Home / Pendidikan

Jumat, 3 Juni 2022 - 13:09 WIB

Wapres: Masa Depan Bangsa Ada Ditangan Guru

Foto.Wapres: Masa Depan Bangsa Ada Ditangan Guru

Foto.Wapres: Masa Depan Bangsa Ada Ditangan Guru

Foto.Ma’ruf Amin Wapres

Mojokerto – Wakil Presiden Republik Indonesia, Prof. Dr. (HC) K.H. Ma’ruf Amin menyampaikan
masa depan bangsa ini ada di tangan guru. Hal ini tidak lepas dari kedudukan seorang guru yang begitu strategis. Hal itu ia sampaikan dalam serasehan dan pengukuhan PP Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (PERGUNU) di Kampus IKHAC Mojokerto, Jumat (3/5/2022).

“Kedudukan PERGUNU begitu strategis dan sangat krusial,” ungkap kiai Ma’ruf dalam
acara Sarasehan dan Pengukuhan Pimpinan Pusat Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (PERGUNU), Jumat (3/5/2022) sore.

READ  Jumat Curhat, Polisi Sosialisasikan Kenakalan Remaja di SMKN 1 Jetis

Wapres menegaskan bahwa tangan-tangan halus seorang guru sangat menentukan lahirnya generasi yang lebih baik. Tugas guru untuk menjaga umat dan memberdayakan umat. Guru harus melahirkan generasi yang kuat. Seperti sabda nabi bahwa mu’min yang kuat lebih baik dari mukmin yang lemah.

“Para guru yang akan menentukan seperti apa generasi selanjutnya,” imbuhnya.

Wapres juga berpesan bahwa, para guru-guru Nahdlatul Ulama harus dapat bisa melahirkan generasi bangsa yang baik. Sebab, generasi masa depan baik atau tidaknya tergantung pada peran guru hari ini.

READ  Mengenal Mala Pidiyanti Sosok Kunci Hadirnya Fluffy Magic Tonic

“Untuk melakukan perubahan dan perbaikan tidak mungkin dilakukan sendiri. Maka itu dilakukan secara bersama dan berkolaborasi,” imbuhnya lagi.

Usai acara, Wakil Bupati Kabupaten Mojokerto Muhammad Al Barra mengatakan Wapres memberikan rekomendasi kepada PERGUNU. Beberapa rekomendasi hasil Kongres ke-III ialah menolak LGBT.

“Mewakili suara para guru, PERGUNU tegas menolak regulasi LGBT karena merupakan penyimpangan sosial yang berdampak pada rusaknya generasi masa depan,” terang Gus Barra sapaan akrabnya.

Selain itu menurut Gus Barra hasil rekomendasi kongres ialah menolak Rancangan undang-undang Sisdiknas yang menghapus keberadaan madrasah.

READ  Kunjungi Sdn Purwotengah, Ganjar Pranowo Apresiasi Restorasi Sekolah Soekarno Jadi Cagar Budaya

“PERGUNU menyuarakan suara hatinya untuk menganggap tidak layak Rancangan UU Sisdiknas dibawa ke DPR sebelum madrasah dicantumkan kembali,” tegasnya.

Menurut Gus Barra dia rekomendasi besar tersebut disampaikan ketua umum PERGUNU Prof. Dr. K.H. Asep Saefuddin Chalim, M.A.

“Ketua umum (Kiai Asep) berharap rekomendasi ini bisa menjadi pertimbangan bagi pemerintah,” tandanya.

Terlihat hadir pula dalam acara ini, Ibu Hj. Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jawa Timur, para kiai dan Bu nyai se-Jawa.(Syim)

Share :

Baca Juga

Pendidikan

Gubernur Khofifah Resmikan Koridor VI TransJatim Rute Mojokerto–Sidoarjo

Pendidikan

Tragedi Pembunuhan Siswi SMP 1 Kemlagi, Ini Kesan Guru Mereka

Pendidikan

Sahabat Anis Untuk Republik Indonesia (SANTRI) Jombang Mendeklarasikan Anis Baswedan Untuk Presiden RI 2024

Pendidikan

Peringati HAN 2022, WCC Mojokerto Gelar Aksi Damai
Wisuda Stikes Dian Husada Di Hotel De Resort Mojokerto Kota

Pendidikan

Wisuda Stikes Dian Husada Di Hotel De Resort Mojokerto Kota

Pendidikan

Workshop Penyusunan Kurikulum SD

Pendidikan

Densus 88 Gelar Silaturahmi Da’i dan Khotib Mojokerto, AKBP Moh Dofir: Pentingnya Peran Pemuka Agama untuk Wujudkan Indonesia Damai

Pendidikan

Mengenal Mala Pidiyanti Sosok Kunci Hadirnya Fluffy Magic Tonic
?>