
Kegiatan latihan tersebut menggambarkan tentang bagaimana mekanisme kerja sama antara staf dan komando dengan Instansi terkait di dalam menghadapi bencana alam banjir dari tahap demi tahap, sebelum bencana, ketika terjadi bencana, hingga pasca terjadinya bencana alam tersebut.
Korem 082/CPYJ sebagi pelaku dalam latihan tersebut, langsung dipimpin oleh Danrem Kolonel Arm Ruly Chandrayadi untuk memberikan perintah kepada para perwira stafnya untuk melaksanakan tugas sesuai fungsi bidang masing-masing dalam menghadapi bencana alam tersebut.
Dalam simulasi latihan bahwa telah terjadi bencana alam banjir yang terjadi di wilayah Bojonegoro, Tuban dan Lamongan karena tiga wilayah tersebut merupakan daerah yang rawan banjir yang di sebabkan dari aliran sungai Bengawan Solo.

sesungguhnya.
” Mari kita bersungguh-sungguh untuk dapat mengimplementasikan ilmu yang didapat dalam latihan ini, untuk membantu memberikan pertolongan kepada masyarakat yang terkena musibah “, ajak Danrem.(Rem/Syim)