Home / Ekonomi

Rabu, 9 Agustus 2023 - 13:15 WIB

PT SGN Dan PT Petrokimia Panen Bersama Program Makmur Di Mojokerto

PT SGN Dan PT Petrokimia Panen Bersama Program Makmur Di Mojokerto

PT SGN Dan PT Petrokimia Panen Bersama Program Makmur Di Mojokerto

MOJOKERTO,INDEXBERITA.COM—PT Sinergi Gula Nusantara (SGN), PT Petrokimia Gresik, melaksanakan kegiatan panen bersama di deplot, Desa Jrambe, Kecamatan DlangguMojokerto. Ini merupakan Program Makmur (Mari Kita Majukan Usaha Rakyat) untuk meningkatkan produktivitas dan pendapatan petani tebu di wilayah Mojokerto.

 

Proram ini mendukung capaian Swasembada Gula Nasional pada tahun 2028 yang tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 40 Tahun 2023 tentang Percepatan Swasembada Gula Nasional.

 

Sinergitas PT Petrokimia, PT SGN berasama stakeholder dan para pemangku kebijakan menjadi salah langkah memuju suksesnya Program Makmut. Salah satunya penen dan tanam bersama Program Makmur Deplot, di Desa Jrambe, Kecamatan Dlanggu, Mojokerto, Rabu (9/08/23).

READ  Warga Cendoro Mendatangi Balai Desa Mempertanyakan Program Desa Tahun 2018 Dan 2019

 

Dwi Satrio Anurogo, Direktur PT. Petrokimia Gresik mengatakan, untuk mendukung program makmur, pihaknya terus berinovasi menciptakan pupuk untuk meningkatkan produktifitas tebu dan rendemen tebu.

 

Salah satunya pupuk ZA+ untuk meningkatkan kesuburan lahan dan secara spesifik kusus untuk tebu akan disediakan pupuk Petro Gres.

 

“Kami dari Petro Kimia Gresik ditugaskan untuk berkolaborasi untuk mendukung swasembada gula. Kami dalam menyediakan kebutuhan pupuk tidak sendiri tapi juga bersama anak perusahaan PT Petrokimia yakni PT Petro Kayaku dan PT Petrosida sebagai penyedia insektisidanya,” kata Dwi Satrio Anurogo dalam acara panen dan tanam bersama Program Makmur, di Desa Jrambe, Kecamatan Dlanggu, Mojokerto.

READ  Kapolresta Mojokerto Bansos 3 Ekor Kambing Kepada Bu Nyahmi

 

Dwi menjelaskan, dari data Kemenko Perekonomian, kebutuhan gula konsumsi 3,2 juta ton. Namun produksi yang ada baru bisa mencukupi 80 persen saja. Sedangkan kekuranganya 20 persen gula masih import.

 

Melalui kolaborasi Program Makmur selama dua tahun ini ada peningkatan produksi tebu dari 120 ton menjadi 160 ton perhektar ditambah rendemen dari 7,35 menjadi 8,5 persen.

 

Selain pemenuhan kebutuhan pupuk, upaya treatment tanah juga dilakukan. Hasil pengecekan kondisi tanah guna menjaga kesubura serta pemenuhuan pupuk yang sesuai.

“Tanahnya kami cek melalui mobil uji tanah sehingga kadi dapatkan hasil uji untuk menyesyaikan pupuknya,” jelas Dwi.

READ  Rumah Edukasi Limbah Kayu Sugaly Art di Mojokerto, Sulap Limbah Kayu Jadi Karya Seni

 

Mahmudin, Dirut Produksi Pengembangan, PT Perkebunan Nusantara mengatakan program Makmur ini merupakan kerjasama PT Petro Kimia Gresik dan PT Sinergi Gula Nusantara. Luas lahan binaan kedua BUMN tersebut di Mojokerto mencapai 5.628 hektar.

 

Cakupan lahan binaan PTPN grup di Jawa Timur mencapai 26.229 hektar. Sementara kenaikan produksi tebu di Jatim dipicu oleh karena ketepatan pemakaian pupuk yang lebih terjamin.

 

“Kalau melihat pertumbuhan lebih baik daripada non program. Hasilnya lebih banyak, termasuk rendemen. Itu karena ketepatan pemakaian pupuk, jelasnya.(Syim)

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Pastikan Aman, Bhabinkamtibmas dan Babinsa Awasi Penyerahan Buku Rekening Bantuan Langsung Tunai Dana Desa ( BLT – DD ) Di kantor Desa Sei Barunai kepada masyarakat

Ekonomi

PT Santos Jaya Abadi Berikan Bantuan 1 Set Laboratorium Bahasa Kepada UPT BLK Mojokerto

Ekonomi

Mushola Tanpa Nama di Surabaya Nyaris Ambruk

Ekonomi

Plt. Bupati Sidoarjo Pastikan Stok Kebutuhan Pokok Aman Jelang Nataru

Ekonomi

Satpol PP Kota Mojokerto Razia PKL Trotoar,Upaya Menuju Ketertiban Umum 

Ekonomi

Kapolres Jombang Apresiasi Kesigapan Aparat Keamanan, Event Kenduren Berjalan Tertib

Ekonomi

Selain Produk Berkualitas, Kepuasaan Pelanggan Menjadi Andalan Smart Hotel Pertama Di Jawa Timur

Ekonomi

Terakhir Penyaluran Bansos APBD Jombang, Pemdes Kertorejo Salurkan 407 KPM
?>