Home / Ekonomi

Jumat, 20 Juni 2025 - 09:19 WIB

Harga Sayur di Pasar Mojokerto Melonjak Tiga Kali Lipat, Dampak Demo Mogok Kerja Sopir Truk ODOL

Screenshot

Screenshot

MOJOKERTO, IndexBerita.com— Aksi mogok kerja yang dilakukan para sopir truk di bawah Gerakan Sopir Jawa Timur (GSJT) dengan tuntutan “STOP Razia ODOL” (Over Dimension Over Loading) mulai berdampak langsung ke masyarakat. Di Pasar Tanjung, Kota Mojokerto, harga sayur mayur mengalami lonjakan drastis hingga tiga kali lipat, Jumat (20/6/2025) pagi.

Ari Mujianto, seorang pedagang sayur di Pasar Tanjung, mengaku kesulitan mendapatkan pasokan barang.

READ  Potong Tumpeng, HUT Rumah Sakit Dian Husada Ke 3

“Penjualan hancur, harganya jadi tiga kali lipat. Pengiriman macet semua, gak ada barang. Pasar kosong hampir tiga hari. Harapannya diperjelas lah perjalanan, dipermudah, biar sama-sama orang kerja bisa makan,” keluhnya.

Hal serupa dirasakan Muhammad Pailin, pedagang lain di pasar tersebut.

“Pasokan sayur luar biasa naik harganya. Ugal-ugalan, Mas. Selada, tomat — masyaallah. Kemarin Rp 12 ribu, sekarang Rp 25 ribu. Selada dari Rp 20 ribu jadi Rp 50 ribu. Barang datang gak biasa, biasanya siang, sekarang malam, mungkin biar gak ditahan. Mudah-mudahan cuma dua hari ini saja, gak tambah ribet,” jelasnya.

READ  Terapkan BPJS Ketenagakerjaan Bagi Ketua RT/RW, Pemkot Siap Bawa Pulang Paritrana Award 2020

Tak hanya pedagang, para pembeli juga terkena imbas. Suliyasih, salah satu konsumen dan pengecer mengaku terpaksa tidak bisa berjualan.

“Gak ada barang. Semua harga mahal. Kiriman dari Banyuwangi, Jember, gak bisa jalan. Lombok kecil biasanya Rp 40 ribu jadi Rp 75 ribu. Lombok merah dari Rp 15 ribu jadi Rp 30 ribu. Harapan saya jangan lama-lama demo-nya, kasihan petani dan pedagang,” ungkapnya.

READ  Terdampak Kekeringan, Polresta Mojokerto Salurkan Air Bersih di Pedesaan

Aksi demo sopir truk ini dipicu oleh razia intensif kendaraan ODOL yang dinilai memberatkan sopir. Akibat mogok kerja massal ini, distribusi logistik dari berbagai daerah ke Mojokerto terganggu, terutama pasokan bahan pokok dan sayur-mayur.(Syim)

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Kacab AMV GI Mojokerto Resmi Buka Kantor Cabang, Siap Dorong Perekonomian Masyarakat

Ekonomi

Pengacara Ketua KPRI Budhi Artha Mojokerto Minta Audit Eksternal

Ekonomi

KH Asep Saifuddin Chalim : Jangan Sampai di Mojokerto ini ada rumah yang Lantainya Tanah

Ekonomi

Buruh PT Alu Aksara Pratama Keluhkan PHK Tanpa Pesangon ke DPRD

Ekonomi

Gercep, Polisi Mojokerto Evakuasi Orang Sakit di Terminal

Ekonomi

Penerima Bantuan Infrastruktur Berbasis Masyarakat (IBM) Program KOTA TANPA KUMUH (KOTAKU) TAHUN 2022

Ekonomi

Dua Tahun Vakum Karena Pandemi, Sedekah Bumi digelar Kembali Desa Gunungsari

Ekonomi

Wujud Toleransi, GBI Rock Mojokerto Bagikan 4.000 Bingkisan Lebaran
?>