Home / Pendidikan

Kamis, 24 Agustus 2023 - 05:36 WIB

MAN Kota Mojokerto Dilempar Batu, Kepsek Minta Pelaku Segera Ditangkap

UtamaMojokerto .IB Sebuah insiden mengejutkan terjadi di MAN Kota Mojokerto pada jam istirahat kemarin, menyebabkan ketegangan di lingkungan sekolah. Beruntungnya, hanya sedikit siswa yang terluka dalam peristiwa tersebut. Kejadian ini terjadi saat mayoritas siswa sedang melaksanakan salat Dhuhur dan keempat siswi kelas F (XI 4) sedang berhalangan sehingga mereka tinggal di dalam kelas.

Menurut beberapa saksi mata, sekelompok pelajar menggunakan sepeda motor melintas di depan sekolah dengan perilaku yang mencurigakan. Mereka terlihat menggeber motor dan melempar batu ke arah gedung sekolah. Beberapa lembaran batu mengenai kaca dua ruang kelas, merusak dua kaca cendela di lantai II dan satu kaca di kelas F (XI 5).

READ  HUT KE-51 KORPRI, WALI KOTA AJAK ANGGOTA KORPRI MENGUATKAN KOMITMEN UNTUK PRESTASI KOTA MOJOKERTO

Salah satu siswi, AS (16), yang berada di dalam kelas saat kejadian menggambarkan momen tersebut. “Kami di dalam kelas, tidur-tidur. Pertama itu, terdengar suara motor dari arah utara. Teman saya, saya suruh lihat dari cendela. Yang pertama hanya mbleyer-mbleyer tapi tidak pakai lempar batu. Kemudian sekitar 6 menit, balik lagi dari arah sebaliknya,” ungkapnya.

Kepala MAN Kota Mojokerto, Abdul Salam, yang sedang dalam tugas luar saat kejadian, mengatakan bahwa ia mendapatkan laporan dari para guru dan polisi setelah insiden tersebut terjadi. “Saya balik tahu-tahu banyak bapak ibu guru di luar, ada anggota Polsek juga di depan pagar. Setelah saya tanyakan, katanya ada rombongan anak berseragam sekolah mbleyer-mbleyer sambil lempar batu,” ujarnya.

READ  Korem O82/CPYJ Gelar Pembinaan Keluarga Besar TNI

Abdul Salam juga menambahkan bahwa pihak sekolah sudah melaporkan kejadian ini kepada pihak kepolisian dan berharap agar kejadian serupa tidak terulang.

“Kita sudah melapor ke pihak kepolisian, polisi juga sudah turun. Kita juga sudah mengumpulkan para siswa laki-laki untuk mencari permasalahannya namun sampai saat ini kita belum tahu masalah apa,” jelasnya.

READ  Wabup Gagas Pengenalan Wisata Jadi Progam Wajib Bagi Pelajar

Dalam upaya mencegah kejadian serupa di masa depan, pihak sekolah berharap pihak kepolisian dapat mengidentifikasi sekolah yang terlibat dalam insiden ini dan memfasilitasi mediasi antara pihak-pihak yang terlibat.

“Kami berharap jika tahu sekolah mana yang ke sini, sama-sama mediasi karena kita tidak tahu mana yang salah. Mediasi yang ditangani polisi ini diharapkan agar tidak terjadi kejadian lagi. Jika siswa kita yang berbuat tidak baik, kita akan membina. Begitu juga sekolah lain , kalau anak didiknya yang salah bisa dibina,” harapnya.

Share :

Baca Juga

Pendidikan

Polresta Mojokerto Kirim Dua Santri MTQ Kapolda Jatim Cup sebagai Role Model Keagamaan

Pendidikan

Polresta Mojokerto Edukasi Tertib Berlalu Lintas Sejak Dini

Pendidikan

Perjalanan Menuju Keadilan: Terkuaknya Skandal Dana BOS di Kabupaten Mojokerto
Kapolresta Mojokerto Kota, pimpin Apel Hari Santri 2019

Pendidikan

Kapolresta Mojokerto Kota, pimpin Apel Hari Santri 2019

Pendidikan

Ning Ita Menyemangati Generasi Z dalam Pengoperasian Koperasi di SMA 3 Kota Mojokerto

Pendidikan

PJs Bupati Mojokerto Alokasikan Rp 3 Miliar untuk Insentif Guru TPQ

Pendidikan

Jumat Ceria, Bupati Ikfina Ajak Remaja Putri SMPN 1 Darunniyah Jetis Minum Tablet Tambah Darah

Pendidikan

Luncurkan PPDB SMA SMK dan SLB Tahun Pelulusan  2020/2021, 
?>