Home / Pemerintah

Sabtu, 17 Mei 2025 - 20:51 WIB

Wali Kota Mojokerto Sampaikan Penjelasan Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2024*

 

*Kota Mojokerto, Indexberita.com Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, menyampaikan Penjelasan atas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Mojokerto Tahun Anggaran 2024 dalam Rapat Paripurna DPRD, Sabtu (17/5/2025), di Ruang Sidang Paripurna DPRD Kota Mojokerto.

Dalam sambutannya, Wali Kota yang akrab disapa Ning Ita itu menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD atas kerja sama dan dukungan yang telah terjalin erat selama ini, terutama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

“Penyampaian Raperda ini merupakan amanat dari Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, khususnya pada Pasal 320 hingga Pasal 322,” tutur Ning Ita.

READ  Pemotongan TKD Rp 316 Miliar Berdampak ke Desa, Ratusan Perangkat Demo Pemkab Mojokerto

Ia menjelaskan, garis besar dokumen pertanggungjawaban APBD 2024 yang telah diaudit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Jawa Timur mencakup tujuh komponen utama, yakni Laporan Realisasi Anggaran, Laporan Perubahan Saldo Anggaran Lebih, Neraca, Laporan Operasional, Laporan Arus Kas, Laporan Perubahan Ekuitas, serta Catatan atas Laporan Keuangan yang dilampiri Ikhtisar Laporan Keuangan BUMD.

Dalam pemaparannya, Ning Ita mengungkapkan bahwa pendapatan daerah pada tahun 2024 ditargetkan sebesar Rp1,012 triliun, dan mampu direalisasikan sebesar Rp1,058 triliun atau 98,74 persen. Komponen pendapatan tersebut terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), pendapatan transfer, serta lain-lain pendapatan daerah yang sah.

READ  Pj Wali Kota Ali Kuncoro , Ngopi Bareng Wartawan Kepemimpinan Bisa Berkelanjutan

Sementara itu, belanja daerah yang direncanakan sebesar Rp1,091 triliun, terealisasi sebesar Rp1,029 triliun atau setara dengan 94,28 persen. Belanja tersebut terbagi dalam tiga komponen, yakni belanja operasi, belanja modal, dan belanja tidak terduga.

“Anggaran belanja tahun 2024 diarahkan untuk mendukung peningkatan pelayanan dasar masyarakat, mulai dari pendidikan, kesehatan, fasilitas sosial dan umum, hingga infrastruktur pemerintahan,” ungkap Ning Ita.

Terkait pembiayaan daerah, realisasi pembiayaan netto mencapai Rp78,925 miliar dari target Rp78,966 miliar, atau sebesar 99,95 persen. Komponen pembiayaan ini meliputi penerimaan pembiayaan dari SILPA tahun sebelumnya serta pengembalian pinjaman dana bergulir, sedangkan pengeluaran pembiayaan digunakan untuk pelunasan pinjaman kepada lembaga keuangan bukan bank.

READ  Jombang Raih Penghargaan Pengendalian Stunting, Kado Manis Hari Jadi ke-115

Dengan total realisasi pendapatan sebesar Rp1,058 triliun dan belanja sebesar Rp1,029 triliun, maka terjadi defisit anggaran sebesar Rp29,322 miliar. Namun setelah memperhitungkan pembiayaan netto, Kota Mojokerto masih mencatatkan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) tahun 2024 sebesar Rp49,603 miliar.

“SILPA ini akan menjadi dasar penerimaan pembiayaan dalam perubahan APBD Tahun Anggaran 2025,” jelas Ning Ita.

Rangkaian rapat paripurna akan dilanjutkan dengan penyampaian Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD terhadap Raperda yang telah disampaikan, serta jawaban Wali Kota atas pemandangan umum tersebut pada sidang-sidang berikutnya.

 

Share :

Baca Juga

Pemerintah

Panen Puluhan Kilo Terong, Lapas Mojokerto Tunjukkan Komitmen Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Pemerintah

Pemusnahan Rokok Ilegal di Mojokerto Capai Rp16,6 Miliar, Gus Barra Terima Penghargaan

MOJOKERTO

Iklan Cukai Pemerintah Kabupaten Mojokerto Pemberantasan Rokok Ilegal Tahun 2024

Pemerintah

Gelar Forum Konsultasi Publik Ranwal RKPD 2025, Bupati Ikfina Tekankan Percepatan Ekonomi Dan Kurangi Pengangguran

Pemerintah

Pj Bupati Jombang Sugiat Berangkatkan Kafilah Kabupaten Jombang Berkompetisi Di MTQ XXX Jatim

Pemerintah

Pemkot Mojokerto Raih Penghargaan UHC Kategori Utama, Mas Pj: Kesehatan dan Pendidikan Jadi Clarity Of Vision Kami untuk Songsong Indonesia Emas 2045*

Pemerintah

Peduli Warga Kurang Mampu, H.Subandi Tinjau Rumah Tak Layak Huni di Gedangan dan Waru

Pemerintah

Majafest 2023, Pesta Rakyat Terbesar di Mojokerto untuk Pemulihan Ekonomi Daerah
?>