Home / MOJOKERTO

Senin, 27 April 2026 - 19:34 WIB

Parah! Tambang Ilegal Ngamuk, Alam Mojokerto Dihancurkan Tanpa Sisa

MOJOKERTO Indexberita.com Aktivitas tambang ilegal di wilayah Kecamatan Gondang dan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto, terungkap setelah tim Satgas Terpadu Pertambangan Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB) melakukan inspeksi mendadak. Hasilnya, kerusakan lingkungan yang ditimbulkan tergolong parah dan mengkhawatirkan.

Dipimpin Ketua Satgas MBLB, Teguh Gunarko, sidak yang dilakukan di Desa Wonoploso menemukan kondisi lahan yang rusak berat. Di salah satu titik, tanah pertanian produktif dikeruk hingga kedalaman sekitar 25 meter. Bahkan, aliran sungai di lokasi tersebut sengaja dialihkan untuk menghindari genangan di area tambang.

Kondisi ini membuat sejumlah pejabat yang ikut dalam sidak merasa prihatin. Selain merusak bentang alam, aktivitas tersebut juga berdampak pada sistem irigasi yang terganggu dan berpotensi menimbulkan bencana.

READ  Perhutani Mojokerto dan CDK Bojonegoro Lakukan Monev PUHH 2024 di TPK Kambangan

Ironisnya, saat sidak berlangsung, seluruh lokasi tambang yang dituju dalam keadaan tidak beroperasi. Diduga kuat informasi sidak telah bocor sebelumnya.
Perjalanan tim menuju titik berikutnya juga tidak mudah. Akses jalan pertanian yang rusak menyebabkan salah satu kendaraan rombongan sempat mengalami kendala akibat batu besar yang tersangkut di bagian bawah mobil.

Di titik kedua, tim menemukan area galian luas di dekat sebuah bangunan mewah. Warga setempat menyebutkan, aktivitas tambang di lokasi tersebut sebelumnya sangat intens, dengan puluhan truk mengangkut material setiap hari. Lahan yang ditambang diperkirakan mencapai sekitar 5 hektare dan berstatus sebagai Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B).

READ  PT SGN PG Gempol Kerep dan PWI Mojokerto Raya Perkuat Sinergi Lewat Kunjungan dan Dialog Bersama

Berbeda dengan lokasi pertama, metode penambangan di area ini dilakukan dengan mengikis tebing bukit. Kondisi tersebut dinilai berisiko tinggi, tidak hanya bagi pekerja tetapi juga masyarakat di sekitar yang terancam banjir dan longsor.

Tim kemudian bergerak ke wilayah Desa Kalikatir sebelum melanjutkan ke Kecamatan Jatirejo. Di lokasi terakhir, ditemukan aktivitas tambang tersembunyi di area kebun tebu. Di sana, terdapat galian dalam yang mencapai sekitar 50 meter dengan sejumlah alat berat yang masih berada di lokasi.

Sekretaris Daerah Kabupaten Mojokerto, Teguh Gunarko, menegaskan bahwa seluruh aktivitas tambang tersebut berada di atas lahan LP2B, sehingga jelas melanggar aturan dan bertentangan dengan program ketahanan pangan nasional.

READ  Sidang Kasus Dokumen Palsu, Pelapor Desak Pengembalian Aset Keluarga yang Dikuasai Terdakwa

Pemerintah daerah pun berencana memanggil para pemilik lahan dan pengelola tambang yang diduga terlibat. Selain diberikan pembinaan, mereka juga terancam tindakan tegas apabila tidak kooperatif.
Sementara itu, Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Kabupaten Mojokerto, Denata Suryaningrat, menyatakan bahwa hasil sidak ini masih dalam tahap awal. Pihaknya akan melakukan pendalaman lebih lanjut untuk menentukan ada tidaknya unsur pidana.

Tim Satgas memastikan akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas, sekaligus menertibkan praktik tambang ilegal yang dinilai merugikan lingkungan dan masyarakat sekitar.
Syim

Share :

Baca Juga

MOJOKERTO

Sambut Imlek, Aston Mojokerto Tawarkan “Sparkling Lunar New Year” dengan Promo Istimewa

MOJOKERTO

Satpol PP Mojokerto Tertibkan PMKS di Mojosari dan Pungging, 17 Orang Terdata

MOJOKERTO

LAPAS MOJOKERTO DUKUNG PRODUK UMKM WBP MELALUI GELARAN BAZAR

MOJOKERTO

Calon Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati, Apresiasi Potensi Industri Lokal Saat Kunjungan ke Pabrik Roti di Jatirejo

MOJOKERTO

Peringati HUT POMAD ke-78, Perhutani dan Denpomdam V/Brawijaya Tanam 500 Bibit di Bukit Kayoe Putih Mojokerto

Kepolisian

Awali Tugas di Bumi Majapahit, Kapolresta Mojokerto Jalin Sinergi Bersama Tokoh Agama

MOJOKERTO

Pemkot Mojokerto Tingkatkan Edukasi Generasi Berencana, Persiapkan Generasi Emas 2045

MOJOKERTO

Bupati Mojokerto Menyemarakkan Ramadan dengan Kebaikan dan Kepedulian Bersama 225 Anak Yatim se-Eks Karesidenan Mojokasri
?>