
Bertepatan di Hari Kartini, Ikfina Beri Santunan ke Anak Yatim se Eks Pembantu Bupati Mojokasri
MOJOKERTO,INDEXBERITA.COM— Di Bulan Ramadhan Bupati Mojokerto Ikfina Fatmawati memberikan santunan anak yatim se eks pembantu Bupati di LKSA Darussalam, Desa Berat Kulon, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto, Kamis (21/4/2022).
Dalam acara tersebut nampak hadir Kepala UPT Kabupaten Mojokerto, Ketua LKSA Darussalam, Ketua LKSA se eks Kawedanan Mojokasri, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Mojokerto, dan Camat Kemlagi.
Ketua LKSA Darussalam H. Zainul Karim menyampaikan terima kasih. “Kami ucapkan banyak terima kasih kepada beliau yang khusunya pada hari ini menyempatkan hadir untuk memberikan perhatian pada anak-anak kami, semoga apa yang beliau lakukan mendapat ridho dari Allah”, ucapnya.
Juga teriring doa untuk Bupati beserta seluruh pemerintah agar diberikan kekuatan untuk menjalankan pemerintahan mojokerto sesuai dengan apa yang dicita-citakan bersama.”Kabupaten Mojokerto akan lebih baik dan lebih maju”, tambahnya.
Dalam sambutannya Ikfina menyapa anak yatim yang ada di acara tersebut. Ikfina berbincang dengan salah satu anak dari LKSA Darul Fallah, Fatih.Seperti biasanya ia berkomunikasi dengan lembut layaknya seorang ibu kepada anaknya. Ia menanyakan harapan ikut LKSA “Menjalin silaturahmi dengan bu Ikfina”, jawab Fatih.
Kegiatan ini telah rutin dilaksanakan sejak dirinya menjabat, biasanya LKSA dilaksanakan di Pendopo Kabupaten Mojokerto, namun semenjak adanya pandemi Covid-19. Acara silaturahmi ini dilakukan dengan cara yang berbeda, yakni dengan menyambangi secara langsung LKSA yang ada di Mojokerto. Hal tersebut dilakukan untuk efisiensi sehingga tidak terjadi kerumunan.
“Datang kesini ini hanya tertentu saja yang berhubungan dengan kegiatan ini, seandainya tidak pandemi anak-anak diundang ke pendopo kabupaten Mojokerto untuk buka bersama”, lanjutnya.
Tak lupa ia juga memberi motivasi kepada peserta LKSA untuk terus mengejar impiannya. Dalam acara tersebut ia juga menyinggung soal emansipasi wanita, yang mana tepat diperingati sebagai hari Kartini.
“Semuanya bisa jadi pemimpin di posisinya masing-masing ada yang jadi Kyai, Kapolsek, camat, jadi karena kedepan nanti kalian akan menggantikan kita jadi untuk menjadi pemimpin tidak harus laki-laki, perempuan juga memiliki kesempatan yang sama”, tambahnya.(Syim/Adv)















