Home / SIDOARJO

Kamis, 23 Oktober 2025 - 18:58 WIB

Bupati Sidoarjo Relokasi Warga Tidak Mampu ke Rusunawa, Tanggung Biaya Sewa dan Pendidikan Anak-anaknya

Sidoarjo, INDEXBERITA.COM – Mujiana menjadi salah satu warga kurang mampu di Kabupaten Sidoarjo. Keadaan yang mengharuskan ia memilih tempat tinggal tidak layak huni. Selama empat tahun ia tinggal di bawah jembatan layang Trosobo Taman. Sehari-hari ia bersama suami dan empat anaknya menempati rumah berdinding triplek.

Kehidupan perempuan 37 tahun itu kini semakin penuh derita. Kehidupan Mujiana bak sinetron. Warga Desa Tanjungsari Kecamatan Taman tersebut ditinggal lari sang suami. Sejak bulan September lalu ia tidak tahu suaminya entah kemana. Yang lebih meyakitkannya, sang suami pergi meninggalkan hutang. Beberapa kali ia harus menghadapi sang penagih hutang. Padahal uang pinjaman sebesar Rp. 2,5 juta itu tidak dinikmatinya. Uang tersebut turut dibawa lari suaminya.

READ  Pelayanan Kesehatan Di Kabupaten Sidoarjo Bertambah

Tidak lama lagi kehidupan Mujiana segera membaik. Ia bersama empat anaknya yang masih kecil bersedia tinggal ditempat yang layak. Siang tadi Bupati Sidoarjo H. Subandi menawari Mujiana untuk tinggal di Rusunawa, Kamis, (23/10). Pemkab Sidoarjo akan menggratiskan biaya sewa bagi Mujiana. Bupati juga akan menjamin pendidikan bagi empat anak Mujiana.

“Nanti kita siapkan Rusun biar mbak Mujiana mendapatkan tempat tinggal yang layak dan putri-putrinya mendapat akses pendidikan yang baik,”ucapnya.

Bupati H. Subandi mengaku sedih melihat kondisi warganya yang seperti ini. Ditambah lagi dengan kondisi anak-anak Mujiana yang tidak tersentuh pendidikan. Hal seperti ini akan menjadi Pekerjaan Rumah (PR) untuk segera dituntaskannya. Namun ia mengajak semua pihak untuk mendukung program-program kesejahteraan masyarakat yang dilakukannya.

READ  BPD Harus Aktif Melayani Masyarakat dan Menbangun Sinergi dengan Pemda

“Seperti ibu ini menempati rumah yang tidak layak, anaknya tidak sekolah, ini yang menjadi PR kita untuk secepatnya kita tuntaskan bersama,”ucapnya.

Mujiana mengaku bersedia pindah ke Rusunawa seperti yang ditawarkan bupati. Ia sadar rumah yang ditempatinya saat ini benar-benar tidak layak. Selain berdinding triplek, atap asbesnya banyak yang retak dan berlubang. Selain itu rumahnya sering kali tergenang air saat hujan turun. Pasalnya sungai dbelakang rumahnya kerap meluber. Bahkan ia pernah menemukan ular masuk kedalam kerumahnya. Ia juga sadar tanah yang ditempatinya bukan miliknya.

READ  Wabup Subandi: Ruwat Desa Menjadi Akar Budaya yang Melekat di Masyarakat

“Kalau hujan ituloh kali belakang banjir,”ujarnya.

Mujiana juga sempat menceritakan kondisi kehidupan yang dijalaninya saat ini. Ia tidak habis fikir suaminya meninggalkan dirinya beserta hutangnya. Dikatakannya hampir tiap hari bank keliling/bank titil datang kerumahnya. Bahkan penagih hutang berani menulisi pintu rumahnya agar suaminya mencicil pinjamannya.

“Durung bank titile setiap hari, dereng Mekar (koperasi simpan pinjam), pencairan Mekar pinjaman, cair digowo mlayu, minggat,”ucapnya sedih. (Syim)

Share :

Baca Juga

SIDOARJO

*19 Orang PKL Jalani Sidang Tipiring*

SIDOARJO

Menuju GSI Tingkat Nasional, Ini Pesan Pjs. Bupati Sidoarjo Untuk Pemain

SIDOARJO

2.994 Kelompok Usaha Perempuan Terima Bantuan Modal Kurma dari Pemkab Sidoarjo

SIDOARJO

Wabup Subandi: Ruwat Desa Menjadi Akar Budaya yang Melekat di Masyarakat

SIDOARJO

Resmikan Lampu Lapangan Sepakbola “Pesawad” Desa Wedoro, Wabup H. Subandi Pesan Sukseskan Pemilu 2024

SIDOARJO

Peringati Hari Santri, Pemkab Sidoarjo Beri Penghargaan Santri Berprestasi

SIDOARJO

Ketua PMI Jatim Melantik Wabup Sidoarjo Sebagai Dewan Kehormatan PMI Sidoarjo

SIDOARJO

Tegaskan Kooperatif, Bupati Sidoarjo Instruksikan Perangkat Daerah Fasilitasi Kebutuhan Data KPK
?>