Home / Daerah

Selasa, 23 Maret 2021 - 13:00 WIB

Wabup Mojokerto Meninjau PPKM Mikro Desa Jasem dan Watesnegoro Kec. Ngoro

Foto.Wabup Mojokerto Meninjau PPKM Mikro Desa Jasem dan Watesnegoro Kec. Ngoro

Foto.Wabup Mojokerto Meninjau PPKM Mikro Desa Jasem dan Watesnegoro Kec. Ngoro

Foto.Wabup Mojokerto Meninjau PPKM Mikro Desa Jasem dan Watesnegoro Kec. Ngoro

MOJOKERTO.INDEXBERITA.COM Wakil Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa bersama Dandim 0815 Letkol Inf Dwi Mawan Sutanto, meninjau pelaksanaan PPKM Mikro di Desa Jasem dan Desa Watesnegoro Kecamatan Ngoro, Selasa (23/3) pagi.

Wakil Bupati Muhammad Albarraa menyampaikan agar komitmen PPKM Mikro yang dijalankan hingga ke tingkat RT, betul-betul digencarkan secara intens. Hal ini juga didukung harapan agar Kabupaten Mojokerto segera menjadi zona hijau di Ramadhan tahun ini. Wabup Albarraa menyatakan bahwa hal ini tidak bisa dikomando hanya dari Pemerintah saja. Harus ada komitmen sejalan dari masyarakat.

READ  ini Pesan Dandim 0815 Mojokerto Jelang Pengesahan Warga Baru PSHT

“Saat ini Kabupaten Mojokerto statusnya zona kuning. Kita berusaha agar Ramadhan ini, kita sudah bisa masuk zona hijau. Ini semua tentang komitmen bersama. Semua harus aktif dalam upaya penanggulangan. Untuk pembagiannya yakni zona kuning dengan kurang lebih 1-5 warga suspect covid, zona oranye 6-10 orang, dan zona merah lebih dari 10 orang. Itu semua terlapor setiap minggunya,” ujar Wabup Albarraa.

Di Desa Watesnegoro, wabup juga menjelaskan perihal kuota distribusi vaksin untuk daerah, yang semuanya ditentukan oleh Pemerintah Pusat.

READ  Jelang Musim Hujan Petani Kecapangan Tanam Padi IR 64

“Kita tidak bisa memaksa melakukan vaksinasi serentak, atau semua berbarengan dapat. Akan dijadikan beberapa tahapan agar sampai kepada masyarakat. Daerah hanya menerima vaksin dengan ketentuan Pemerintah Pusat,” tambah wabup.

Senada dengan wabup, Dandim 0815 Letkol Inf Dwi Mawan Sutanto pada kegiatan ini mengajak semua pihak, untuk berusaha memperbaiki zona. Khususnya saat ini dari kuning ke hijau. Dwi meminta agar upaya pengetatan prokes, bisa menjadi salah satu upaya guna membantu perbaikan zona dalam kurun waktu seminggu ke depan.

READ  340 prajurit dan PNS Korem 082/CPYJ, Kodim0815 Dan Balakrem 082, Mengikuti Penyuluhan Virus Corona

“Kita tidak boleh berhenti menerapkan prokes, tentu dengan didukung Pemdes untuk terus sosialisasi dan edukasinya. Satu minggu ini, kami tunggu laporannya untuk Desa Jasem, agar bisa memperbaiki zona dari kuning jadi hijau,” tegas Dandim 0815.(Syim)

Dalam kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Mojokerto dan TNI-Polri juga menggandeng lembaga kemanusian Aksi Cepat Tanggap (ACT) dalam bidang distribusi beras waqaf. Ada 30 paket sembako yang diserahkan pada warga Jasem, dan 30 paket lagi untuk Watesnegoro.

Turut hadir dalam kegiatan Pewakilan Kapolres Mojokerto, Perwakilan Kejaksaan Tinggi Kab. Mojokerto, Kepala Dinas Kesehatan Kab.Mojokerto, Forkopimca, kepala desa terkait dan masyarakat.(Syim)

Share :

Baca Juga

Daerah

Serunya Acara Cosplay Meet Up Di Smart Hotel Pertama Di Mojokerto

Daerah

Danrem 082/CPYJ Tinjau Aset Tanah Milik TNI AD Di Kota Kediri

Daerah

Cegah Paham Radikalisme Sejak Dini,Polisi Bondowoso jadi Guru di Ponpes Bondowoso

Daerah

Sudah Mulai Rata  Dan Bagus Itulah jalan Cor di Tebluru
*Babinsa Tanjungan Koramil 0815/06 Kemlagi Bantu Petani Panen Jagung* Mojokerto, - Babinsa Koramil 0815/06 Kemlagi Kodim 0815 Mojokerto, Serda Al-Idrus turun langsung ke sawah mendampingi sekaligus membantu petani memanen jagung di Dusun Tanjungan, Desa Tanjungan, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Selasa (167/09/2019). Menurut Babinsa Koramil 0815/06 Kemlagi, Serda Al-Idrus, kegiatan pendampingan panen jagung varietas Bis-18 berlangsung di lahan seluas 2.000 meter2 atau 0,2 hektar milik Usprani, Anggota Kelompok Tani (Poktan) Sri Tanjung, Dusun/Desa Tanjungan. Masih kata Babinsa, panen jagung yang dilakukan secara manual oleh petani sendiri bersama keluarganya tersebut diprediksikan mencapai 1,76 ton atau dalam satu hektar bisa mencapai 8,8 ton, namun demikian untuk hasil akhirnya belum diketahui karena panen masih berlangsung. Masih di lokasi panen, Usprani, pemilik lahan, sangat senang dengan hadirnya Serda Al-Idrus yang turut membantu panen jagung di lahan miliknya. Dirinya sangat bersyukur, meski kemarau panjang tanaman jagung miliknya bisa dipanen dengan hasil cukup memuaskan. Terpisah Danramil 0815/06 Kemlagi Kapten Arm Edi Sutrisno, mengatakan, pendampingan yang dilakukan Babinsa merupakan tugas tambahan, dan bagian dari upaya khusus ketahanan pangan untuk komoditas padi, jagung dan kedele atau yang populer disebut Pajale. Kehadiran Babinsa di lapangan, lanjutnya, harus memberikan nilai tambah bagi peningkatan produksi pertanian, minimil memotivasi petani agar lebih giat dalam bertani sehingga siklus pangan berlangsung secara berkelanjutan dan kebutuhan pangan di wilayah terpenuhi. “Aktivitas ini (pendampingan) bertujuan untuk membantu petani mewujudkan swasembada pangan khususnya komoditas Pajale di wilayah, sesuai yang diprogramkan pemerintah,” ungkap pria kelahiran Plandaan, Jombang.

Daerah

Babinsa Tanjungan Koramil 0815/06 Kemlagi Bantu Petani Panen Jagung

Daerah

Kolaborasi IKM Kabupaten Mojokerto dan Industri Swasta, Tembus Pasar Korea
Danrem 082/CPYJ Gencarkan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat

Daerah

Danrem 082/CPYJ Gencarkan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat

Daerah

Ramah Tamah, Kapolresta Tinjau PPKM Mikro dengan Jalan Kaki Bareng Forkopimca
?>