Home / Ekonomi

Rabu, 9 Agustus 2023 - 13:15 WIB

PT SGN Dan PT Petrokimia Panen Bersama Program Makmur Di Mojokerto

PT SGN Dan PT Petrokimia Panen Bersama Program Makmur Di Mojokerto

PT SGN Dan PT Petrokimia Panen Bersama Program Makmur Di Mojokerto

MOJOKERTO,INDEXBERITA.COM—PT Sinergi Gula Nusantara (SGN), PT Petrokimia Gresik, melaksanakan kegiatan panen bersama di deplot, Desa Jrambe, Kecamatan DlangguMojokerto. Ini merupakan Program Makmur (Mari Kita Majukan Usaha Rakyat) untuk meningkatkan produktivitas dan pendapatan petani tebu di wilayah Mojokerto.

 

Proram ini mendukung capaian Swasembada Gula Nasional pada tahun 2028 yang tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 40 Tahun 2023 tentang Percepatan Swasembada Gula Nasional.

 

Sinergitas PT Petrokimia, PT SGN berasama stakeholder dan para pemangku kebijakan menjadi salah langkah memuju suksesnya Program Makmut. Salah satunya penen dan tanam bersama Program Makmur Deplot, di Desa Jrambe, Kecamatan Dlanggu, Mojokerto, Rabu (9/08/23).

READ  Peringati HUT RI Ke 77, Warga Dusun Kedawung Desa Gemekan Sooko Gelar Jalan Santai

 

Dwi Satrio Anurogo, Direktur PT. Petrokimia Gresik mengatakan, untuk mendukung program makmur, pihaknya terus berinovasi menciptakan pupuk untuk meningkatkan produktifitas tebu dan rendemen tebu.

 

Salah satunya pupuk ZA+ untuk meningkatkan kesuburan lahan dan secara spesifik kusus untuk tebu akan disediakan pupuk Petro Gres.

 

“Kami dari Petro Kimia Gresik ditugaskan untuk berkolaborasi untuk mendukung swasembada gula. Kami dalam menyediakan kebutuhan pupuk tidak sendiri tapi juga bersama anak perusahaan PT Petrokimia yakni PT Petro Kayaku dan PT Petrosida sebagai penyedia insektisidanya,” kata Dwi Satrio Anurogo dalam acara panen dan tanam bersama Program Makmur, di Desa Jrambe, Kecamatan Dlanggu, Mojokerto.

READ  Komisi 1 Partai PAN H Suyono Apresiasi Operasi Pasar Murah di Kota Mojokerto Menyambut Ramadhan dan Lebaran

 

Dwi menjelaskan, dari data Kemenko Perekonomian, kebutuhan gula konsumsi 3,2 juta ton. Namun produksi yang ada baru bisa mencukupi 80 persen saja. Sedangkan kekuranganya 20 persen gula masih import.

 

Melalui kolaborasi Program Makmur selama dua tahun ini ada peningkatan produksi tebu dari 120 ton menjadi 160 ton perhektar ditambah rendemen dari 7,35 menjadi 8,5 persen.

 

Selain pemenuhan kebutuhan pupuk, upaya treatment tanah juga dilakukan. Hasil pengecekan kondisi tanah guna menjaga kesubura serta pemenuhuan pupuk yang sesuai.

“Tanahnya kami cek melalui mobil uji tanah sehingga kadi dapatkan hasil uji untuk menyesyaikan pupuknya,” jelas Dwi.

READ  Hidup Sendiri di Rumah Majapahit, Mbok Darmi Dapat Kasih Sayang Tetangga

 

Mahmudin, Dirut Produksi Pengembangan, PT Perkebunan Nusantara mengatakan program Makmur ini merupakan kerjasama PT Petro Kimia Gresik dan PT Sinergi Gula Nusantara. Luas lahan binaan kedua BUMN tersebut di Mojokerto mencapai 5.628 hektar.

 

Cakupan lahan binaan PTPN grup di Jawa Timur mencapai 26.229 hektar. Sementara kenaikan produksi tebu di Jatim dipicu oleh karena ketepatan pemakaian pupuk yang lebih terjamin.

 

“Kalau melihat pertumbuhan lebih baik daripada non program. Hasilnya lebih banyak, termasuk rendemen. Itu karena ketepatan pemakaian pupuk, jelasnya.(Syim)

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Jajanan Pasar Tempo Dulu Bikin Kangen, Serasa Sampai Ke Jogja

Ekonomi

Polresta Mojokerto  Aksi Peduli Mendistribusikan Air Bersih Sebanyak 20 Tangki  bagi Masyarakat

Ekonomi

Pastikan Aman, Bhabinkamtibmas dan Babinsa Awasi Penyerahan Buku Rekening Bantuan Langsung Tunai Dana Desa ( BLT – DD ) Di kantor Desa Sei Barunai kepada masyarakat

Ekonomi

DPRD Kabupaten Mojokerto,Gelar Rapat Paripurna Penyampaian Pendapat Terhadap dua Raperda

Ekonomi

Antisipasi Harga Bahan Pangan Meroket, Gubernur Khofifah Sidak Pasar Rakyat Kedung Maling.

Ekonomi

Upacara Penutupan TMMD Imbangan Ke 105 Berlangsung Meriah

Ekonomi

Penerima Bantuan Infrastruktur Berbasis Masyarakat (IBM) Program KOTA TANPA KUMUH (KOTAKU) TAHUN 2022

Ekonomi

28 tahun Pengabdian Akpol angkatan 95 mendistribusikan bantuan air bersih kepada masyarakat di wilayah Mojokerto Kota
?>