Home / MOJOKERTO

Kamis, 24 Oktober 2024 - 10:26 WIB

Perhutani Mojokerto Terima Tim Audit Sertifikasi CHSE untuk Wisata Bukit Kayoe Putih

Utama

Foto Perhutani Mojokerto Terima Tim Audit Sertifikasi CHSE untuk Wisata Bukit Kayoe Putih

­MOJOKERTO, indexberita.com  Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Mojokerto menerima kunjungan Lembaga Sertifikasi (LS) Standar Nasional Indonesia (SNI) Cleanliness, Health, Safety and Environment (CHSE) dari PT. Bhakti Mandiri Wisata Indonesia (BMWI) dari Sleman,Yogyakarta dalamrangka audir destinasi wisata kemitraan Bukit Kayoe Putih (BKP) pada Selasa (21/10)

READ  Awali Tugas di Bumi Majapahit, Kapolresta Mojokerto Jalin Sinergi Bersama Tokoh Agama

Kegiatan dalam rangka audit itu dilakukan oleh Hasan Basri dan Luthfi, yang diantaranya akan melakukan audit Wisata Bukit Kayoe Putih yang merupakan salah satu destinasi wisata kemitraan yang ada di KPH Mojokerto.

Hasan Basri menyampaikan, bahwa audit kali ini ada dua tahapan yaitu dengan metode wawancara dengan pengelola dan observasi lapangan.

Setelah kami mengamati secara langsung bahwa wisata bukit kayoe putih sudah masuk kriteria memenuhi syarat baik dalam administrasi maupun kelengkapan wahana-wahana yang harus dilengkapi, katanya.

READ  Diduga Terlindas Truk Fuso, Pria Asal Surabaya Tewas di Tempat

“Namun ada sedikit kelengkapan sarana yang harus dilengkapi oleh pengelola untuk dua minggu kedepan agar bisa mendapatkan sertifikasi Cleanliness, Health, Safety dan Environment Sustainability (CHSE), tegas Hasan Basri.

Sementara itu Administratur Perhutani Mojokerto, Rusydi mengatakan, bahwa wisata ini memang perlu diaudit secara rutin, khususnya terkait standard operating procedure (SOP) wahana.

READ  Perhutani Mojokerto Bersama PTPN X Serahkan Dana Keamanan Agroforestry Tebu Rp. 477 Juta Kepada 9 LMDH

Menurut dia audit rutin tersebut perlu dilakukan agar diketahui secara pasti perkembangan dan pelaksanaan SOP di tempat wisata. Terlebih SOP wahana permainan dan spot lainnya apakah dilaksanakan dengan benar atau tidak oleh pengelola, papar ayah dua anak ini.
Dia menambahkan, dari audit itu akan tahu SOP dilakukan dengan benar, sehingga dapat menyuguhkan atraksi wisata yang sesuai dengan standar yang ditentukan demi kenyamanan dan keselamatan pengunjung, pungkasnya. (Syim)

Share :

Baca Juga

MOJOKERTO

Ribuan Peserta Siap Semarakkan Nggowes Hari Santri Kota Mojokerto: Serunya Bersepeda Pakai Sarung, Bisa Menangkan Umroh!

MOJOKERTO

Kepala Desa Baureno Beri Klarifikasi Terkait Dugaan Penyelewengan Bantuan Beras oleh Perangkat Desa

MOJOKERTO

Perhutani Mojokerto & PT Gloster Tinjau Kualitas Kayu di RPH Babatan untuk Perkuat Pasokan Furnitur
Utama

MOJOKERTO

Mencoba Ikut Balap Liar, Remaja Masih Duduk Di Bangku SMP Alami Laka

MOJOKERTO

Peringati HUT POMAD ke-78, Perhutani dan Denpomdam V/Brawijaya Tanam 500 Bibit di Bukit Kayoe Putih Mojokerto

MOJOKERTO

Perhutani Mojokerto Ajak Mahasiswa KKL UNJA Survei Biodiversity Upaya Pengelolaan Hutan Lestari*

MOJOKERTO

Satpol PP Mojokerto Beri Himbauan Tempat Hiburan Tutup Selama Ramadan dan Idul Fitri

MOJOKERTO

Hari Kedua Pemakaman Korban Laka Air di Pacitan, Tangis Haru Warnai Pondok Pesantren Riyadlul Qur’an Mojokerto
?>