Home / Pemerintah / SIDOARJO

Selasa, 8 Oktober 2024 - 15:58 WIB

Pjs. Bupati Sidoarjo Menyalurkan Bantuan Pangan Beras Pada 778 KPM Di 3 Desa

Utama

Foto. Pjs. Bupati Sidoarjo Menyalurkan Bantuan Pangan Beras Pada 778 KPM Di 3 Desa

Kominfo, Sidoarjo, indexberita.com Pjs. Bupati Sidoarjo, Muhammad Isa Anshori, melakukan monitoring salur bantuan pangan beras tahun 2024 di 3 Desa secara maraton pada Selasa pagi (8/10). Ia secara langsung menyerahkan bantuan beras Bulog tahap 3 alokasi bulan Oktober 2024 didampingi oleh Dinas Pangan dan Pertanian Sidoarjo dan Dinas Sosial Sidoarjo. Setiap KPM (Keluarga Penerima Manfaat) menerima bantuan beras sebesar 10 kilogram.

 

Penyerahan simbolis bantuan beras dilakukan di tiga desa, yaitu Desa Penambangan, Kecamatan Balongbendo dengan 282 KPM, Desa Segodobancang Kecamatan Tarik dengan 229 KPM dan Desa Gedangrowo, Kecamatan Prambon 267 KPM. Data penerima manfaat ini diperoleh melalui verifikasi Dinas Sosial Kabupaten Sidoarjo, yang bekerja sama dengan Kementerian Sosial dalam rangka memastikan bantuan ini tepat sasaran.

READ  Tradisi Nyadran: Ungkapan Syukur dan Melestarikan Budaya Gotong Royong di Kota Mojokerto"

 

Pjs Bupati Muhammad Isa Anshori menegaskan pentingnya monitoring untuk memastikan bantuan ini benar-benar sampai kepada yang berhak dan berjalan sesuai prosedur.

 

“Penyaluran bantuan pangan beras ini sangat penting, terutama di tengah kondisi harga beras yang terus melonjak. Kami ingin memastikan bahwa bantuan ini tepat sasaran dan dapat meringankan beban masyarakat, khususnya di desa-desa yang terdata,” ujar Isa Anshori dalam sambutannya di Desa Penambangan Kecamatan Balongbendo.

READ  Anak Kelas 5 SD Tenggelam di Sungai Avour Watudakon, Mojokerto

 

Proses distribusi bantuan ini dilakukan melalui kerjasama dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah desa dan Dinas Sosial Kabupaten Sidoarjo. Muhammad Isa Anshori menambahkan bahwa transparansi dan akurasi dalam pendataan penerima bantuan menjadi fokus utama dalam program ini.

 

“Kami ingin memastikan bahwa tidak ada masyarakat yang benar-benar membutuhkan yang tertinggal. Oleh karena itu, pendataan dan pengawasan harus dilakukan dengan cermat,” tambahnya.

READ  Banggar DPRD Kota Mojokerto Paparkan Hasil Pembahasan KUA-PPAS APBD 2025

 

Program ini dinilai sebagai langkah konkret pemerintah dalam meringankan beban ekonomi masyarakat dan menjaga stabilitas pangan di tengah situasi ekonomi yang menantang. Dengan adanya bantuan ini, pemerintah berharap bisa membantu menekan inflasi dan menjaga kesejahteraan masyarakat yang kurang mampu dan bisa menjaga stabilitas harga pangan di tengah situasi sulit.

 

“Bantuan beras ini diharapkan bisa menjadi solusi sementara bagi warga yang mengalami kesulitan ekonomi akibat lonjakan harga bahan pokok. Semoga program ini bisa membantu KPM dalam menghadapi tekanan ekonomi sehari-hari,” terangnya.(Syim)

Share :

Baca Juga

SIDOARJO

Wabup Sidoarjo Dampingi Plh. Gubernur Jatim Tinjau Logistik Pemilu

SIDOARJO

Kominfo Sidoarjo Gelar Monev Layanan Respon Cepat Call Center 112

SIDOARJO

Plt. Bupati Sidoarjo Membawa Semangat Harganas Untuk Tekan Kasus Stunting dan Wujudkan KLA di Sidoarjo

Daerah

Tuan Rumah Pertemuan TP PKK, DWP, dan Perwosi se-Bakorwil Bojonegoro, Pemkot Mojokerto Sajikan Potensi Budaya Lokal

SIDOARJO

Baksos Bersama Forkopimda di Dusun Terpencil, Gus Muhdlor Segera Perbaiki Fasum Pucukan

Pemerintah

DPRD Kota Mojokerto Ketok Palu APBD 2026, Pemkot Siap Ajukan Evaluasi ke Gubernur Jatim

Pemerintah

Ngopi  Bareng Jurnalis, Pj Wali Kota Mas Ali Ajak Perkuat Sinergi Jadikan Media Speaker Kemajuan Kota Mojokerto

Pemerintah

DPRD Kabupaten Mojokerto Gelar Rapat Paripurna, Umumkan Pengesahan Bupati dan Wakil Bupati Terpilih
?>