Home / Pendidikan

Jumat, 21 Januari 2022 - 05:13 WIB

Mojokerto Diguyur Hujan Semalaman, SDN Modongan Banjir, Aktifitas Pembelajaran Terganggu

Foto.Mojokerto Diguyur Hujan Semalaman, SDN Modongan Banjir, Aktifitas Pembelajaran Terganggu

Foto.Mojokerto Diguyur Hujan Semalaman, SDN Modongan Banjir, Aktifitas Pembelajaran Terganggu

Foto.Mojokerto Diguyur Hujan Semalaman, SDN Modongan Banjir, Aktifitas Pembelajaran Terganggu

MOJOKERTO.INDEXBERITA.COM Sejumlah tempat di Kabupaten Mojokerto dilanda banjir akibat curah hujan yang tinggi. Disebutkan, hujan mengguyur sebagian besar wilayah Kabupaten Mojokerto pada Kamis (20/1) sore hingga malam. Akibatnya sungai tak mampu lagi menampung air hujan dan meluap hingga menyebabkan banjir.

Salah satu tempat yang tergenang banjir adalah SDN Modongan yang terketak di jalan Raya Modongan, Kecamatan Sooko Kabupaten Mojokerto. hasil pengamatan di lokasi, jumat (21/1) pagi, banjir menggenangi halaman sekolah hingga setinggi 30 cm. Bahkan disebutkan banjir sempat masuk ke ruang kepala sekolah, namun tidak lama kemudian surut.

READ  Santri Mojokerto Kirab Bendera Merah Putih Sepanjang 3.219 Meter

Banjir di sekolah tersebut disebabkan luapan air sungai yang berada di depan SD. Sungai tak mampu menampung air hujan hingga meluber masuk ke halaman sekolah.

Dikatakan Dila, salah satu siswi SDN Modongan, banjir membuat dirinya dan siswa lain tidak bisa mengikuti kegiatan pembelajaran di sekolah secara normal. Siswi berjilbab tersebut berharap banjir cepat surut karena dikhawatirkan banyak penyakit menular yang datang.

“Saya menyesal karena saya tidak bisa mengikuti pembelajaran secara normal, mengganggu bagi saya, saya harap kalau banjir ini segera reda, karena nanti banyak penyakit yang menular,” lugasnya, Jumat (21/1).

READ  Korem O82/CPYJ Gelar Pembinaan Keluarga Besar TNI

Sementara itu salah satu guru SDN Modongan, Fatimah mengatakan, untuk pembelajaran di kelas tidak ada kendala dan tetap lancar. Sebab yang banjir hanya di bagian halaman sekolah. Namun halaman sekolah tidak bisa digunakan sebagai tempat praktek pelajaran olah raga.

“Setiap tahun ada kiriman banjir, biasanya setahun 2-3 kali banjir, biasanya sehari sudah surut, insya Allah kalau enggak hujan lagi cepat surut, Cuma kendalanya bermaiun tidak bisa seperti biasanya karena halaman banjir. Untuk olah raga tidak bisa, hanya teori di dalam kelas,” terangnya.

READ  SMAN 1 Pangkalan Bun Kelulusan Mencapai 100 %.

Di tempat yang sama, kepala SDN Modongan, Ainun Sholihah mengatakan banjir di sekolah terjadi karena lupapan air sungai yang ada di depan sekolah yang penuh, akhirnya air mengalir ke sekolah. Seandainya sungai sudah surut, maka banjir di sekolah juga surut.

Dirinya menyebut banjir menyebabkan sejumlah kendala dalam pembelajaran. Salah satunya kegiatan literasi yang biasanya dilakukan sebelum masuk kelas ditiadakan sementara.

“Tadi jam 7 pagi sudah mulai masuk, biasanya sebelum masuk kelas, siswa berbaris dulu di halaman sekolah untuk mengadakan literasi, karena terkendala banjir kegiatan tersebut tidak terelaisasi,” pungkasnya.(Syim)

Share :

Baca Juga

Utama

Pendidikan

Bupati Ikfina Berharap Keluarga Korban Pembunuhan Siswi di Kemlagi Tabah Hadapi Musibah

Pendidikan

Sekolah Rakyat Mojokerto Siap Beroperasi, Gubernur Khofifah Tinjau Fasilitas Lengkap Gedung Diklat

Pendidikan

Pra Karantina Pemilihan Gus Yuk Kota Mojokerto, Ning Ita Ajak Pemuda Berperan Serta dalam Pembangunan

Pendidikan

Ning Ita Wadahi Lomba MTQ Sebagai Pengembangan Kompetensi Dasar Agama Bagi Generasi Penerus

Pendidikan

Workshop Penyusunan Kurikulum SD
Utama

Pendidikan

Mengenalkan Lebih Jauh Produk -Produk Hasil Vokasional SLB YRTRW Bersama Mahasiswa Unesa di CFD Slamet Riyadi Surakarta

Pendidikan

Densus 88 Antiteror Ajak Dai dan Khatib di Mojokerto Cegah Paham Radikalisme

Pendidikan

SMAN 1 Pangkalan Bun Kelulusan Mencapai 100 %.
?>