Home / Daerah

Selasa, 2 Maret 2021 - 09:19 WIB

Bojonegoro Jadi Tempat TMMD ke-110 di Jawa Timur

Foto.Bojonegoro Jadi Tempat TMMD ke-110 di Jawa Timur

Foto.Bojonegoro Jadi Tempat TMMD ke-110 di Jawa Timur

Foto.Bojonegoro Jadi Tempat TMMD ke-110 di Jawa Timur

BOJONEGORO .Indexberita.com Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, dan Pangdam V Brawijaya, Mayjend TNI Suharyanto, bersama Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nico Afinta, Selasa (2/3/2021) membuka TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 110, Tahun Anggaran 2021, di pendopo Malowopati, Kabupaten Bojonegoro.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Bupati Bojonegoro, Forkopimda Kabupaten Bojonegoro, Pejabat Utama Kodam V Brawijaya, dan Pejabat Utama Polda Jatim.

READ  Babinsa Koramil 0815/14 Dlanggu Dampingi Poktan Tanam Jagung Serentak

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, menyampaikan dengan pendekatan TMMD, kita bisa memecahkan masalah.

“Ini adalah suatu semangat, dan berfikir untuk pasti bisa, tidak mengincar semua harus perfect, tapi harus lebih baik,”ujar Emil.

Sementara, dalam sambutannya Pangdam V Brawijaya Mayjend TNI Suharyanto memaparkan, hari ini telah dilakukan secara serentak pembukaan TMMD di beberapa wilayah di Jawa Timur, selain di Bojonegoro ada di Bondowoso, Sumenep, dan di Pacitan.

READ  Persit KCK Koorcabrem 082 PD V Brawijaya Terima Tim Verifikasi

Bojonegoro dianggap tempat yang strategis, disamping anggarannya juga yang paling besar nilai proyeknya, sehingga sebagai penghargaan maka Forkopimda Jatim hadir secara langsung.

Selain itu, TMMD ini biasanya selalu di programkan kerja sama sinergitas, antara TNI, Polri dan Pemerintah Daerah, serta unsur stakeholder terkait di wilayah.

Dulu namanya ABRI Masuk Desa, tapi setelah Polri berpisah, namanya menjadi TMMD, namun sebetulnya pelaksanaannya dilapangan tidak berubah, masih dilaksanakan oleh personil TNI dan personil Polri, serta pemerintah daerah.

READ  Keiklasan Warga Tebluru Bantu Satgas Bangun Rumah Panji

“Ini perlu saya sampaikan, jangan sampai kesannya ini seolah – olah adalah program Tentara Nasional Indonesia semata.Pada tahun 1980 itu namanya ABRI masuk desa,” tegasnya.

Lebih lanjut Pangdam V Brawijaya menegaskan, perencanaan TMMD ini dilakukan dari bawah ke atas.

Diharapkan sasaran fisik yang susah dikerjakan oleh pemerintah daerah, karena terpencil dan anggaran terbatas, ini bisa dikerjakan oleh TMMD. (Polresta Mojokerto)

POLRES MOJOKERTOKOTA

Share :

Baca Juga

Daerah

Pangdam V/Brw Perintahkan Kepada Para Komandan Satuan Bantu Akselerasi Vaksinasi

Daerah

PUNCAK PERINGATAN HKN KE-58, WALI KOTA MOJOKERTO RESMIKAN GEDUNG BARU DUA PUSKESMAS  

Daerah

Pakurem dan Pasiren Korem 082/CPYJ Ikuti Vidcon terkait Penyiapan Data Rekonsiliasi Internal

Daerah

Satu hari menjelang Penyerahan Tongkat Komando Danrem 082/ CPYJ

Daerah

TMMD Ke-110 Tahun 2021 Secara Resmi Ditutup

Daerah

Gagas Konsep Gedung Seni, Walikota Mojokerto Tinjau Gedung Olahraga.

Daerah

Kapolresta Mojokerto Dengarkan Aspirasi Komunitas Ojol Melalui Jum’at Curhat

Daerah

TMMD Imbangan 105 Dongkrak Potensi Wisata Desa Kebontunggul
?>