
Dalam sambutannya, Gubernur Khofifah mengungkapkan rasa syukurnya atas peluncuran transaksi baru ini yang menjadi perwujudan nyata dari komitmen pemerintah untuk memajukan sektor transportasi di Jawa Timur. Koridor II ini tidak hanya memberikan kemudahan akses, tetapi juga diharapkan dapat mengurangi kemacetan dan tingkat kecelakaan di wilayah ini.
“Acara ini sekaligus integrasi pembayaran transjatim dan kereta Commuter Indonesia dengan menggunakan kartu listrik KMT. Hal ini untuk meningkatkan kualitas pelayanan angkutan massa yang tepat waktu,” ungkapnya.
“Insya Allah tahun 2023 Insyaallah akan kami lakukan untuk menyambungkan dari Mojokerto ke arah Gresik,” imbuhnya.
DR Nyono, Kepala Dinas Perhubungan Propinsi Jatim, menyampaikan apresiasi kepada para pemimpin daerah yang telah mendukung dan berperan aktif dalam mewujudkan integrasi pembayaran transaksi dengan kereta Commuter Indonesia. Ia juga menegaskan bahwa setiap inovasi dan perjuangan yang dilakukan memiliki tujuan untuk memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat, seiring dengan semangat kemerdekaan yang selalu diingatkan.

Adanya kolaborasi antara pemerintah dan berbagai instansi dalam pembangunan infrastruktur transportasi merupakan langkah positif dalam mendukung pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat.(Syim)