Home / Ekonomi

Rabu, 11 Mei 2022 - 16:45 WIB

Khofifah Kunjungi Sapi yang Terjangkit PMK Milik Peternak di Mojokerto

Foto.Khofifah Kunjungi Sapi yang Terjangkit PMK Milik Peternak di Mojokerto

Foto.Khofifah Kunjungi Sapi yang Terjangkit PMK Milik Peternak di Mojokerto

 

Foto.Khofifah Kunjungi Sapi yang Terjangkit PMK Milik Peternak di Mojokerto

MOJOKERTO.INDEXBERITA.COM Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melakukan kunjungan Ke Kandang Kelompok Ternak Desa Gunungsari Kecamatan Dawar Blandong Kabupaten Mojokerto, Rabu (11/5/2022).

Menurut Khofifah, virus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang menyerang sapi memiliki pendekatan sangat mirip dengan Covid-19.
Karena jika ada sapi yang terkena virus PMK akan diperlakukan seperti penderita Covid-19 yakni langsung diisolasi.

“Kalau ini karantinanya berbasis kandang, yang ada diarea yang terkonfirmasi positif maka seluruh hewan ternak yang ada disitu tidak boleh keluar, yang diluar tidak boleh masuk jadi supaya tidak ada transmisi dari PMK”, ujarnya.

READ  Perhutani bersama RNI Siapkan Strategi TMA 2024 untuk Penuhi Kebutuhan Tebu Giling

Ia mengatakan pihaknya mengupayakan penanganan kasus ini dengan cepat.

“Di sini tadi suntikanya tinggal vitamin, kalau ada proses awal itu kita masih melihat penyuntikan dengan antibiotik dan analgesik, ini tinggal vitamin dan nafsu makan, jadi proses ini mudah-mudahan dapat membaik”, ucapnya.

Tak hanya itu, proses penyemprotan disinfektan tetap dilakukan secara masif, yakni di titik-titik di mana pasar hewan yang sementara ini ditutup. Sehingga nanti ketika seluruh ternak sehat pasar hewan itu aktif semuanya bisa membaik.

Pihaknya meminta Kementerian Pertanian agar ketersediaan obat dapat dimaksimalkan.
Dari pemerintah Australia akan membatu persediaan obat melalui Kementrian Pertanian
Tapi kalau misalnya dikoordinasikan langsung bisa dikirim ke jawa timur juga leboh bagus, jadi antibiotik, analgesik dan vitamin ketiga ini yang dibutuhkan supaya lebih masif lagi.

READ  Bersama JKN KIS Berjuang Melawan peterigium

“Kalau ada proses ada pemberian antibiotik dan vitamin saya rasa para peternak juga akan lebih tenang lagi dan kita melakukan langkah-langkah percepatan penanganan, mudah mudahan masyarakat dan para peternak bisa tenang menghadapi idul adha”, tambahnya.

Ia menjelaskan jika pihaknya akan sesegera mungkin dengan serius sehingga hasilnya maksimal, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir akan virus PMK yang menginveksi sapi.

READ  Gebyar Tanam Padi 500 Hektar Sawah Upaya Global Wakaf ACT dan YP3I Tingkatkan Kesejahteraan Petani

“Kita tangani sesegera mungkin secepat mungkin semaksimal mungkin dengan melibatkan pusvetma pusat veteriner fatma di Indonesia hanya satu ya di jl a yani Surabaya
Juga melibatkan balai besar veteriner wates jawa tengah, itu terus kita nyekrup karena kita harus saling berseiring antara pusat veteriner yang itu merupakan upt nya pertanian kemudian kampus jadi kita rapat dengan pak mentan du hari lalu kemudian kita mengundang dekan fakultas kedokteran Unair dan Universitas Brawijaya,”

Masih kata Khofifah Kami mengundang temen temen alumni FKH Unair untuk melakukan percepatan penyuntikan bagi pengobatan ternak di daerah yang terdampak.(Syim)

Share :

Baca Juga

Ekonomi

83 Orang Mendapat Bantuan BLT Dana Desa Dampak Covid-19

Ekonomi

Peringatan Maulid Nabi Pemkot Gelar Kenduri 5000 Layah

Ekonomi

Pengacara Ketua KPRI Budhi Artha Mojokerto Minta Audit Eksternal
KLHK Tegaskan Indonesia Tak Butuh Sampah Impor

Ekonomi

KLHK Tegaskan Indonesia Tak Butuh Sampah Impor

Ekonomi

Forkopimda Jatim Bagikan 20 Ribu Masker dan 5 Ribu Paket Sembako di Pasar Ikan Pabean

Ekonomi

Menteri Sosial Tri Risma Harini Memberikan Bansos Di Lingkungan Balong Cangkring Mojokerto

Ekonomi

Penyarularan BLT Pemdes Mojoduwur Semua Data Warga Terealisasi

Ekonomi

Ternyata Banyak Manfaat Studi Banding Bagi Dewan Kabupaten Mojokerto, Ini Salah Satunya
?>