Home / JOMBANG

Selasa, 14 Mei 2024 - 17:16 WIB

Polisi Jombang Tangkap Pencopet Antar Kota di Gebyar Tari Bunda PAUD

Utama

Foto. Polisi Jombang Tangkap Pencopet Antar Kota di Gebyar Tari Bunda PAUD

Jombang, Indexberita.com Polsek Jombang meringkus pelaku pencurian yang dilakukan Bibi dan keponakan asal Kediri. Keduanya kompak mencopet ponsel para pengunjung Gebyar Tari Bunda PAUD Jombang dan mereka berhasil mendapatkan 5 ponsel sekaligus.

Kapolres Jombang AKBP Eko Bagus Riyadi melalui Kapolsek Jombang AKP Soesilo menjelaskan bibi dan keponakan, NW (74) dan MJ (51) sudah 1 tahun mencopet. Warga Desa Gedangsewu, Pare, Kediri itu menyasar acara-acara yang mengundang kerumunan massa.

“Pelaku ini selalu berpindah-pindah, sasarannya kegiatan masyarakat yang ada di Pare, Kediri, Jombang dan Mojokerto,” jelasnya kepada wartawan di Mapolsek Jombang, Senin (13/5/2024).

READ  Polres Jombang Tanamkan Nilai Disiplin dan Kesadaran Hukum Lewat Police Goes to School

Dalam aksinya yang terakhir, NW dan MJ menyasar Gebyar Tari Bunda PAUD Jombang di Lapangan Pulo Lor, Kecamatan Jombang pada Sabtu (11/5). Mereka berbaur dengan kerumunan pengunjung di acara tersebut.

Menurut AKP Soesilo, NW beperan sebagai pemetik atau bagian mencuri ponsel dari tas atau saku celana korban. Kemudian NW menyerahkan ponsel curian kepada keponakannya untuk menghilangkan jejak.

“Dalam waktu 1,5 jam saja, mereka berhasil mencopet 5 buah ponsel dari para korbannya,” ungkapnya.

READ  Doa Bersama Warnai Pergantian Tahun Hijriah di Jombang, Harapkan Daerah Kian Berkah

Namun, aksi mereka tepergok anggota Polsek Jombang yang saat itu bertugas menjaga keamanan di lokasi acara. NW dan MJ pun diringkus beserta 5 ponsel hasil mereka mencopet.

Bibi dan keponakan itu dijebloskan ke Rutan Polsek Jombang. Mereka dijerat dengan Pasal 363 subsider pasal 362 KUHP. “Ancaman hukumannya 5 tahun penjara,” tegas Soesilo.

Dalam pemeriksaan, NW pun mengakui perbuatannya. Ia beralasan nekat mencopet ponsel selama 1 tahun terakhir untuk membayar utang. Nenek 74 tahun ini biasa beraksi di Jombang, Mojokerto dan Nganjuk.

READ  Peletakan Batu Pertama Pembangunan Mushola Ar Riyadh Oleh Kapolres Jombang

Cara NW menentukan calon korban, Ia menyasar pengunjung sebuah acara yang penontonnya banyak atau kerumunan sehingga korban dalam kondisi lengah.

“Biasanya ponsel hasil mencopet dijual secara pnline dengan harga Rp 400 ribu, yang pecah-pecah itu dengan harga Rp 100 ribu,” tandasnya.

Kasihumas Polres Jombang Iptu Kasnasin mengimbau kepada masyarakat untuk lebih waspada terhadap lingkungan sekitar, terutama di tempat-tempat ramai seperti pasar, pusat perbelanjaan, dan kerumunan pertunjukan.

Bagi Masyarakat yang mengetahui adanya kejadian tindak pidana maupun gangguan kamtibmas lainnya bisa melaporkan ke Polres Jombang melalui call center 110. Atau bisa menghubungi nomor WA center Kandani 081323332022,” imbau Iptu Kasnasin.

Share :

Baca Juga

JOMBANG

Polres Jombang Ajak PHRI Jaga Kamtibmas Jelang Nataru

JOMBANG

Polres Jombang Memediasi Warga yang Terlibat Tawuran Karnaval

JOMBANG

Semarakkan HUT RI ke-77, IKA UNAIR Cabang Jombang ikut Pawai Mobil Hias

JOMBANG

Tujuh Remaja yang Pesta Miras dan Ratusan Botol Miras Berbagai Merk, Diamankan Tim Patroli Gabungan Polres Jombang

JOMBANG

Polres Jombang Gelar Jumat Curhat dengan Lembaga Pendidikan di Jombang

JOMBANG

Polisi Amankan Seorang Pemuda dan Ratusan Botol Miras dari Berbagai Merk

JOMBANG

Polres Jombang Distribusikan Puluhan Hewan Kurban ke Pondok Pesantren, Yatim Piatu, Yayasan Pendidikan Hingga Masjid

JOMBANG

Polisi Jombang Berhasil Tangkap 8 Penjual Miras dan Sita Ratusan Botol Barang Bukti dalam Dua Hari
?>