Home / Uncategorized

Kamis, 14 September 2023 - 17:28 WIB

Sinergitas Polres Mojokerto Kota Bersama TNI Dukung Pemerintah Tangani Stunting

Utama

Foto. Sinergitas Polres Mojokerto Kota Bersama TNI Dukung Pemerintah Tangani Stunting

KOTA MOJOKERTO . IB Masih adanya kasus stunting di wilayah Provinsi Jawa Timur termasuk Kota Mojokerto, menjadi perhatian pihak Polres Mojokerto Kota.

Melalui program terobosan yang dinamai ‘Pelita Jetis’ guna mengendalikan dan percepatan penurunan angka stunting di wilayah Kecamatan Jetis, Polres Mojokerto menurunkan personel yang ada di Polsek jajaran bersinergi dengan pemerintah kecamatan dan desa setempat untuk melakukan pendataan.

Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Wiwit Adisatriya, S.H, S.I.K, M.T, melalui Kapolsek Jetis Kompol Sumaryanto S.H, mengatakan pihaknya juga telah menugaskan Bhabinkamtibmas dan Polisi RW untuk berkoordinasi dengan stakeholder terkait guna mengecek apakah ada orang tua dan anak yang membutuhkan tambahan gizi.

“Selain kami fokus ke Kamtibmas, untuk mendukung program pemerintah dalam penanganan stunting ini kami maksimalkan peran Bhabinkamtibmas dan Polisi RW,”ujar Kompol Sumaryanto, Rabu (13/9).

READ  Kasat Lantas Polres Mojokerto, IPTU M Hariyazie Mengucapkan : Selamat Natal Dan Tahun Baru 2024

Kompol Sumaryanto menjelaskan, sebagaimana dalam rilis TPPS Kecamatan Jetis oleh Koordinator PLKB Jetis, Aan Zubaidi S.iP, di wilayah Jetis terdapat ibu hamil 2 orang, baduta 26 anak dan balita 23 anak.

“Jadi jumlah keseluruhan warga Jetis yang perlu diatensi dalam program ini ada 51 warga,”ujar Sumaryanto.

Menurut Kompol Sumaryanto Pelita Jetis merupakan akronim dari Peduli Stunting Kecamatan Jetis. Program ini diluncurkan pertama kali di Balai Desa Penompo, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, Selasa (12/9/2023).

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini dan Kecamatan Jetis sudah merangkul semua pihak, untuk bersama-sama mengendalikan dan menurunkan angka stunting di Kecamatan Jetis ini,” ungkap Kompol Sumaryanto.

READ  Pangdam V/Brw, Berikan Taklimat Awal LatPosko I Korem 082/CPYJ.

Ia juga menjelaskan ke depannya Indonesia membutuhkan SDM yang cerdas untuk menjadi negara yang besar. Kesempatan membentuk SDM yang cerdas menurutnya harus diawali dari masa pertumbuhan anak yang waktunya kurang lebih enam tahun sejak lahir.

“Kalau lebih dari itu, maka sudah telat, karena sudah tidak ada perkembangan otak pada anak. Tentu semua ingin anak-anaknya pintar semua. Maka kita harus serius menghadapi stunting ini,” jelasnya.

Sementara itu Koordinator PLKB Jetis, Aan Zubaidi S.iP, mengatakan anak yang masuk kategori stunting memiliki tingkat kecerdasan 20 persen lebih rendah dibanding anak normal.

Untuk itu penanganan stunting ini dilakukan mulai dari ibu hamil. Ia mengajak seluruh pihak untuk memperhatikan kesehatan dan kebutuhan gizi ibu hamil agar anaknya ketika lahir nanti tidak masuk dalam kategori stunting.

READ  Ny Retno Purnomo Bagikan Takjil .Kepada Penguna Jalan ,

“Semua ibu hamil ini harus cukup gizinya, maka ketika melahirkan anaknya nanti, anaknya dalam kondisi semua sehat,”ujar Aan.

Usai lepas ASI eksklusif di usia dua tahun, Aan Zubaidi juga meminta agar para orang tua memperhatikan makanan yang dimakan anak setiap harinya.

“Setelah lepas ASI eksklusif, sumber gizi anak sudah tergantung pada makanan. Jadi setiap makan, harus ada zat pembangun, yaitu protein. Jadi setiap makan harus ada telur, ayam, daging, ikan. Itu sebagai sumber proteinnya,” katanya.

Dengan terpenuhinya zat-zat pembangun di masa pertumbuhan anak, maka potensi lahirnya anak stunting akan semakin minim.

“Semoga program ini tetap lanjut, karena kedepannya ini setiap hari akan ada ibu-ibu yang hamil, ada anak-anak yang lahir. Ini yang harus kita perhatikan agar terbebas dari stunting,”tutup Aan. (*)

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Klinik 3 to Zero, Inovasi untuk Tingkatkan Nilai SAKIP Pemkot Mojokerto

Uncategorized

SEMARAKNYA JUNE JAZZ DALAM MEMPERINGATI HARI KELUARGA NASIONAL DI SMART HOTEL PERTAMA DI JAWA TIMUR

Uncategorized

Wakapolda dan Bhayangkari Berangkatkan 25.165 Ribu Paket Sembako ke Korban Banjir dan Gempa Bumi

SIDOARJO

Plt. Bupati Sidoarjo Targetkan Penurunan Pengangguran Melalui Job Matching di SMK Penerbangan Sedati

Uncategorized

Safari Ramadhan, Dandim 0815/Mojokerto Himbau Warga Patuhi Prokes & Tidak Mudik

Uncategorized

Satpol PP Jombang Intensif Deteksi Dini Peredaran Rokok Ilegal, Ajak Warga Aktif Melapor

Uncategorized

Pemotor di Mojokerto Tewas Terlindas Truk Fuso Muatan Gula.

Uncategorized

Kampanye IKBAR Terahir Di Desa Dawar Blandong Warga Berjejer Di Depan Rumah Untuk dukunganya.
?>