Home / JOMBANG

Rabu, 23 Oktober 2024 - 09:34 WIB

Pemkab Jombang Gencar Edukasi Bahaya Rokok Ilegal untuk Kesadaran Publik

Utama

Foto. Pemkab Jombang Gencar Edukasi Bahaya Rokok Ilegal untuk Kesadaran Publik

Jombang .Indexberita.com Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang, melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), terus menunjukkan keseriusan dalam memerangi peredaran rokok ilegal. Bekerja sama dengan Bea Cukai Kediri, TNI, dan Polri, Pemkab Jombang aktif menyosialisasikan bahaya rokok ilegal dan dampaknya terhadap kesehatan masyarakat serta penerimaan negara.

Pada Rabu malam (23/10/2024), sosialisasi besar-besaran digelar di Alun-Alun Jombang, bersamaan dengan acara “Polres Bersholawat”. Ribuan warga turut hadir dalam acara ini, yang dihadiri oleh Penjabat (Pj) Bupati Jombang Teguh Narutomo, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perwakilan Bea Cukai Kediri, serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemkab Jombang.

READ  Hadiri Peresmian Pos Jaga dan Palang Pintu Perlintasan Kereta Api, Kapolres Jombang: Dibangun untuk Keselamatan Warga Jombang

Kepala Satpol PP Jombang, Thonsom Pranggono, melalui Kepala Bidang Penegakan Perda, Moh Supakun, menjelaskan bahwa pendekatan langsung seperti ini bertujuan agar masyarakat lebih paham mengenai bahaya rokok ilegal. “Kegiatan tatap muka dan melalui acara seperti ini sangat efektif untuk menyampaikan pesan kepada masyarakat mengenai rokok ilegal,” ujarnya.

Selain memberikan edukasi, kegiatan sosialisasi ini juga berdampak positif bagi pelaku usaha kecil. “Dengan adanya acara, ekonomi kecil ikut bergerak. Ini merupakan efek positif dari sosialisasi yang berbasis pada kegiatan publik,” tambah Supakun.

READ  Kapolres Jombang Apresiasi Seluruh Pihak, Pengamanan Pengesahan Warga Baru PSHT Parluh 16 Cabang Jombang Berjalan Kondusif

Upaya ini diharapkan meningkatkan kesadaran masyarakat agar tidak lagi mengonsumsi rokok ilegal. Langkah tersebut penting guna menjaga penerimaan negara serta Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT), yang nantinya akan digunakan untuk pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.

Viki Hendra Puspita, Fungsional Ahli Pertama Bea Cukai Kediri, menambahkan bahwa sosialisasi ini juga memberi pengetahuan tentang ciri-ciri rokok ilegal, termasuk perbedaan pita cukai palsu atau bekas. “Harapannya, masyarakat bisa lebih teliti dan mau melaporkan jika menemukan rokok ilegal kepada pihak terkait,” jelas Viki.

Sementara itu, Pj Bupati Jombang, Teguh Narutomo, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan ini. Ia mengajak masyarakat turut aktif dalam menolak peredaran rokok ilegal. Menurutnya, sinergi antara Pemkab Jombang dan Bea Cukai Kediri sangat penting untuk menekan peredaran rokok ilegal yang merugikan negara.

READ  Di Bawah Guyuran Hujan Rahmat, Jombang Angkat 4.101 Pejuang Pengabdian Menjadi PPPK Paruh Waktu

“Rokok ilegal tidak hanya berdampak buruk pada kesehatan, tapi juga merugikan penerimaan negara yang seharusnya digunakan untuk kesejahteraan rakyat,” ungkap Teguh. Ia menambahkan bahwa kehilangan potensi pendapatan negara akibat rokok ilegal dapat berdampak pada program pembangunan seperti infrastruktur, bantuan sosial, dan kesejahteraan petani.

Melalui sosialisasi ini, Teguh berharap masyarakat dapat lebih memahami aturan tentang cukai dan membedakan rokok legal dari yang ilegal. “Mari bersama-sama menolak rokok ilegal demi kesejahteraan bersama di Jombang,” pungkasnya.(Syim/ ADV)

 

Share :

Baca Juga

ASTON HOTEL

Anak Kelas 5 SD Tenggelam di Sungai Avour Watudakon, Mojokerto

JOMBANG

Polres Jombang Semakin Gencar Berantas Miras Jelang Bulan Suci Ramadan

JOMBANG

Gelar Jum’at Curhat, Kapolres Jombang Dengarkan Aspirasi Maupun Curhat Perguruan Silat

JOMBANG

Polres Jombang Resmikan pembangunan Sumur Bor di Mushola Al-Barokah

JOMBANG

Peringati Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari, Polres Jombang Gelar Nobar Film ‘Aku Rindu’

JOMBANG

Kapolres Jombang Nobar Film Sayap-Sayap Patah 2 dengan Perwakilan Wartawan, Netizen dan Organisasi Mahasiswa Ekstra Kampus*

JOMBANG

Gangguan Pendengaran Akibat Kebisingan: dr. Purnaning Wahyu Prabarini, Sp.THT-KL dari RSUD Jombang Beri Solusi

JOMBANG

Ciri-ciri Jasad Korban Mutilasi di Jombang Terungkap
?>