Foto. Upaya Atasi Stunting, Pemkab Mojokerto Rapat Koordinasi Jejaring Skrining Layak Hamil, ANC, dan Stunting
Mojokerto . indexberita.com Pemerintah Kabupaten Mojokerto, melalui Dinas Kesehatan, menggelar Rapat Koordinasi Jejaring Skrining Layak Hamil, Antenatal Care (ANC), dan Stunting Tingkat Kabupaten Mojokerto Tahun 2023. Acara ini berlangsung pada hari Senin, 25 September 2023, pukul 11.00 hingga 12.00 WIB di Ruang Pertemuan Hotel Aston Mojokerto.
Rapat koordinasi ini dihadiri oleh berbagai pihak penting, termasuk Ketua TPP PKK Kabupaten Mojokerto dan sekitar 80 peserta yang terdiri dari Direktur Rumah Sakit, Kepala Puskesmas Se-Kabupaten Mojokerto, Ketua TP PKK Se-Kabupaten Mojokerto, Ketua PC IBI, Ketua POGI, serta Ketua Persagi Mojokerto. Tujuan utama rapat ini adalah untuk membahas upaya mengurangi tingkat stunting di Kabupaten Mojokerto, salah satunya melalui pencegahan melalui skrining kehamilan yang layak (Skrining Layak Hamil) bagi calon pengantin.
Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati, menekankan pentingnya perencanaan dalam kehamilan untuk menghindari peningkatan angka bayi yang lahir dengan kondisi stunting.
“Salah satu upaya pemerintah dalam penurunan stunting adalah tidak boleh ada kehamilan tiba-tiba. Semua kehamilan harus direncanakan dan memastikan bahwa kehamilan tersebut memenuhi syarat, termasuk kesiapan fisik dan psikis,” kata Bupati Ikfina.
Bupati juga mengharapkan adanya sinergi antara Dinas Kesehatan, bidan desa, dan TP PKK kecamatan dengan pemangku kepentingan terkait. Tantangan dalam melakukan skrining kehamilan, terutama dengan jumlah Perempuan Usia Subur (PUS) yang banyak memiliki masalah kesehatan, mengharuskan pemanfaatan teknologi, seperti pengembangan aplikasi “Kescatin” yang dapat digunakan mandiri oleh PUS.
“Saat ini, masih banyak pekerjaan yang harus kita selesaikan untuk memastikan kesehatan calon pengantin hingga pasangan usia subur. Saya meminta sinergi antara Dinkes, bidan desa, Ketua PKK, dan Penyuluh KB agar bekerja sama dalam upaya menjaga kesehatan calon ibu dan ibu hamil melalui skrining .Pemerintah telah merilis aplikasi Kescatin untuk pasangan usia subur. Di masa depan, jika data dapat dikelola dengan baik, kita dapat melihat riwayat kesehatan dan mengambil tindakan pencegahan sebelum kehamilan terjadi,” tambah Bupati.
Rapat koordinasi ini menunjukkan komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Mojokerto dalam mengatasi masalah stunting dan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat dengan berbagai upaya yang terencana dan terpadu.(Syim/ADV)