Home / Pendidikan

Sabtu, 23 Juli 2022 - 05:56 WIB

Peringati HAN 2022, WCC Mojokerto Gelar Aksi Damai

Foto.Peringati HAN 2022, WCC Mojokerto Gelar Aksi Damai

Foto.Peringati HAN 2022, WCC Mojokerto Gelar Aksi Damai

Foto.Peringati HAN 2022, WCC Mojokerto Gelar Aksi Damai

Mojokerto – Peringati Hari Anak Nasional (HAN) 2022 di Indonesia dilakukan setiap tanggal 23 Juli. Women Crisis Center (WCC) Mojokerto menggelar aksi damai dalam memperingati HAN 2022 di Alun-alun Kota Mojokerto, Sabtu (23/7/2022).

Ketua WCC Mojokerto, Yuni Safera mengungkapkan bagi kita para orang tua, masyarakat, hingga negara dalam mendukung perkembangan dan memaksimalkan perlindungan kepada anak-anak.

Di hari peringatan HAN 2022 diharapkan dapat meningkatkan kesadaran tentang hak-hak anak yang patut mereka terima. Anak-anak yang kurang beruntung dalam kehidupan, serta permasalahan anak lainnya yang perlu diatasi bersama.

“Kami meminta perhatian yang lebih kepada pemerintah untuk menyelesaikan masalah kekerasan seksual pada anak,” ungkap Yuni kepada awak media.

Lebih lanjut ia juga meminta untuk mengutamakan dalam memberikan perlindungan kepada anak, dengan tujuan menghasilkan generasi penerus bangsa yang sehat, cerdas, ceria, berakhlak mulia dan cinta tanah air.

READ  Pemerintahan Kabupatem Mojokerto Menggelar Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-58 Tahun 2019

Adapun tema untuk tahun ini adalah “Anak Terlindungi, Indonesia Maju”

Tema ini diambil sebagai motivasi bahwa pandemi tidak menyurutkan komitmen untuk tetap melaksanakan Hari Anak Nasional tahun ini.

“Kami berharap dapat mendorong langsung berbagai pihak untuk memberikan kepedulian langsung di tengah-tengah masyarakat. Anak Indonesia tetap tangguh menghadapi berbagai tantangan dalam pemenuhan hak anak dan perlindungan anak,” ujar Yuni.

Anak-anak merupakan aset penerus bangsa yang akan memimpin di kemudian hari.

Mendukung segala kebutuhan mereka, mulai dari pendidikan, perlindungan, sandang, pangan, papan, akan berdampak pada masa depan bangsa.

Di masa sekarang ini, utamanya di Indonesia, permasalahan pada anak-anak masa depan bangsa yang patut kita perhatikan adalah kekerasan yang mereka alami.

READ  Workshop Penyusunan Kurikulum SD

Pernyataan sikap WCC Mojokerto 2022
Ia Mengajak pada semua elemen bangsa, bersama-sama memerangi tinggi kekerasan seksual terhadap anak dengan berperan aktif sebagai polisi masyarakat.

“Kami juga meminta tindak tegas pelaku kekerasan dan pelecehan seksual terhadap anak,” terangnya.

Menghimbau kepada masyarakat atau korban bahwa kasus kekerasan seksual tidak perlu malu dan takut melaporkan kepada pihak berwajib. Meminta kepada pemerintah daerah memfasilitasi dan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya perlindungan kepada anak.

Lebih lanjut menurutnya, data Kekerasan seksual pada anak di Indonesia. Data statistik kekerasan pada anak di indonesia
Mengutip dari Simfoni PPA (Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak).

“Tahun 2020, jumlah korban kekerasan yang melapor 20.501 dengan 56,5% korbannya adalah anak-anak. Tahun 2021, jumlah korban kekerasan yang melapor 25.210 dengan 56,5% korbannya adalah anak-anak. Ada kenaikan sebesar 4.709 jumlah korban kekerasan yang melapor di tahun 2021 dibandingkan pada tahun 2020,” Tuturnya.

READ  Lomba MTQ Kapolda Jatim CUP, Polresta Mojokerto kirim Dua Perwakilan

Selain itu, berdasarkan tempat kejadiannya, kasus kekerasan paling banyak terjadi di lingkungan rumah tangga. Namun di Mojokerto tempat pendidikan agama menjadi sarana pelaku untuk melakukan kekerasan seksual.

Dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dijelaskan bahwa negara harus menjamin kesejahteraan setiap warga negaranya, termasuk perlindungan terhadap anak.

“Anak memiliki hak yang disetujui oleh Majelis Umum PBB, meliputi: Hak Perlindungan, Hak Pendidikan, Hak Identitas, Hak untuk Mendapatkan Kesamaan, Hak Mendapatkan Pelayanan Kesehatan, Hak Rekreasi, Hak Bermain, Hak Memperoleh Makanan, dan Hak Kewarganegaraan,” tandasnya(Syim).

Share :

Baca Juga

Pendidikan

Kunjungi Sdn Purwotengah, Ganjar Pranowo Apresiasi Restorasi Sekolah Soekarno Jadi Cagar Budaya

Pendidikan

Mojokerto Diguyur Hujan Semalaman, SDN Modongan Banjir, Aktifitas Pembelajaran Terganggu

Pendidikan

MAN Kota Mojokerto Dilempar Batu, Kepsek Minta Pelaku Segera Ditangkap
Launching Buku, Workshop Literasi, Temu dan Pemberian Anugerah Penulis Festival Chaitra Majapahit 2019

Pendidikan

Launching Buku, Workshop Literasi, Temu dan Pemberian Anugerah Penulis Festival Chaitra Majapahit 2019

Pendidikan

Saka Wira Kartika Koramil 0815/08 Dawar Dilatih Multi Terampil

Pendidikan

Polresta Mojokerto Edukasi Tertib Berlalu Lintas Sejak Dini

Pendidikan

Danramil 0815/13 Kutorejo Pembina Upacara Di SMPN 2

Pendidikan

Santri Mojokerto Kirab Bendera Merah Putih Sepanjang 3.219 Meter
?>