Home / KESEHATAN

Selasa, 20 Februari 2024 - 13:22 WIB

SEHATI dan SEJOLI: Bupati Mojokerto Edukasi Lansia, Ibu Hamil, dan Ibu Balita

MOJOKERTO,INDEXBERITA.COM — Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati memberikan edukasi kepada Lansia, Ibu hamil dan para ibu Balita di kegiatan SEHATI (Selasa Sehat Turunkan Stunting AKB dan AKI) dan SEJOLI (Selasa Sehat Jaga Lansia Mandiri) di Balai Desa Singowangi, Kecamatan Kutorejo, Selasa (20/2) pagi.

 

Bupati Ikfina memastikan, Pemerintah Kabupaten Mojokerto terus berupaya agar angka stunting terus menurun dan nihil. Karena itu, Bupati gencar menyampaikan bahaya stunting, angka kematian ibu (AKI), angka kematian bayi (AKB) hingga kesehatan lansia.

READ  Kolaborasi Dies Natalis SMAN 1 Mojosari dan Aksi Bergizi: Upaya Pencegahan Anemia dan Stunting pada Remaja Putri

 

“Kata kunci stunting adalah kurang gizi. Secara lengkap, stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada balita akibat kekurangan gizi kronis disertai infeksi yang berulang. Bahaya stunting, nanti ketika dewasa, kecerdasannya bisa lebih rendah 20% dari standard. Sedangkan, batas perkembangan otak anak itu sampai usia 5 tahun. Jadi, dari kandungan sampai anak usia 5 tahun adalah masa kita mengembangkan perkembangan otak anak. Karena itu, ibu hamil tidak boleh kekurangan gizi,” kata Bupati Ikfina.

READ  TP PKK Mojokerto Gaungkan Aksi SUJU di SMPN 1 Mojosari, Ajak Siswa Minum Susu dan Cegah Anemia

 

Selain itu, Bupati Ikfina juga mengimbau kepada para ibu Balita agar mengikuti Pin polio sampai bulan Februari dan juga kepada para Lansia agar rutin ke posyandu. Untuk dilihat tensi dan gula darah.

 

Sebelumnya, Kepala Desa Singo Wangi Bpk. H. Suliyadi menyampaikan terima kasih atas kehadiran rombongan ibu bupati, menyampaikan juga mengenai pengalokasian dana untuk pemberian PMT balita dan Lansia. Terkait kondisi Jalan lingkungan Dusun singowangi yang rusak sehingga ketika dalam kondisi musim hujan menyebabkan banjir untuk itu harapan dari bapak kepala desa kiranya ibu bupati bisa mengalokasikan dana untuk perbaikan jalan tersebut.

READ  Pemkab Mojokerto Gelar SBSA di Puskesmas Kupang: Balita Sehat, Bangsa Kuat

 

Turut hadir dalam acara ini antara lain Kadinkes, Camat Kutorejo, Ketua TP PKK Kecamatan Kutorejo, Forkopimca, Kades Singowangi, Ketua TP PKK Desa Singowangi, serta Kepala Puskesmas Kutorejo. Dengan kolaborasi dan edukasi yang kuat, diharapkan kesadaran akan kesehatan masyarakat semakin meningkat, dan angka stunting serta masalah kesehatan lainnya dapat diminimalisir di Kabupaten Mojokerto.(IB)

Share :

Baca Juga

KESEHATAN

Bupati Mojokerto Hadiri Program Jum’at Bangkit di RTH Sooko

KESEHATAN

HUT ke-81 RI, RSUD Jombang Tekankan Kekompakan dan Peningkatan Pelayanan

KESEHATAN

Kapolsek Dlanggu Sinau Penting tentang Penanganan Anak Yatim dan Stunting

KESEHATAN

Jangan Anggap Sepele, Dokter Spesialis Urologi RSUD Jombang Beberkan Bahaya Testis Terpelintir pada Pria

ASTON HOTEL

Anak Kelas 5 SD Tenggelam di Sungai Avour Watudakon, Mojokerto

KESEHATAN

Kegiatan Sabtu Sehat Bersama Anak TK di Puskesmas Lespadangan

KESEHATAN

BPJS Kesehatan Mojokerto Perkuat Sinergi dengan Media, Sosialisasi Program JKN Digencarkan

KESEHATAN

Pemilik RS Mata Undaan Periksa dan Bagi Kacamata Gratis di Pare
?>