Home / Pemerintah

Rabu, 27 Agustus 2025 - 06:50 WIB

Bersama 39 Kepala Daerah Lainnya, Bupati Mojokerto Raih Penghargaan Nasional Penais Award 2025

MOJOKERTO, IndexBerita.com – Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra kembali menorehkan prestasi di kancah nasional. Kali ini, Gus Barra (panggilan akrab, red) berhasil meraih Penghargaan Penyuluhan Agama Islam (Penais) Award 2025 yang diberikan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia.

Tahun ini, ajang Penais Award mengusung tema ‘Bergerak, Berinovasi, dan Berdampak’ sebagai wujud transformasi layanan bimbingan dan penyuluhan agama Islam di seluruh Indonesia. Penghargaan diserahkan oleh Menteri Agama (Menag) RI Prof. Dr. KH Nasaruddin Umar MA di salah satu hotel di Jakarta Barat.

Menag RI Prof. Dr. KH Nasaruddin Umar, MA menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para Kepala Daerah yang memberi perhatian khusus kepada penyuluh agama Islam. Menurutnya, dukungan kepala daerah berkontribusi besar dalam meningkatkan kualitas layanan keagamaan dan memperkuat harmoni sosial di tengah masyarakat.

“Saya menyampaikan apresiasi kepada para Bupati dan Wali Kota. Dari sekian banyak Bupati dan Wali Kota, hanya sebagian yang terbukti secara formal memberikan perhatian khusus kepada penyuluh agama,” ujarnya, Senin (25/8/2025) kemarin.

READ  Pj Bupati Jombang Sugiat Berangkatkan Kafilah Kabupaten Jombang Berkompetisi Di MTQ XXX Jatim

Ia menilai, perhatian Kepala Daerah tidak hanya berkontribusi pada pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat aspek spiritual masyarakat. Karena itu, Menag mendorong seluruh Kepala Daerah untuk terus memberi dukungan kepada penyuluh agama di wilayahnya.

“Dekatilah para penyuluh. Doa mereka makbul, langkah mereka membawa berkah, dan kontribusinya sangat penting bagi bangsa. Insya Allah, peran mereka akan menjadi kekuatan besar dalam membangun harmoni sosial di tengah masyarakat kita,” ungkapnya.

Sementara itu, orang nomor satu di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto ini mengaku bersyukur atas apresiasi tersebut. Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi bukti pengakuan terhadap kepedulian Pemerintah Kabupaten Mojokerto dalam mendukung peran para penyuluh agama.

READ  Seluruh ASN Pemkab Diberi Pelatihan Servis Exellen, Bupati Ikfina: Setelah Ini Pelayanan Publik Lebih Berkualitas.

“Alhamdulillah, apresiasi ini menjadi bukti bahwa perhatian kita kepada penyuluh agama di Mojokerto diapresiasi oleh Kementerian Agama. Senin kemarin penghargaan ini kita terima, insya Allah di bulan Desember nanti masih ada kesempatan untuk kembali meraih penghargaan nasional lainnya,” katanya, Selasa (26/8/2025).

Gus Barra juga menekankan pentingnya kolaborasi Pemkab Mojokerto bersama Kemenag Kabupaten Mojokerto dalam memperkuat peran penyuluh agama. Ia menilai, penyuluh memiliki posisi strategis sebagai rujukan masyarakat dalam persoalan keagamaan maupun sosial.

“Selama ini Pemkab Mojokerto selalu mendukung dan bersinergi dengan Kemenag. Sinergi ini penting untuk menguatkan nilai-nilai spiritual dan kehidupan beragama masyarakat. Kami mengucapkan terima kasih atas kerja sama yang baik, dan ke depan akan terus ditingkatkan,” tegasnya.

Penghargaan ini menambah deretan prestasi Gus Barra di tingkat nasional sekaligus mempertegas komitmen Pemkab Mojokerto dalam membangun masyarakat yang religius, harmonis, dan berkarakter. Sekedar diketahui, Penerangan Agama Islam (Penais) Award merupakan ajang tahunan dari Kementerian Agama yang menjadi wadah peningkatan kompetensi.

READ  MDR Kantongi Tiga Rekom Tanpa Evoria Yang Berlebihan

Sekaligus bentuk apresiasi kepada Penyuluh Agama Islam terbaik yang berkontribusi dalam pembangunan nasional. Tahun ini, Penais Award mengusung tema ‘Bergerak, Berinovasi dan Berdampak’, yang sejalan dengan semangat Kemerdekaan ke-80 RI : Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju.

Terdapat 90 nomine yang terbagi dalam sembilan kategori penghargaan. Kategori tersebut meliputi peningkatan literasi Al-Qur’an, pendampingan kelompok rentan, kesehatan masyarakat, pemberdayaan ekonomi umat, pendampingan hukum, pelestarian lingkungan, metode penyuluhan baru, penguatan moderasi beragama, serta kategori baru yaitu anti korupsi.

Selain itu, Kemenag juga memberikan penghargaan kepada 40 kepala daerah atas peran, dukungan, dan kontribusinya dalam memperkuat penyuluh agama di daerah. (Syim)

Share :

Baca Juga

Pemerintah

Ajak Masyarakat Semarakkan SOMA Nite Run, Mas Pj Ali Kuncoro: Dijamin Seru Telusuri Jejak Sejarah Kota Mojokerto dengan Berlari

Pemerintah

Wali Kota Mojokerto Pimpin Upacara HUT ke-78 RI Di Alun-Alun Wiraraja Kota Mojokerto

Pemerintah

Ning Ita Himbau Kader Motivator Terapkan PHBS

Pemerintah

Pertanian di Kabupaten Sidoarjo Mendapat Perhatian Komisi IV DPR RI

Pemerintah

Dewan Ingatkan ASN Kota Mojokerto Jaga Netralitas Jelang Pilkada 2024

ASTON HOTEL

Anak Kelas 5 SD Tenggelam di Sungai Avour Watudakon, Mojokerto

Pemerintah

AMM : Adili Rocky Gerung Atas Penghinaan Kepada Presiden Jokowi

Pemerintah

Dinas Kesehatan Gelar Apel Ikrar Netralitas Dalam Pemilu 2024
?>