Foto.Pedagang Kambing di Mojokerto Dibubarkan ,Antisipasi Penyebaran Virus PMK
Mojokerto.Indexberita.com Puluhan pedagang kambing di Pasar Hewan Ngrame, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto, Rabu (11/5/2022) dibubarkan. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran Penyakit Mulut dan Kaki (PMK) yang ditemukan pada sapi di Mojokerto.
Sebelum dibubarkan, puluhan pedagang kambing tersebut dialihkan ke Rumah Pemotongan Hewan (RPH) di utara Pasar Ternak Ngrame. Petugas dari Dinas Pertanian (Disperta) Kabupaten Mojokerto memberikan pemahaman dan edukasi hingga akhirnya mereka meninggalkan lokasi.
Data Disperta Kabupaten Mojokerto menyebutkan, per tanggal 11 Mei 2022 ada sebanyak 622 ekor sapi yang terinfeksi virus PMK. Sementara jumlah sapi yang mati karena penyakit yang disebabkan oleh Virus Foot Mouth Disease (FMDV) ada 10 ekor.
Sedangkan jumlah sapi potong di Kabupaten Mojokerto saat ini ada sebanyak 51.300 sapi. Untuk mengantisipasi penyebaran virus tersebut, enam pasar di Kabupaten Mojokerto dilakukan penutupan per tanggal 8 Mei sampai 6 Juni 2022.
Enam pasar hewan terbesar di Kabupaten Mojokerto ditutup selama satu bulan tersebut yakni Pasar Ternak Ngrame Kecamatan Pungging, pasar hewan Pandan Kecamatan Pacet, pasar hewan Kecamatan Gondang, pasar hewan Jatirejo, Sawahan Kecamatan Bangsal dan pasar hewan di Kecamatan Kemlagi. (Syim)