Home / Ekonomi

Kamis, 13 April 2023 - 07:34 WIB

Diskoperindag Propinsi Jatim Terkesan Tutup Mata Akan Harga Minyak Kita Tak Kunjung Stabil, IKAPPI Siap Gelar Aksi Unjuk Rasa Besar Besaran

Foto. Diskoperindag Propinsi Jatim Terkesan Tutup Mata Akan Harga Minyak Kita Tak Kunjung Stabil, IKAPPI Siap Gelar Aksi Unjuk Rasa Besar Besaran

Foto. Diskoperindag Propinsi Jatim Terkesan Tutup Mata Akan Harga Minyak Kita Tak Kunjung Stabil, IKAPPI Siap Gelar Aksi Unjuk Rasa Besar Besaran

Surabaya, indexberita.com – Harga minyak goreng subsidi (Minyak Kita) masih tetap menjadi sorotan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) Jawa Timur, Agus Susilo.

Pasalnya minyak goreng subsidi merek Minyak Kita yang semakin langka dan melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET).

Dalam hal ini Ketua IKAPPI Jatim mendesak Disperindag (Dinas Perindustrian dan Perdagangan) Jawa Timur segera mengambil langkah tegas untuk menindaklanjuti.

“Sejak bulan Januari hingga bulan April minyak goreng subsidi di lapangan masih mengalami kelangkaan. Kalaupun ada, itupun harganya sudah tidak sesuai HET, bahkan jauh dari batas HET”, kata Ketua DPW IKAPPI JATIM Agus Susilo, Selasa (12/4/2023).

READ  Gus Barra Terpilih Ketua Himpunan HKTI Kabupaten Mojokerto Masa Bhakti 2021-2026

Dari hasil survey tim IKAPPI di beberapa pasar rakyat di wilayah Jawa Timur, harga minyak kita sudah mencapai Rp. 16.000 dari HET Rp. 14.000 per liter. Kejadian tersebut tentu sangat disayangkan, mengingat peristiwa tersebut sudah berjalan 3 bulanan.

“Kami mendapat keluhan dan informasi di lapangan dari banyak pedagang pasar, PKL, dan masyarakat di berbagai Daerah. Seperti di sejumlah pasar, harga minyak goreng subsidi ini sudah mencapai Rp16.000,” pungkasnya.

DPW IKAPPI Jatim dan Daerah sudah melakukan upaya menggelar Operasi Pasar Murah Ramadhan 2023 dibeberapa titik untuk pemerataan minyak goreng bersubsidi lantaran pihak Diskoperindag yang hanya menyuplai kebutuhan minyak goreng bersubsidi di pasar tertentu.

READ  PPNI Kota Mojokerto Gelar Rakerda, Pelantikan Bapena, dan TOT 

“Disperindag tidak mampu mendistribusikan minyak goreng bersubsidi secara merata, sebagai ikhtiar kami dalam pemerataan, kami menggelar operasi pasar murah ramadhan dibeberapa titik, namun jika peristiwa tersebut masih belum bisa ditangani oleh Disperindag, Maka kami siap menggelar aksi unjuk rasa secara besar-besaran.” Tegasnya

Selain itu, Kementerian Perdagangan dan BUMN sebagai distributor resmi pemerintah memiliki tanggung jawab agar minyak goreng subsidi kembali stabil baik pasokan maupun harga.

“Banyak pihak yang memiliki tanggung jawab agar kondisi ini stabil kembali, seperti Hasil Rapat Koordinasi tanggal 18 Januari 2023 antara DirJen Menteri Perdagangan, Deputi NFA Badan Pangan Nasional, Disperindag Jawa Timur Menghimbau Kepada Produsen Minyak Goreng & D1-D2 Untuk Segera Menstabilkan Harga dan Mendistribusikan Pasokan 50% Minyak Goreng (Minyak Kita) Di akhir januari” ucapnya Susilo.

READ  Stok Gula Menumpuk, PG Gempolkrep Harap Solusi Pasar dari Pemerintah

Sebagai informasi, Minyak Kita sengaja dijual dengan HET Rp14.000 per liter atau sama dengan HET minyak goreng curah yang bertujuan untuk memberikan alternatif bagi para pelaku usaha dalam mendistribusikan minyak goreng untuk pemenuhan kebutuhan pasar dalam negeri.

Ketetapan tersebut tertuang pada Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 41 Tahun 2022 tentang Tata Kelola Minyak Goreng Kemasan Rakyat yang berlaku mulai 8 Juli 2022.

Red : Jen

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Upacara Penutupan TMMD Imbangan Ke 105 Berlangsung Meriah

Ekonomi

83 Orang Mendapat Bantuan BLT Dana Desa Dampak Covid-19

Ekonomi

DPRD Kota Mojokerto Gelar Rapat agenda rapat paripurna tentang ‘Pembahasan kebijakan umum perubahan APBD tahun anggaran 2022
Utama

Ekonomi

MERASAKAN PENGALAMAN MERACIK MINUMAN SENDIRI DI ACARA KIDS BARISTA CLASS

Ekonomi

Jalan Empunala Yang Rusak Padal Baru dibangun, Komisi II DPRD Kota Mojokerto Sidak dilokasi.

Ekonomi

Perwakilan Serikat Pekerja KEP SPSI PT. Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk, Salurkan Bantuan Kemanusiaan Korban Kebakaran

Ekonomi

KH Asep Saifuddin Chalim : Jangan Sampai di Mojokerto ini ada rumah yang Lantainya Tanah

Ekonomi

Ternyata Banyak Manfaat Studi Banding Bagi Dewan Kabupaten Mojokerto, Ini Salah Satunya
?>