Home / Daerah

Minggu, 16 Februari 2020 - 14:34 WIB

Kodim 0815/Mojokerto Bersama DP2KBP2 Gelar Baksos KB MKJP

Foto.Kodim 0815/Mojokerto Bersama DP2KBP2 Gelar Baksos KB MKJP

Foto.Kodim 0815/Mojokerto Bersama DP2KBP2 Gelar Baksos KB MKJP

Kodim 0815/Mojokerto Bersama DP2KBP2 Gelar Baksos KB MKJP

Foto.Kodim 0815/Mojokerto Bersama DP2KBP2 Gelar Baksos KB MKJP

Mojokerto, Sorotindomedia.com Dalamupaya pengendalian penduduk khususnya menurunkan tingkat kelahiran, Kodim 0815/Mojokerto bersama Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan (DP2KBP2) Kabupaten Mojokerto menggelar Bakti Sosial KB Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP), di Rumah Sakit Rekso Waluyo, Jalan Majapahit Nomor 422 Kota Mojokerto, Jawa Timur
Ahad (16/02/2020).

Baksos KB MKJP melalui Metode Operasi Wanita (MOW) atau yang dikenal dengan Tubektomi/steril dan Metode Operasi Pria (MOP) yang populer disebut vasektomi ini, diikuti sejumlah 294 akseptor KB, dari 18 kecamatan se-wilayah Kabupaten Mojokerto, terdiri dari 289 akseptor wanita peserta MOW dan 8 akseptor pria peserta MOP.

READ  Berkat JKN-KIS Pasien Penderita Kangker Payudara Akhirnya Bisa Operasi Dan Membaik

Pelaksanaan kegiatan yang melibatkan TNI, BKKBN Propinsi Jawa Timur dan DP2KBP2 tersebut dipimpin Tim Medis dari Lanud Iswahyudi Madiun, Letkol Pnb dr. Eka, Sp.Og (K) Onk., dibantu 35 Tenaga Medis dari RS Rekso Waluyo dan 50 personel TNI dari Kodim 0815/Mojokerto.

Dandim 0815/Mojokerto Letkol Inf Dwi Mawan Sutanto, SH., mengungkapkan, TNI dari Kodim 0815/Mojokerto bersama DP2KBP2 Kabupaten Mojokerto berupaya secara maksimal dalam pengendalian laju penduduk di wilayah Kabupaten Mojokerto, khususnya menekan dan menurunkan angka kelahiran.

READ  Libur Nataru Pengunjung Objek Wisata Air Panas Padusan Pacet Meningkat

“Harapan kita masyarakat mengikuti Program Keluarga Berencana (KB) MKJP melalui MOW, MOP atau metode lainnya, demi terwujudnya keluarga sejahtera sekaligus berkontribusi positif dalam menekan laju pertumbuhan penduduk,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala DP2KBP2 Kabupaten Mojokerto drs. H. Joedha Hadi Suwignyo, SE., SB., M.Si., menjelaskan, Kontrasepsi ini (MOW dan MOP) memiliki banyak keuntungan, antara lain lebih aman karena keluhan lebih sedikit dibanding alat kontrasepsi lain serta praktis dan efisien lantaran hanya memerlukan satu kali tindakan dan tidak ada efek samping jangka panjang.

READ  Bupati Mojokerto Meninjau  Command Center Gugus Tugas Covid-19

“Metode kontrasepsi ini lebih efektif karena tingkat kegagalan sangat rendah dan ekonomis. Juga tidak ada efek samping jangka panjang setelah operasi dan tidak akan mengganggu hubungan seksual suami istri,” jelasnya.

Hadir dalam kegiatan, antara lain Kepala Perwakilan BKKBN Jatim drs. Sukaryo Teguh Santoso, MPd, Kabid KB Reproduksi BKKBN Provinsi Jawa Timur, Ajeng Lukitowat, ST., MM., Pasiter Kodim 0815/Mojokerto Kapten Inf Herman Hidayat, Kasi PLKB dan Koordinator PLKB DP2KBP2 Kabupaten Mojokerto.(Dim/Syim)

Share :

Baca Juga

Daerah

Tasyakuran Kantor Baru Dan Kebersamaan Sadhap News .com

Daerah

Diusulkan Kenaikan Pangkat, 57 Personel Kodim 0815/Mojokerto Jalani Test Kesegaran Jasmani

Daerah

Korem 082/CPYJ adakan acara Pembinaan Komunikasi Sosial Cegah Tangkal Radikalisme/Separatisme

Daerah

Sambut Era Digitalisasi, Telecenter “Palapa” gelar pelatihan desain grafis gratis

Daerah

Penanaman Sejuta Pohon dalam Rangka Polri Peduli Penghijauan

Daerah

Kodim 0815 Bersama Polresta & Satpol PP Kota Mojokerto Bagikan 2000 Masker di Pasar Burung

Daerah

Kasiter Korem 082/CPYJ Ikuti Vicon Tentang Komsos Dipimpin Aster Panglima TNI

Daerah

Babinsa Koramil 0815/05 Gedeg Bersama Warga Droping Material Rutilahu
?>