Home / KESEHATAN

Kamis, 22 Agustus 2024 - 13:09 WIB

Kolaborasi Dies Natalis SMAN 1 Mojosari dan Aksi Bergizi: Upaya Pencegahan Anemia dan Stunting pada Remaja Putri

Utama

Foto. Kolaborasi Dies Natalis SMAN 1 Mojosari dan Aksi Bergizi: Upaya Pencegahan Anemia dan Stunting pada Remaja Putri

Mojokerto.Indexberita.comĀ  Pada Kamis, 22 Agustus 2024, SMAN 1 Mojosari menggelar acara kolaborasi Dies Natalis dengan Aksi Bergizi yang diadakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto. Acara ini berlangsung dari pukul 06.00 hingga 08.00 WIB di halaman SMAN 1 Mojosari. Kegiatan ini diawali dengan gerak sehat flashmop yang diikuti oleh seluruh peserta. Setelah itu, para siswa bersama-sama mengonsumsi makanan bergizi dan minum Tablet Tambah Darah (TTD), serta dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan.

READ  Tingkatkan Akselerasi Layanan, RS Mata Undaan Rampungkan 29 Transplantasi Kornea Selama Januari 2026

Aksi Bergizi ini merupakan upaya strategis untuk meningkatkan kepatuhan konsumsi TTD pada remaja putri, yang menjadi salah satu indikator dalam percepatan penurunan angka stunting. Acara ini dihadiri oleh Bupati Mojokerto, dr. Ikfina Fahmawati, M.Si, yang memberikan edukasi tentang pentingnya pemenuhan gizi seimbang serta bahaya anemia, terutama bagi calon ibu di masa depan.

READ  TP PKK Kabupaten Mojokerto Gelar GEMA PITU di Mojoanyar, Edukasi Gizi Ibu Hamil dan Cegah Stunting Sejak Dini

Dalam sambutannya, wakil kepala sekolah SMAN 1 Mojosari menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kehadiran Ibu Bupati beserta rombongan. Selain itu, acara juga dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto, Kepala Cabang Dinas Mojokerto Raya, Camat Mojosari, Forkopimca Mojosari, serta Kepala UPTD Puskesmas Mojosari dan tim dari Dinas Kesehatan.

READ  Kapolsek Dlanggu Sinau Penting tentang Penanganan Anak Yatim dan Stunting

Kegiatan ini diakhiri dengan sesi minum Tablet Tambah Darah secara serentak oleh seluruh remaja putri di SMAN 1 Mojosari, sebagai langkah preventif untuk mencegah anemia yang dapat berdampak pada penurunan stunting. Dengan edukasi dan intervensi yang dilakukan, diharapkan angka kejadian anemia dan stunting pada remaja putri di Mojokerto dapat berkurang secara signifikan.(Syim)

Share :

Baca Juga

KESEHATAN

Pemkot Mojokerto Gencarkan Penanganan Stunting Lewat Pelatihan Budidaya Lele dari Rumah, Wali Kota Ika Puspitasari: Jangan Diobok-obok, Tiga Bulan Lagi Bisa Panen Lele Sendiri

KESEHATAN

Dinkes Mojokerto Raih Penghargaan Kesehatan Lingkungan Terbaik se-Jatim

KESEHATAN

Edukasi Stunting dan Kesehatan Lansia di Desa Banjarsari

KESEHATAN

Ikfina Fahmawati Gugah Semangat Peserta: JUM’AT CERIA di SMP 1 MOJOANYAR, Perpaduan Kesehatan dan Kebersamaan

KESEHATAN

RS Mata Undaan Surabaya Luncurkan Dry Eye Clinic dengan Teknologi Diagnostik dan Terapi Tercanggih

KESEHATAN

Bupati Mojokerto Edukasi Lansia, Ibu Hamil, dan Balita untuk Turunkan Angka Stunting dan Tingkatkan Kesehatan Lansia

KESEHATAN

Bank Indonesia Serahkan Bantuan CSR 1 Unit Ambulans untuk PMI Kabupaten Mojokerto

KESEHATAN

Bupati Mojokerto Hadiri Program Jum’at Bangkit di RTH Sooko
?>