Home / Ekonomi

Jumat, 20 Februari 2026 - 00:24 WIB

Peresmian Jembatan Gondang–Kebon Tunggul, Dongkrak Konektivitas dan Ekonomi Warga Mojokerto

Mojokerto .Indexberita.com Pemerintah Kabupaten Mojokerto bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur meresmikan jembatan penghubung Desa Gondang dan Desa Kebon Tunggul, Kecamatan Gondang, Kamis (19/2/2026) malam. Peresmian tersebut menjadi momen penting bagi masyarakat setempat setelah bertahun-tahun menantikan akses penghubung yang layak.

Acara peresmian dihadiri berbagai unsur, mulai dari anggota DPRD Kabupaten Mojokerto, jajaran OPD Provinsi Jawa Timur, Sekretaris Daerah, kepala desa, tokoh masyarakat hingga warga sekitar yang antusias menyaksikan peresmian jembatan tersebut.

Dalam sambutannya, Bupati Mojokerto, Muhammad Albarra menyampaikan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan bentuk nyata sinergi antara pemerintah daerah dan provinsi dalam meningkatkan konektivitas wilayah serta memperkuat pertumbuhan ekonomi masyarakat.

READ  Gus Barra Terpilih Ketua Himpunan HKTI Kabupaten Mojokerto Masa Bhakti 2021-2026

“Alhamdulillah, jembatan ini telah selesai dibangun dan bisa dimanfaatkan masyarakat. Ini bukan sekadar penghubung dua desa, tetapi juga menjadi akses penting bagi mobilitas ekonomi warga,” ujarnya.

Ia menjelaskan, jembatan tersebut memiliki bentang sepanjang 60 meter dengan lebar jalan 6 meter serta tambahan trotoar di kedua sisi. Jembatan ini mampu menahan beban kendaraan hingga 10 ton dan dibangun dengan konstruksi rangka baja yang kokoh serta dilengkapi lampu penerangan.
Bupati juga menambahkan, sebelumnya jembatan yang ada hanya hasil swadaya masyarakat dan hanya dapat dilalui kendaraan roda dua. Namun pada tahun 2024, jembatan tersebut putus akibat diterjang banjir besar, sehingga aktivitas warga terganggu.

READ  Gelar Bhakti Sosial Alumni Akabri 89 Di Serang Banten.

“Dulu hanya jembatan sederhana dari swadaya masyarakat, bahkan tidak bisa dilalui mobil. Setelah putus karena banjir, masyarakat sempat pesimis. Tapi berkat dukungan semua pihak, kini jembatan permanen bisa terwujud,” ungkapnya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur seperti jembatan ini menjadi bagian penting dalam memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Pembangunan ini bukan hanya menghubungkan dua desa, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat. Kita ingin kesejahteraan bisa dirasakan bersama,” tuturnya.

READ  500 Penerima PKH Semarakkan Donor Darah dan Senam Bersama Ning Ita

Ia juga mengapresiasi pertumbuhan ekonomi Kabupaten Mojokerto yang dinilai cukup tinggi, bahkan melampaui rata-rata provinsi dan nasional. Hal ini menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Gubernur berharap jembatan tersebut tidak hanya dimanfaatkan sebagai akses transportasi, tetapi juga dapat menjadi ikon baru dan potensi wisata lokal yang mampu menarik kunjungan masyarakat.
Dengan diresmikannya jembatan ini, diharapkan mobilitas warga menjadi lebih lancar, distribusi hasil pertanian dan usaha mikro semakin meningkat, serta kesejahteraan masyarakat di wilayah Gondang dan sekitarnya semakin berkembang.
Syim

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Penutupan Jalur Cangar, Pendapatan Penjual Nasi Jagung di Sendi Pacet Anjlok Drastis

Ekonomi

Rapat Paripurna DPRD Kota Mojokerto Setujui Raperda RT/RW tentang PBG dan PSU dihadiri Pula Oleh Walikota Mojokerto

Ekonomi

Program Wakaf Sawah Produktif di Mojokerto Sukses Panen Capai 110 Ton

Ekonomi

Sebanyak 852 KPM Dari Tiga Desa DiKecamatan Ngoro Menerima Bansos

Ekonomi

Untung Memilik JKN-KIS Kalau Tidak Penyakit Ginjal Kronis Saya Tidak Tertolong

Ekonomi

287,7 Ton Jahe Komoditas Impor Dari India Dan Nyanmar Di Musnakan Tidak Memenuhi Persyaratan Karantina.

Ekonomi

Mensos Gus Ipul Kunjungi Sekolah Rakyat Mojokerto, Pastikan Program Pendidikan untuk Keluarga Tidak Mampu Berjalan Baik

Ekonomi

Harga BBM Resmi Naik, Sebagian Warga Mojokerto anggap masih Wajar
?>