Home / Uncategorized

Senin, 5 Agustus 2024 - 17:34 WIB

Perhutani Mojokerto Ajak Praktek Bucking Policy Mahasiswa KKL Universitas Negeri Jambi

Utama

Foto. Perhutani Mojokerto Ajak Praktek Bucking Policy Mahasiswa KKL Universitas Negeri Jambi

MOJOKERTO.indexberita.com (05/08/2024) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Mojokerto mengajakpraktek lapangan pembagian batang (Bucking Policy) kepada mahasiswa Kuliah KerjaLapangan (KKL) Universitas Negeri Jambi (Unja). Kegiatan tersebut berlangsung di area tebangan A2 petak 22e, Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Grenjengan, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Kambangan pada Senin (05/08).

Kepala Perhutani Mojokerto, Rusydi, melalui Asper Kepala BKPH Kambangan, Supadi yang didampingi Kepala RPH Grenjengan, Yoyok, menyampaikan bahwa Perhutani Mojokerto telah menerima mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Universitas Negeri Jambi selama 3 (tiga) bulan di KPH Mojokerto.

READ  Gowes Night Riding Sambil Berbagi Di Bulan Ramadhan

“Mereka akan mempelajari berbagai aspek dalam bidang kehutanan, termasuk persemaian, penanaman, pemeliharaan, pemanenan atau produksi, serta administrasi di lingkungan Perhutani KPH Mojokerto,” jelas Supadi.

Ayah satu anak ini menambahkan bahwa tujuan mengajak praktek lapangan adalah untuk memberikan mahasiswa pemahaman langsung tentang pola kerja Perhutani dalam mengelola sumber daya hutan. Selain itu, praktek ini juga bertujuan untuk menambah wawasan mahasiswa mengenai teknik pengelolaan sumber daya hutan di Pulau Jawa, sehingga mereka dapat menjadi profesional di lapangan dengan pengetahuan yang tidak hanya bersifat teori semata.

READ  Korem 082/CPYJ Terima 1 Unit Mobil Ambulance

Fandy Achmad satu dari Mahasiswa UNJA menyampaikan bahwa KKL ini merupakan bagian dari kurikulum program studi kehutanan yang berbasis kompetensi. “Ini adalah rangkaian kegiatan yang melibatkan penerapan ilmu kehutanan langsung di lapangan, termasuk pengamatan, pengukuran, wawancara, analisis, peragaan, perancangan, dan uji coba yang mencakup seluruh aspek pengelolaan hutan dan agroforestry yang berbasis kelestarian ekosistem,” papar Fandy.

READ  ASN Pemkab Mojokerto Dipecat karena Kasus Perselingkuhan

Menurut Fandy Achmad, di lokasi petak tebangan ini, mereka mempelajari teknik menebang kayu, menentukan arah rebah yang sesuai dengan program kesehatan dan keselamatan kerja (K3), serta membahas cara menentukan pembagian batang (Bucking Policy) yang tepat agar kayu dapat dipasarkan dengan harga tinggi. “Belajar di sini sangat bermanfaat bagi kami untuk memahami teknik produksi tebangan kayu dan meningkatkan kompetensi kami,” pungkas Fandy. (Syim)

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Komsos Danpos Ramil Mojoanyar Hadiri Peringatan Nuzulul Qur’an

Uncategorized

Ketua MWC NU Kecamatan Trowulan Kabupaten Mojokerto Mengecam Keras Aksi 21 Mei

Uncategorized

Danramil 0815/19 Magersari Ikuti Takbir Menetap Hari Raya Idul Fitri 1440 H

Uncategorized

Inovasi Suket Plano, Solusi Administratif di Saat Pandemi

Uncategorized

Dandim 0815 Mojokerto Irup Pada Peringatan Harkitnas Ke-111 Tahun 2019

Uncategorized

Jihan Audy Semarakkan Harkop ke-75 Kota Mojokerto

Uncategorized

Vaksinasi Covid-19 Serentak Se-Kabupaten Dalam Rangka HUT RI Ke-76, Dandim 0811 Tuban Terjun Langsung Tinjau Ke Lapangan

Uncategorized

Kepala Staf Korem 082/CPYJ Hadiri Lounching Musrenbang
?>