MOJOKERTO.indexberita.com | Dandim 0812 Lamongan, Letkol Arm Ketut Wira Purbawan bersama Kepala Kesatuan Pemangkuan Hutan (KKPH) Mojokerto yang diwakili Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (KBKPH) Bluluk, Bandi Sugiarto bersama melakukan pengecekan sumber mata air dan lokasi ketahanan pangan di petak 28 A dan 28 E Hutan Lindung (HL), wilayah Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Bluluk, BKPH Bluluk, Minggu (7/7).
Dandim 0812 Lamongan Letkol Arm Ketut Wira Purbawan S.I.P.,M.Han., menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk mendukung penuh program pipanisasi untuk ketahanan pangan dan siap untuk melakukan langkah langkah strategis.
Pengecekan lokasi sejumlah sumber air dan saluran irigasi yang akan digunakan untuk program tersebut. Pengecekan ini dilakukan guna memastikan kelancaran program dan memaksimalkan manfaat pompanisasi bagi Petani di Wilayah Kabupaten Lamongan.
Sedangkan Kepala KPH Mojokerto menyampaikan melalui Bandi Sugiarto bahwa; “Program Pompanisasi Kementan RI merupakan upaya untuk meningkatkan produktivitas pertanian dengan menyediakan akses air yang memadai bagi sawah di daerah kering terutama sawah tadah hujan. Sehingga diharapkan dapat membantu Petani mengatasi kekeringan dan meningkatkan hasil panen” ujarnya.
Bukan tanpa sebab, program itu dinilai sangat efektif dalam mendongkrak ketahanan pangan nasional di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur.
“Kami sudah berkomitmen untuk mendukung upaya pengoptimalan ketahanan pangan nasional, terutama di wilayah sekitar hutan,” tutup Bandi Sugiarto (*)