Home / Ekonomi

Jumat, 20 Februari 2026 - 00:24 WIB

Peresmian Jembatan Gondang–Kebon Tunggul, Dongkrak Konektivitas dan Ekonomi Warga Mojokerto

Mojokerto .Indexberita.com Pemerintah Kabupaten Mojokerto bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur meresmikan jembatan penghubung Desa Gondang dan Desa Kebon Tunggul, Kecamatan Gondang, Kamis (19/2/2026) malam. Peresmian tersebut menjadi momen penting bagi masyarakat setempat setelah bertahun-tahun menantikan akses penghubung yang layak.

Acara peresmian dihadiri berbagai unsur, mulai dari anggota DPRD Kabupaten Mojokerto, jajaran OPD Provinsi Jawa Timur, Sekretaris Daerah, kepala desa, tokoh masyarakat hingga warga sekitar yang antusias menyaksikan peresmian jembatan tersebut.

Dalam sambutannya, Bupati Mojokerto, Muhammad Albarra menyampaikan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan bentuk nyata sinergi antara pemerintah daerah dan provinsi dalam meningkatkan konektivitas wilayah serta memperkuat pertumbuhan ekonomi masyarakat.

READ  Komisi 1 Partai PAN H Suyono Apresiasi Operasi Pasar Murah di Kota Mojokerto Menyambut Ramadhan dan Lebaran

“Alhamdulillah, jembatan ini telah selesai dibangun dan bisa dimanfaatkan masyarakat. Ini bukan sekadar penghubung dua desa, tetapi juga menjadi akses penting bagi mobilitas ekonomi warga,” ujarnya.

Ia menjelaskan, jembatan tersebut memiliki bentang sepanjang 60 meter dengan lebar jalan 6 meter serta tambahan trotoar di kedua sisi. Jembatan ini mampu menahan beban kendaraan hingga 10 ton dan dibangun dengan konstruksi rangka baja yang kokoh serta dilengkapi lampu penerangan.
Bupati juga menambahkan, sebelumnya jembatan yang ada hanya hasil swadaya masyarakat dan hanya dapat dilalui kendaraan roda dua. Namun pada tahun 2024, jembatan tersebut putus akibat diterjang banjir besar, sehingga aktivitas warga terganggu.

READ  Jumat Berkah, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXIX Dim 0814 Jombang  Membagikan Ratusan  Sembako Ke Pengemudi Becak

“Dulu hanya jembatan sederhana dari swadaya masyarakat, bahkan tidak bisa dilalui mobil. Setelah putus karena banjir, masyarakat sempat pesimis. Tapi berkat dukungan semua pihak, kini jembatan permanen bisa terwujud,” ungkapnya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur seperti jembatan ini menjadi bagian penting dalam memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Pembangunan ini bukan hanya menghubungkan dua desa, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat. Kita ingin kesejahteraan bisa dirasakan bersama,” tuturnya.

READ  Diskoperindag Propinsi Jatim Terkesan Tutup Mata Akan Harga Minyak Kita Tak Kunjung Stabil, IKAPPI Siap Gelar Aksi Unjuk Rasa Besar Besaran

Ia juga mengapresiasi pertumbuhan ekonomi Kabupaten Mojokerto yang dinilai cukup tinggi, bahkan melampaui rata-rata provinsi dan nasional. Hal ini menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Gubernur berharap jembatan tersebut tidak hanya dimanfaatkan sebagai akses transportasi, tetapi juga dapat menjadi ikon baru dan potensi wisata lokal yang mampu menarik kunjungan masyarakat.
Dengan diresmikannya jembatan ini, diharapkan mobilitas warga menjadi lebih lancar, distribusi hasil pertanian dan usaha mikro semakin meningkat, serta kesejahteraan masyarakat di wilayah Gondang dan sekitarnya semakin berkembang.
Syim

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Potong Tumpeng, HUT Rumah Sakit Dian Husada Ke 3

Ekonomi

Gercep, Polisi Mojokerto Evakuasi Orang Sakit di Terminal

Ekonomi

Semrawut Warga Desa Mojoduwur Penerima Bansos Dari Kabupaten

Ekonomi

KH Asep Saifuddin Chalim : Jangan Sampai di Mojokerto ini ada rumah yang Lantainya Tanah

Ekonomi

Bhabinkamtibmas Desa Bahaur Hilir Berikan Imbauan Wajib Gunakan Masker Cegah Penyebaran Virus Corona (Covid-19)

Ekonomi

Gebyar Tanam Padi 500 Hektar Sawah Upaya Global Wakaf ACT dan YP3I Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Ekonomi

LKKNU Mojokerto Gelar Istbat Nikah Massal 14 Pasangan

Ekonomi

Minyak Kita Menghilang Dari Peredaran Pasar Tanjung Mojokerto, Pemerintah Harus Tindak Tegas.
?>