Foto. Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati Edukasi Ibu Hamil dan Lansia di Kegiatan SEHATI dan SEJOLI
Mojokerto. Indexberita.com Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati, memberikan edukasi penting kepada ibu hamil, ibu balita, dan lansia dalam kegiatan SEHATI (Selasa Sehat Turunkan Stunting AKB dan AKI) dan SEJOLI (Selasa Sehat Jaga Lansia Mandiri) di Balai Desa Mojorejo, Kecamatan Pungging, pada Selasa (4/6) pagi. Acara ini dimulai pukul 09.00 WIB dan berlangsung hingga 10.35 WIB.
Dalam sambutannya, Bupati Ikfina menekankan pentingnya pemenuhan gizi bagi ibu hamil dan anak-anak untuk mencegah stunting dan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. “Ibu hamil tidak boleh kekurangan gizi yang bisa dilihat dengan cara mengukur LILA (Lingkar Lengan Atas) tidak boleh kurang dari 23,5 cm. Setelah melahirkan, bayi wajib diberikan ASI eksklusif selama 6 bulan dan kemudian diberi makanan tambahan bergizi seimbang tinggi protein,” jelasnya.
Ia juga menekankan pentingnya pemeriksaan rutin untuk lansia. “Lansia harus mandiri dalam melakukan aktivitas, maka perlu diperiksa rutin kesehatannya yakni tekanan darah, gula darah, kolesterol, dan asam urat,” tambah Bupati Ikfina.
Dalam kesempatan ini, Bupati Ikfina menyoroti bahaya stunting dan pentingnya pencegahan sejak dini. “Kata kunci stunting adalah kurang gizi. Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada balita akibat kekurangan gizi kronis disertai infeksi yang berulang. Bahaya stunting adalah ketika dewasa, kecerdasannya bisa lebih rendah 20% dari standar. Masa perkembangan otak anak itu sampai usia 5 tahun. Jadi, ibu hamil tidak boleh kekurangan gizi,” tegasnya.
Selain itu, Bupati Ikfina juga mengimbau para ibu balita dan lansia agar rutin ke posyandu dan mengikuti senam lansia untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan mengurangi stres. “Penyakit tertinggi saat ini adalah hipertensi dan diabetes melitus. Karena itu, lansia harus tetap memperhatikan pola makan sehat,” ujar Bupati.
Sebelumnya, Kepala Desa Mojorejo, Yudi Ari. P, menyampaikan terima kasih atas kehadiran rombongan Bupati. Ia melaporkan jumlah penduduk Desa Mojorejo sebanyak 6.081 jiwa, dengan jumlah ibu hamil tahun 2024 sebanyak 45 bumil, di mana 3 orang adalah bumil resti dan 2 orang ibu hamil KEK. Total jumlah balita di desa ini sebanyak 413 balita, dengan 1 balita stunting dan 4 balita bergizi kurang. Jumlah lansia di Desa Mojorejo adalah 507, dengan 200 lansia aktif datang ke posyandu.
Acara ini dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto, Camat Pungging, Ketua TP PKK Desa Mojorejo dan Kecamatan Pungging, Kapolsek Pungging, Danramil Pungging, Kepala DP2KBP2, Kepala Desa Mojorejo, serta Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto dan staf, serta Kepala Puskesmas Pungging dan staf.(Syim)