Home / Daerah

Sabtu, 10 September 2022 - 04:50 WIB

Perjuangan Pemuda Dawar Membangkitkan UMKM Lokal Pasca Pandemi

Perjuangan Pemuda Dawar Membangkitkan UMKM Lokal Pasca Pandemi

Perjuangan Pemuda Dawar Membangkitkan UMKM Lokal Pasca Pandemi

Perjuangan Pemuda Dawar Membangkitkan UMKM Lokal Pasca Pandemi

MOJOKERTO,INDEX BERITA.COM—Berawal dari semangat bangkit dari covid 19. Kelompok pemuda di kecamatan Dawarblandong Kabupaten Mojokerto, membentuk komunitas wirausahawan dawar (Kawan dawar). Sekertaris Kawan Dawar Idin Kusairi mengatakan komunitas ini menjadi wadah para UMKM untuk mengembangkan diri.

“Kawan Dawar ini diharapakan sebagai wadah yang berkarakter, tangguh, berdaya saing untuk sukses yang bermanfaat untuk masyarakat sekitar,” ungkap Idin kepada awak media, Senin (10/9/2022).

Menurutnya bisnis UMKM menjadi salah satu sektor yang paling merasakan dampak wabah Virus Corona (Covid-19).

READ  Korem 082/CPYJ Gelar Komsos Dengan Komponen Bangsa Lainnya

Kawan Dawar mengajak semua pihak termasuk swasta, BUMN, serta masyarakat untuk membantu para pelaku UMKM untuk bisa tetap produktif. Terlebih, ada puluhan juta unit usaha di sektor mikro. Jika hal ini tidak ditangani, tentunya hal tersebut akan menjadi persoalan yang besar.

Krisis ekonomi akibat pandemi Covid-19 telah berdampak terhadap kelangsungan UMKM. Dampak dari sulitnya berusaha mengakibatkan banyaknya tenaga kerja yang terpaksa di rumahkan.

Di saat masa pandemi terjadi perubahan pola konsumsi barang dan jasa masyarakat dari offline ke online. Pelaku UMKM pasti kesulitan dalam mencapai target-target yang harus dicapai saat perekonomian terganggu. Perubahan pola tersebut, seyogyanya diikuti pelaku UMKM agar dapat survive, serta bisa berkembang sehingga mampu menghadapi kondisi new normal.

READ  Danramil 0815/15 Jatirejo Bekali Anggota Satlinmas Desa Dinoyo

Digitalisasi menjadi sebuah kebutuhan penting, terbukti e-learning, eCommerce, literasi digital, permintaan delivery, dan kebutuhan alat kesehatan/kebersihan. Namun kita tidak dapat memungkiri adanya permasalahan digitalisasi UMKM.

“Di beberapa daerah seperti di Kecamatan Dawarblandong keterbatasan akses internet dan digitalisasi marketing UMKM menjadi kendala,” tutur Idin.

Pemahaman dari pelaku UMKM terhadap teknologi, pemasaran online terbatas, proses produksi dan akses pasar daring yang masih dinilai belum cukup maksimal. Selanjutnya, konsumen masih merasa tak aman dalam melakukan transaksi digital.

READ  Rapat Kordinasi Menyambut Bulan Suci Ramadhon 1440 H Tahun 2019

“Kami mencoba berfikir setidaknya membantu mambangkitkan semangat juang para pemilik usaha UMKM untuk tetap melanjutkan usahanya serta tidak putus asa,” ujar Idin.

Salah satu yang dilakukan Kawan Dawar adalah mengikuti pameran kewirausahaan. Selain itu, melakukan pendampingan UMKM tentang management, permodalan, penjualan dan digitalisasi.

“Salah satu kegiatannya ya seperti saat ini (pameran kewirausahaan), kami berharap UMKM segera tumbuh, dan bangkit lagi,” tutur Idin

Hadir dalam pameran kewirausahaan tersebut Bupati Mojokerto Ikfina Fatmawati, Kadisparpora Norman Handito dan Kadisperindag Iwan Abdillah.(Syim/ADV)

Share :

Baca Juga

Koramil 08/Dawarblandong Kebut Pengerjaan 28 Unit Rutilahu

Daerah

Koramil 08/Dawarblandong Kebut Pengerjaan 28 Unit Rutilahu

Daerah

TNI-Polri Bersama BPBD & Relawan Bersihkan Material Longsor Di Jalur Pacet – Trawas

Daerah

Kasrem 082/CPYJ Hadiri Perayaan Tahun Baru Imlek 2573 Tahun 2022

Daerah

Keluarga Besar Korem 082/CPYJ Laksanakan Sholat Ied di Halaman Makorem

Daerah

43 Perwira Korem 082/CPYJ dan Badan pelaksana ( Balak) ikuti Pemeriksaan Rapid Test
*Babinsa Tanjungan Koramil 0815/06 Kemlagi Bantu Petani Panen Jagung* Mojokerto, - Babinsa Koramil 0815/06 Kemlagi Kodim 0815 Mojokerto, Serda Al-Idrus turun langsung ke sawah mendampingi sekaligus membantu petani memanen jagung di Dusun Tanjungan, Desa Tanjungan, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Selasa (167/09/2019). Menurut Babinsa Koramil 0815/06 Kemlagi, Serda Al-Idrus, kegiatan pendampingan panen jagung varietas Bis-18 berlangsung di lahan seluas 2.000 meter2 atau 0,2 hektar milik Usprani, Anggota Kelompok Tani (Poktan) Sri Tanjung, Dusun/Desa Tanjungan. Masih kata Babinsa, panen jagung yang dilakukan secara manual oleh petani sendiri bersama keluarganya tersebut diprediksikan mencapai 1,76 ton atau dalam satu hektar bisa mencapai 8,8 ton, namun demikian untuk hasil akhirnya belum diketahui karena panen masih berlangsung. Masih di lokasi panen, Usprani, pemilik lahan, sangat senang dengan hadirnya Serda Al-Idrus yang turut membantu panen jagung di lahan miliknya. Dirinya sangat bersyukur, meski kemarau panjang tanaman jagung miliknya bisa dipanen dengan hasil cukup memuaskan. Terpisah Danramil 0815/06 Kemlagi Kapten Arm Edi Sutrisno, mengatakan, pendampingan yang dilakukan Babinsa merupakan tugas tambahan, dan bagian dari upaya khusus ketahanan pangan untuk komoditas padi, jagung dan kedele atau yang populer disebut Pajale. Kehadiran Babinsa di lapangan, lanjutnya, harus memberikan nilai tambah bagi peningkatan produksi pertanian, minimil memotivasi petani agar lebih giat dalam bertani sehingga siklus pangan berlangsung secara berkelanjutan dan kebutuhan pangan di wilayah terpenuhi. “Aktivitas ini (pendampingan) bertujuan untuk membantu petani mewujudkan swasembada pangan khususnya komoditas Pajale di wilayah, sesuai yang diprogramkan pemerintah,” ungkap pria kelahiran Plandaan, Jombang.

Daerah

Babinsa Tanjungan Koramil 0815/06 Kemlagi Bantu Petani Panen Jagung

Daerah

Danrem 082/CPYJ Sambut Kunjungan Pangdam V/Brawijaya Ke PT. Arwana

Daerah

Bersama Kapolresta Dandim 0815 Sambang Ponpes Nurul Huda
?>