Home / Peristiwa

Senin, 22 Maret 2021 - 22:40 WIB

Tanpa Bantuan Bidan, Perempuan Melahirkan di Teras Pukesmas Mojokerto.

Foto.Tanpa Bantuan Bidan, Perempuan Melahirkan di Teras Pukesmas Mojokerto.

Foto.Tanpa Bantuan Bidan, Perempuan Melahirkan di Teras Pukesmas Mojokerto.

Foto.Dokter Sujatmiko

MOJOKERTO.INDEXBERITA.COM Seorang Wanita warga Desa Sawo, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto melahirkan di teras pukesmas Pesanggrahan, Senin (22/3/2021) dini hari. Kejadian ini membuat heboh warga sekitar, sebab proses persalinan itu tanpa bantuan bidan.

Foto-foto proses persalinan perempuan bernama Umi Nurlaila (31) ini pun viral di media sosial. Dari beberapa foto terlihat beberap warga berkerumun, memberikan pertolongan kepada bayi dan ibu asal Desa Sawo, Kecamatan Kutorejo ini.

Informasi yang dihimpun Umi bersama suaminya tiba saat puskesmas sudah tutup. Keduanya tidak mengetahui bahwas Puskesmas Pesanggrahan tidak buka 24 jam. Sementara, Umi sudah merasakan sakit hingga akhirnya melahirkan dengan kondisi darurat. Beruntung, bayi lahir dalam kodisi selamat, begitu juga sang ibu.

READ  Banjir Tahunan, Warga Modongan Berharap Ada Pelebaran Saluran Air

Menurut salah seorang warga Sumarti, proses persalinan darurat itu diketahui warga sesaat setelah turun salat Subuh. Warga kaget karena mendengar suara tangis bayi dan ibu di teras puskesmas yang sepi. Mereka pun akhirnya berbondong-bondong memberikan pertolongan.

“Saya tahunya juga pas belanja. Pas saya datang, bayi sudah keluar dan dibopong ayahnya. Ari-ari juga sudah keluar. AKhirnya saya panggil Bidan Rahayu (biidan desa). Bayinya sehat, perempuan,” katanya, Senin (22/3/2021).

READ  Gudang Pengecoran Aluminium di Trowulan Terbakar, Diduga Akibat Konsleting Listrik

Pascamelahirkan ibu dan bayi dalam perawatan di ruang persalinan Puskesmas Pesanggrahan dalam kondisi sehat. Bayi memiliki berat 2,9 kg dan panjang 49 cm.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto, Sujatmiko mengatakan, tidak unsur kelalain dari para petugas. Pasalnya Puskesmas Pesanggrahan bukan puskesmas rawat inap dan hanya rawat jalan.

Dokter Sujatmiko mengatakan, pasangan suami istri tersebut memang tercatat di Puskesmas Pesanggrahan. Namun, dalam kondisi darurat, pengguna kartu BPJS bisa digunakan di semua puskesmas maupun rumah sakit.

READ  PT Santos Jaya Abadi Berikan Bantuan 1 Set Laboratorium Bahasa Kepada UPT BLK Mojokerto

Meski begitu, pihaknya mengapresiasi kinerja bidan Desa Pesanggrahan yang memberikan pertolongan meski bukan di wilayahnya.

“Saat persalinan kan saat darurat, pasien tidak tahu bahwa puskesmas tidak buka 24 jam. Mestinya, jika saat darurat bisa melahirkan di mana pun. Sebenanrya di Puskesmas Kutorejo kan ada. Bisa dijemput bagaimana pun situasi darurat bisa di tolong. Tapi alhamdulilah, situasi hasilnya sehat dua-duanya,” katanya.(Syim/Bang)

Share :

Baca Juga

Kriminal

26 Terduga Teroris Yang Diterbangkan Dari Makassar Ditahan Di Cikeas

Peristiwa

Angkutan Umum Pacet Mojokerto Hantam Truk Tangki Dan Pengendara Motor

Peristiwa

Geger! Mayat Pria Lansia Ditemukan di Dam Poh Gureh Mojokerto

Peristiwa

Pembersihan Longsor di Canggar, Gabungan TNI-Polri hingga BPBD Dikerahkan

Peristiwa

Truck Muatan Almari Tujuan Jember Terguling di Mojokerto, Untung Tidak ada Korban Jiwa

MOJOKERTO

Saksi di Persidangan Bantah Ada Penggunaan Uang Perusahaan untuk Kepentingan Pribadi Terdakwa Herman Budiyono

ASTON HOTEL

Gema Cilik Nusantara Raih Juara 2 Lomba Tari Tradisional & Kreasi di Surabaya

Peristiwa

Polresta Mojokerto Pam dan Kawal Pemulasaran Pasien Positif Covid-19
?>