Home / Daerah

Selasa, 15 September 2020 - 14:07 WIB

Pulihkan Ekonomi, Ning Ita Tinjau Pasar Benpas dan Rest Area Gunung Gedangan

Foto Ning Ita Tinjau Pasar Benpas dan Rest Area Gunung Gedangan

MOJOKERTO,INDEXBERITA.COM Ubangkit dari covid-19 Pemerintah Kota Mojokerto tengah mengupayakan berbagai ikhtiar, diantaranya adalah peningkatan SDM warga Kota Mojokerto melalui berbagai pelatihan dan pembangunan sarana dan prasarana ekonomi.

Pada Selasa (15/9) Wali kota Mojokerto Ika Puspitasari meninjau progres pembangunan pasar Benteng di Kota Mojokerto, yaitu Pasar Benteng Pancasila dan pasar di Rest Area Gunung Gedangan. Ning Ita menyampaikan bahwa kunjungan ke area pembangunan adalah untuk memastikan bahwa kedua proyek pembangunan pasar bisa terselesaikan di tahun ini dan progresnya sesuai dengan schedule yang telah dibuat. “Sesuai dengan instruksi presiden, pada masa pandemi covid khususnya nanti di tahun kedua, di 2021 fokusnya adalah pada pemulihan ekonomi tidak seperti di tahun 2020 yang fokus terbesarnya adalah penanganan adalah kesehatan,”jelas Ning Ita.

READ  Pembinaan Wawasan Kebangsaan, Kolonel Ruly Chandrayadi Bahas Revolusi Industri 4.0

“Salah satu unsur untuk pemulihan ekonomi adalah ketersediaan sarana dan prasarana perdagangan. Maka saya ingin memastikan kedua pasar yang kita kerjakan di tahun ini bisa terselesaikan, sehingga harapan saya tahun depan sudah bisa menempati sarana dan prasarana yang kita sediakan,”lanjut Ning Ita.

READ  Babinsa Tawangrejo Koramil 0815/15 Jatirejo Bina Satuan Linmas

Lebih lanjut Ning Ita menjelaskan bahwa untuk pasar Benteng Pancasila sudah hampir selesai pembangunannya dan pada bulan depan akan ada serah terima dari Kementerian PUPR kepada Pemerintah Kota Mojokerto. “Setelah ada serah terima akan kita resmikan dan segera digunakan, sedangkan untuk rest area direncanakan selesai pada akhir tahun,”jelasnya.

Selain menyiapkan sarana dan prasarana fisik, saat ini, Ning Ita juga tengah menyiapkan pembayaran secara cashless dan peningkatan kualitas SDM warga Kota Mojokerto guna memulihkan ekonomi di Kota Mojokerto akibat pandemi covid-19.
“Pembayaran secara cashless merupakan salah satu cara untuk memutus penyebaran covid-19,”jelas Ning Ita. Ia menambahkan bahwa untuk meningkatkan SDM Pemerintah Kota Mojokerto juga telah menyiapkan berbagai pelatihan yang diselenggarakan melalui dinas-dinas terkait.

READ  Kodim 0809/Kediri Gelar Donor Darah, Sambut HUT TNI ke 75

“Pagi ini saya juga membuka pelatihan RAT yang diselenggarakan oleh Diskouminaker,”jelas Ning Ita. Ia menambahkan bahwa koperasi adalah soko guru perekonomian oleh karena itu koperasi harus dikelola oleh manajer yang berkompeten. (Syim)

Share :

Baca Juga

Daerah

Dukung UMKM Kota Mojokerto, Ning Ita Kenalkan Hasil Karya Pelaku Usaha Mikro Kepada Gubernur Jatim

Daerah

Danrem 082/ CPYJ ikuti Pembukaan Pelatihan Kehumasan PimpinanTNI AD
*Babinsa Tanjungan Koramil 0815/06 Kemlagi Bantu Petani Panen Jagung* Mojokerto, - Babinsa Koramil 0815/06 Kemlagi Kodim 0815 Mojokerto, Serda Al-Idrus turun langsung ke sawah mendampingi sekaligus membantu petani memanen jagung di Dusun Tanjungan, Desa Tanjungan, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Selasa (167/09/2019). Menurut Babinsa Koramil 0815/06 Kemlagi, Serda Al-Idrus, kegiatan pendampingan panen jagung varietas Bis-18 berlangsung di lahan seluas 2.000 meter2 atau 0,2 hektar milik Usprani, Anggota Kelompok Tani (Poktan) Sri Tanjung, Dusun/Desa Tanjungan. Masih kata Babinsa, panen jagung yang dilakukan secara manual oleh petani sendiri bersama keluarganya tersebut diprediksikan mencapai 1,76 ton atau dalam satu hektar bisa mencapai 8,8 ton, namun demikian untuk hasil akhirnya belum diketahui karena panen masih berlangsung. Masih di lokasi panen, Usprani, pemilik lahan, sangat senang dengan hadirnya Serda Al-Idrus yang turut membantu panen jagung di lahan miliknya. Dirinya sangat bersyukur, meski kemarau panjang tanaman jagung miliknya bisa dipanen dengan hasil cukup memuaskan. Terpisah Danramil 0815/06 Kemlagi Kapten Arm Edi Sutrisno, mengatakan, pendampingan yang dilakukan Babinsa merupakan tugas tambahan, dan bagian dari upaya khusus ketahanan pangan untuk komoditas padi, jagung dan kedele atau yang populer disebut Pajale. Kehadiran Babinsa di lapangan, lanjutnya, harus memberikan nilai tambah bagi peningkatan produksi pertanian, minimil memotivasi petani agar lebih giat dalam bertani sehingga siklus pangan berlangsung secara berkelanjutan dan kebutuhan pangan di wilayah terpenuhi. “Aktivitas ini (pendampingan) bertujuan untuk membantu petani mewujudkan swasembada pangan khususnya komoditas Pajale di wilayah, sesuai yang diprogramkan pemerintah,” ungkap pria kelahiran Plandaan, Jombang.

Daerah

Babinsa Tanjungan Koramil 0815/06 Kemlagi Bantu Petani Panen Jagung

Daerah

Yonif Para Raider 503/MK di Kunjungi Pangkostrad

Daerah

Pererat Silaturahmi Dengan Ulama Dandim 0815/Mojokerto Safari Shalat Jum’at Di Ponpes Amanatul Ummah

Daerah

Danrem 082/CPYJ Tinjau Rencana LokasiTMMD Ke 112 Tahun 2021 di Kab. Mojokerto

Daerah

TMMD Imbangan 105 Mojokerto Rampungkan TPT Saluran Irigasi

Daerah

Korem 082/ CPYJ Peduli Lingkungan Serahkan Bantuan 115 Dus Keramik
?>