditas strategis nasional.

Pada penanaman Kuartal III ini, jenis jagung yang ditanam adalah jagung pipil atau jagung pakan ternak, yang merupakan salah satu komoditas utama dalam mendukung kebutuhan industri pakan nasional. Jenis jagung tersebut memiliki masa tanam hingga panen sekitar 80 sampai 110 hari, yaitu sampai tongkol dan bijinya benar-benar tua serta kering sehingga siap dipanen dan diproses sebagai bahan baku pakan ternak maupun kebutuhan lainnya.

READ  Polres Mojokerto Optimalkan Lahan Tidur di Mojosari untuk Tanam Jagung Mendukung Program Ketahanan Pangan

Prosesi kegiatan diawali dengan penanaman jagung secara simbolis oleh Kapolres Mojokerto bersama unsur Forkopimca Pungging sebagai tanda dimulainya Penanaman Jagung Serentak Kuartal III Tahun 2026. Penanaman simbolis tersebut menjadi wujud nyata dukungan terhadap percepatan peningkatan produksi pertanian yang diharapkan mampu memberikan kontribusi bagi terwujudnya ketahanan dan swasembada pangan nasional.

Setelah penanaman simbolis, Kapolres Mojokerto menyerahkan bibit jagung hibrida kepada perwakilan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan). Penyerahan bibit tersebut merupakan bentuk dukungan kepada para petani agar mampu meningkatkan produktivitas lahan, menghasilkan panen yang optimal, serta memperkuat kesejahteraan masyarakat melalui sektor pertanian.

READ  Gali Kearifan Lokal Melalui Seni dan Budaya Serdik Sespimmen Angkatan 63 Pelajari Art Policing di Mojokerto

Dalam kesempatan tersebut, AKBP Dr.(C) Andi Yudha Pranata menyampaikan bahwa Polri tidak hanya berperan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga hadir mendukung setiap program strategis pemerintah yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, keberhasilan program swasembada pangan memerlukan kolaborasi dan komitmen bersama seluruh elemen, mulai dari pemerintah, aparat, hingga para petani sebagai ujung tombak sektor pertanian.

“Ketahanan pangan merupakan tanggung jawab bersama. Polri siap mendukung dan mengawal berbagai program pemerintah agar dapat berjalan optimal. Melalui sinergi dengan Forkopimca, pemerintah desa, serta para petani, kami berharap produksi jagung di Kabupaten Mojokerto terus meningkat sehingga mampu memberikan kontribusi nyata terhadap tercapainya Swasembada Pangan Nasional,” ujar Kapolres.

Usai kegiatan penanaman, Kapolres Mojokerto menggelar ruang diskusi bersama Forkopimca Pungging dan Gapoktan. Suasana diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai masukan yang disampaikan para petani mengenai kondisi pertanian di wilayah Kecamatan Pungging, mulai dari pemanfaatan lahan, kebutuhan sarana produksi pertanian, hingga strategi peningkatan hasil panen jagung pipil yang diperkirakan akan memasuki masa panen dalam waktu sekitar tiga bulan ke depan.

READ  Ciptakan Kondusifitas Kamtibmas Usai Lebaran, Polresta Mojokerto lakukan KRYD dengan Patroli Blue Light

Kapolres Mojokerto menegaskan bahwa setiap aspirasi dan masukan dari para petani menjadi perhatian bersama sebagai bahan evaluasi dalam memperkuat sinergi lintas sektor. Menurutnya, komunikasi yang baik antara pemerintah, aparat, dan kelompok tani merupakan kunci untuk menyelesaikan berbagai tantangan di lapangan sehingga program swasembada pangan dapat berjalan secara berkelanjutan.

Melalui kegiatan Penanaman Jagung Serentak Kuartal III Tahun 2026 ini, diharapkan semangat gotong royong dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan semakin kuat dalam mengoptimalkan potensi pertanian di Kabupaten Mojokerto. Dengan pemanfaatan lahan Tanah Kas Desa secara produktif serta dukungan berbagai pihak, Kabupaten Mojokerto diharapkan mampu menjadi salah satu daerah yang berkontribusi nyata dalam mewujudkan ketahanan pangan dan Swasembada Pangan Nasional sebagaimana menjadi bagian dari program prioritas pemerintah.

Share :

Baca Juga

Kepolisian

Polsek Trowulan Sita 3/4 Botol Arak dalam Operasi Miras di Desa Domas

Kepolisian

TNI POLRI Patroli Ketertiban Masyarakat Jelang Pemilu 14 Februari 2024

Kepolisian

Satlantas Polres Mojokerto Gelar Kunjungan ke Empat Kantor Bus Pariwisata

Kepolisian

Evaluasi Smart City Kabupaten Sidoarjo, Sekda Minta Kolaborasi Hexahelix
Utama

Kepolisian

Kapolresta Mojokerto Menerima Penghargaan Lapor SPT Terbanyak

Kepolisian

Operasi Ketupat Semeru 2026, Kapolres Mojokerto Tinjau Pospam Kenanten Antisipasi Banjir hingga Lonjakan Arus Mudik

Kepolisian

Sinau Penting” Strategi Percepatan Penurunan Stuting Oleh Pemerintah Kecamatan Dlanggu

Kepolisian

Polsek Trowulan Sosialisasikan Anti-Bullying dan Bahaya Narkoba di SDN Bejijong 1
?>