Home / Kepolisian

Senin, 16 Maret 2026 - 15:41 WIB

Operasi Ketupat Semeru 2026, Kapolres Mojokerto Tinjau Pospam Kenanten Antisipasi Banjir hingga Lonjakan Arus Mudik

Mojokerto .Indexberita.com Dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026 yang dilaksanakan selama 13 hari, mulai tanggal 13 hingga 25 Maret 2026, Polres Mojokerto mendirikan 1 Pos Pelayanan (Posyan) dan 2 Pos Pengamanan (Pospam), diantaranya Posyan Sendi, Kecamatan Pacet, Pospam Kenanten, Kecamatan Puri, dan Pospam Cembor, Kecamatan Trawas.

Sebagai bentuk percepatan pelayanan kepada masyarakat, Kapolres Mojokerto AKBP Andi Yudha Pranata memastikan kesiapan personel dan sarana prasarana pada Pospam Kenanten di Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, Senin (16/03/2026).

Kapolres Mojokerto menyampaikan, bahwa Operasi Ketupat Semeru 2026 di wilayah hukum Polres Mojokerto saat ini telah memasuki hari keempat. Selama tiga hari pertama, Kapolres Mojokerto melakukan evaluasi dan pemantauan terhadap lima isu utama, yaitu potensi banjir, arus lalu lintas, pengamanan tempat ibadah dan malam takbir, serta aktivitas silaturahmi dan wisata masyarakat.

READ  Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Semeru 2026, Polres Mojokerto Siap Tingkatkan Disiplin Pengendara

“Salah satu perhatian utama dalam pengamanan tahun ini adalah potensi bencana di kawasan Pacet dan Trawas yang dikenal sebagai daerah rawan longsor dan banjir. Untuk itu kami melakukan langkah antisipasi yang lebih intensif. Kami bekerja sama dengan berbagai stakeholder, termasuk dinas terkait dan pihak swasta, untuk melakukan pemantauan serta pengecekan kondisi kendaraan yang melintas, khususnya terkait sistem pengereman dan kondisi ban,” terang AKBP Andi.

Selain itu, Polres Mojokerto juga menggandeng Tahura dan dinas terkait dalam melakukan patroli khusus untuk mengantisipasi potensi longsor di kawasan pegunungan.

READ  Sepanjang 2025, Polres Jombang Catat Penurunan Kriminalitas dan Wilayah Tetap Aman

“Patroli ini dilakukan sebagai langkah pencegahan mengingat informasi dari BMKG bahwa fenomena El Nino diperkirakan masih berlangsung hingga pertengahan April 2026,” ujar AKBP Andi.

Kapolres Mojokerto juga menjelaskan, bahwa hingga saat ini kondisi wilayah Kabupaten Mojokerto relatif aman dan belum ditemukan potensi bencana yang signifikan.

Terkait arus lalu lintas, Kapolres Mojokerto menyebut pergerakan kendaraan yang melintas di Mojokerto masih didominasi aktivitas lokal. Sehingga kondisi tersebut menunjukkan bahwa arus mudik antarprovinsi belum terlalu signifikan.

“Untuk saat ini pergerakan kendaraan yang melintas di Mojokerto masih didominasi aktivitas lokal. Kawasan wisata juga belum menjadi tujuan utama masyarakat pada tiga hari pertama operasi ini,” kata AKBP Andi.

READ  Polsek Sooko Amankan Kegiatan Jalan Sehat dan Senam Bersama dalam Rangka HUT RI ke-79 di Desa Ngingasrembyong

Sementara itu, Polres Mojokerto telah menerjunkan sekitar 150 personel yang terlibat langsung dalam Operasi Ketupat Semeru 2026. Jumlah tersebut juga diperkuat dengan personel dari Polsek-Polsek di jalur utama serta kawasan wisata.

“Jika digabung dengan personel dari polsek jalur dan polsek wisata serta dukungan dari instansi lain, total kekuatan pengamanan bisa mencapai hampir 400 personel,” ungkap AKBP Andi.

“Sehingga dengan jumlah personel yang optimal ini, kami berharap Posyan dan Pospam Polres Mojokerto ini tidak hanya menjadi tempat monitoring, tetapi juga menjadi pusat kendali operasi di lapangan sehingga seluruh kegiatan pengamanan dapat berjalan lebih efektif,” imbuhnya.

Share :

Baca Juga

Kepolisian

Polda Jatim Gelar Groundbreaking Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi untuk Program Makan Bergizi Gratis

Kepolisian

Polres Mojokerto Berikan Penghargaan pada Upacara HKN, Apresiasi Anggota dan Relawan Berprestasi*

Kepolisian

Gelar Upacara Kenaikan Pangkat, Kapolresta Mojokerto Beri Apresiasi 63 Personil
Utama

Kepolisian

Patroli Dialogis di PT Sampoerna, Aipda Gatot Wibowo Sampaikan Pesan Keamanan

Kepolisian

Imbas Balap Liar di Pacing, Polsek Dlanggu Amankan 19 Motor, Mayoritas Pelajar di Bawah Umur

Kepolisian

Survei KedaiKOPI: Mayoritas Masyarakat Puas Rekayasa Lalu Lintas yang Dilakukan Polri saat Arus Mudik

Kepolisian

PIMPIN APEL PAGI, KALAPAS MOJOKERTO TEKANKAN DUKUNGAN PADA MEDIA SOSIAL DAN INGATKAN KERAPIAN JAJARAN

Kepolisian

Polsek Dlanggu Gelar Jumat Curhat, Dengarkan Aspirasi dan Keluhan Masyarakat
?>