Home / MOJOKERTO

Kamis, 10 Oktober 2024 - 08:23 WIB

Kepala Desa Baureno Beri Klarifikasi Terkait Dugaan Penyelewengan Bantuan Beras oleh Perangkat Desa

Utama

Foto. Kepala Desa Baureno Beri Klarifikasi Terkait Dugaan Penyelewengan Bantuan Beras oleh Perangkat Desa

Mojokerto, Indexberita.com Warga Desa Baureno, Kecamatan Jatirejo, resah setelah tiga oknum perangkat desa diduga menyelewengkan bantuan beras yang seharusnya disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan. Mereka diduga hendak menjual beras tersebut kepada pihak ketiga.

Seorang saksi mata yang enggan disebutkan namanya menjelaskan bahwa kejadian ini terjadi saat pembagian beras dari Bulog pada Selasa, 8 Oktober 2024, yang merupakan bantuan pemerintah untuk masyarakat Desa Baureno.

READ  Jelang Nataru, Direktorat Polda Jatim Cek Jalan Rawan Macet di Perlintasan Rel Kereta Api  

“Setelah pembagian, beras tersebut dibawa oleh perangkat desa ke daerah Trowulan,” ujar saksi pada Rabu siang (9/10/2024) di halaman Polsek Jatirejo saat dimintai keterangan oleh wartawan.

Saksi dan warga lainnya berharap bantuan beras diberikan sesuai haknya dan tidak dialihkan kepada warga yang memiliki kondisi ekonomi lebih baik. Mereka meminta transparansi dari pihak desa terkait penyaluran bantuan tersebut.

Kepala Desa Baureno, Abdori, saat ditemui di Pendopo Kantor Desa Baureno, menyatakan bahwa ketiga oknum perangkat desa yang terlibat adalah IN, AS, dan MA. Menurutnya, warga menuntut penjelasan terkait mengapa beras tersebut keluar dari Desa Baureno.

READ  Satpol PP Mojokerto Tertibkan ODGJ yang Ganggu Ketertiban di Mojosari dan Pungging

“Sudah saya jelaskan dan mereka langsung bubar. Warga menuntut penjelasan kenapa beras ini bisa keluar dari Baureno,” ungkap Kades Abdori.

Ia menambahkan bahwa masyarakat tidak akan tenang sebelum ada penjelasan yang jelas. “Saya sudah jelaskan bahwa kepala desa tidak membagi sendiri, kami delegasikan kepada perangkat desa. Ini bantuan beras ketiga, untuk jumlahnya saya tidak tahu, yang tahu anak-anak itu,” tambahnya.

READ  Wisuda dan Pelantikan ke-27 Universitas Bina Sehat PPNI Mojokerto 2024: Transformasi Digital Menuju Indonesia Emas

Abdori juga menegaskan bahwa perangkat desa harus bertanggung jawab atas tindakan mereka. “Saya tidak akan membela orang yang salah. Lebih baik diselesaikan secara hukum, biar pengadilan yang memutuskan,” jelasnya.

Menurutnya, ketiga oknum perangkat desa tersebut sudah dipanggil oleh pihak Polsek dan laporan telah dibuat pada malam kejadian setelah keramaian di balai desa.

Berdasarkan pantauan di lapangan, beras yang diduga akan diselewengkan kini diamankan di Mapolsek Jatirejo sebagai barang bukti.(Syim)

Share :

Baca Juga

MOJOKERTO

Unit Resmob Polres Mojokerto Kota Tangkap Dua Perantau Makassar Saat Mencuri di Dealer

MOJOKERTO

Perhutani Mojokerto Libatkan IIKP Bersihkan Persemaian dan Berlatih Agrohidroponik

MOJOKERTO

Pemkot Mojokerto Tingkatkan Edukasi Generasi Berencana, Persiapkan Generasi Emas 2045

Kepolisian

Dukung Program Ketahanan Pangan, Polres Mojokerto Luncurkan Gugus Tugas Polri dan Tanam Jagung

MOJOKERTO

Perhutani Mojokerto Dukung Pekan Generasi Hijau Tingkatkan Peran Pemuda dalam Pelestarian Lingkungan*

MOJOKERTO

HIPMI Kota Mojokerto Gelar Ramadhan Inspiratif: Santunan dan Peremajaan Mushola”

KESEHATAN

Monitoring dan Evaluasi POSYANDU Dusun Batan Krajan Terkait Inovasi SEHATI dan SEJOLI

MOJOKERTO

PWI Mojokerto Raya  Anugerahkan Penghargaan untuk 16 Tokoh Berpengaruh
?>