Home / KESEHATAN

Jumat, 23 Mei 2025 - 15:28 WIB

Aksi Bergizi dan GERCEP Penurunan Stunting Digelar di SMPN 2 Mojoanyar, Ketua TP PKK Kabupaten Mojokerto Berikan Edukasi Gizi Remaja

Mojokerto .Indexberita.com Upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Mojokerto terus dilakukan secara masif dan kolaboratif. Salah satu langkah nyata diwujudkan melalui kegiatan Aksi Bergizi dan Gerakan Percepatan Penurunan Stunting (GERCEP) yang digelar di halaman SMPN 2 Mojoanyar pada Jumat (23/5/2025).

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 06.30 WIB ini diawali dengan senam ceria bersama, kemudian dilanjutkan dengan sarapan bergizi, minum susu bersama, serta pemberian tablet tambah darah (TTD) kepada remaja putri dua jam setelah konsumsi susu.

Acara ini merupakan bagian dari inovasi Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto bertajuk SUJU (Sapa Jumat), yakni program kunjungan rutin ke sekolah-sekolah bersama Bupati Mojokerto Dr. H. Muhammad Al Barra, Lc., M.Hum., beserta istri yang juga Ketua TP PKK Kabupaten Mojokerto, Hj. Shofiya Hanak Al Barra, Lc., atau yang akrab disapa Bu Hana. Hadir pula Wakil Bupati dr. Muhammad Rizal Oktavian dan istri, dr. Amelia Fitri Oktavian, Sp.A., yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Mojokerto.

READ  KLINIK LAPAS MOJOKERTO BERIKAN PELAYANAN KESEHATAN PRIMA BAGI WARGA BINAAN

Dalam kesempatan tersebut, Bu Hana turut memberikan edukasi penting tentang gizi remaja dan pentingnya menjaga kesehatan sejak usia sekolah. Ia mengajak seluruh pelajar, khususnya remaja putri, untuk lebih peduli terhadap asupan nutrisi dan rutin mengonsumsi TTD guna mencegah anemia dan mendukung tumbuh kembang yang optimal.

READ  Bupati Mojokerto Edukasi Lansia, Ibu Hamil, dan Balita untuk Turunkan Angka Stunting dan Tingkatkan Kesehatan Lansia

Kepala Sekolah SMPN 2 Mojoanyar menyampaikan apresiasi atas kunjungan Ketua TP PKK dan jajaran. Ia melaporkan bahwa dari total 756 siswa, sebanyak 501 telah mengikuti skrining kesehatan jiwa (Keswa), dengan hasil 24 siswa terdeteksi dalam kondisi borderline dan abnormal, yang akan ditindaklanjuti melalui konseling.

Sementara itu, dalam pemeriksaan kesehatan gratis terhadap 34 guru, ditemukan 20 guru mengalami kolesterol tinggi, 4 guru menderita asam urat tinggi, 1 guru hipertensi, 7 guru dengan gula darah tinggi, dan 29 guru mengalami obesitas.

READ  TP PKK Mojokerto Gelar GEMA PITU di Desa Menanggal, Edukasi Pencegahan Stunting

Untuk kelompok remaja putri (rematri) yang turut serta dalam kegiatan ini sebanyak 366 siswa. Hasil skrining anemia menunjukkan dua siswa mengalami anemia sedang dan 34 siswa mengalami anemia ringan. Tidak ditemukan kasus anemia berat.

Kegiatan Aksi Bergizi dan GERCEP ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, sekolah, dan masyarakat dalam membentuk generasi sehat dan bebas stunting di masa depan.(Syim)

 

Share :

Baca Juga

KESEHATAN

Soft Opening Poli Mata di RSNU Babat Lamongan Kolaborasi dengan RS Mata Undaan Surabaya

KESEHATAN

Bupati Ikfina Sosialisasi Sehati dan Sejoli di Balai Desa Leminggir

KESEHATAN

GEMA PITU: Gerakan Terpadu Cegah Stunting di Berat Wetan, Ketua TP PKK Mojokerto Tekankan Gizi Seimbang dan Skrining Balita

KESEHATAN

GERCEP Tekan Stunting Lewat GEMA PITU di Desa Blimbingsari, Wakil Bupati Mojokerto Gencarkan Edukasi Gizi

KESEHATAN

Program SUJU Gencarkan Minum Susu di Sekolah: Upaya Cegah Stunting di Mojokerto

KESEHATAN

Lebarkan Sayap Di Sidoarjo: Klinik Bersama Mata Undaan Rambah Masyarakat Sidoarjo

KESEHATAN

Bupati Mojokerto Hadiri Program Jum’at Bangkit untuk Tingkatkan Kesehatan Pegawai Dispendukcapil

KESEHATAN

Win, Warga Malang, Tempuh Perjalanan Demi Kurma Masjid Al Mubarok untuk Ikhtiar Kehamilan
?>