Home / Sejarah

Minggu, 16 Februari 2025 - 13:40 WIB

Warga Dusun Sidomulyo Gelar Syukuran, Rebutan Polowijo Meriahkan Tradisi

Utama

Foto. Warga Dusun Sidomulyo Gelar Syukuran, Rebutan Polowijo Meriahkan Tradisi

Mojokerto .Indexberita.com Warga Dusun Sidomulyo, Desa Kejagan, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, menggelar acara syukuran pada Minggu (16/2) pagi. Tradisi ini diawali dengan arak-arakan warga dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga ibu-ibu, yang membawa tumpeng dan hasil bumi (polowijo) menuju Punden Wuliyo Jati.

READ  Rembuk Desa Kecamatan Jetis Tahun 2019 Siapkan Inovasi Watu Blorok

Prosesi syukuran ini berlangsung khidmat, dengan warga berjalan melewati lingkungan desa hingga menuruni jalan persawahan menuju punden. Tumpeng dan polowijo yang dibawa dalam iring-iringan melambangkan rasa syukur atas hasil panen dan keselamatan warga.

Setibanya di punden, suasana semakin meriah dengan tradisi rebutan polowijo. Warga, terutama anak-anak, tampak antusias berebut hasil bumi yang dipercaya membawa berkah. Setelah itu, tumpeng yang telah dibawa diolah bersama untuk dimakan beramai-ramai, menambah suasana kebersamaan.

READ  Tahab 2,Ekskavasi Situs Gemekan Mojokerto Temukan Artefak Berbahan Dasar Perunggu Memiliki Ornamen Mirip Kepala Gajah Dengan Belalai.

Menurut Kasiyan, salah satu warga setempat, tradisi syukuran ini diharapkan dapat terus berlanjut setiap tahun sebagai bentuk pelestarian budaya dan mempererat kerukunan antarwarga. “Acara ini diusahakan tetap ada setiap tahun. Semoga generasi penerus bisa menjaga tradisi ini dengan baik,” ujarnya.

READ  Tim Arkeologi BPCB Jatim,Temukan 2 Terowongan di Situs Gemekan

Senada dengan itu, sesepuh desa, Bapak Sabar, juga menyampaikan harapannya agar tradisi ini terus berjalan sebagai bentuk penghormatan terhadap leluhur. “Semoga perjuangan nenek moyang kita bisa terus berlanjut, dan acara ini semakin sukses ke depannya,” tuturnya.

Dengan semangat kebersamaan dan dukungan masyarakat, tradisi syukuran di Dusun Sidomulyo diharapkan dapat terus lestari sebagai warisan budaya yang mengikat nilai kebersamaan dan keberkahan.(Syim)

 

 

Share :

Baca Juga

Sejarah

Kirab Budaya Waisak Pertama di Indonesia Digelar di Trowulan, 12 Dewa-Dewi Diarak ke Candi Brahu

Sejarah

Wilwatikta Acarita: Menyemarakkan Kebesaran Budaya Majapahit di Mojokerto

Sejarah

Karnaval HUT RI ke-79 di Desa Klinterejo, Sooko: Antusiasme Warga dalam Balutan Tema Mojopahitan

Sejarah

RSI Hasanah Mojokerto Peduli Pada Wartawan Mojokerto Berikan Kacamata Kesehatan

Sejarah

Kirab Budaya Waisak Pertama di Indonesia Digelar di Trowulan, 12 Dewa-Dewi Diarak ke Candi Brahu

Sejarah

Tim Arkeologi BPCB Jatim,Temukan 2 Terowongan di Situs Gemekan

Sejarah

Hari Pahlawan, 1 Menit Mengheningkan Cipta Bersama Satlantas Polresta Mojokerto Di Simpang 4 Empunala
Utama

Sejarah

Keajaiban Buah Kurma di Masjid Almubarok Kota Mojokerto
?>