
Foto. Cegah Stunting Jaga Kwalitas Makanan, Bupati Ikfina Juga Tekankan Pembentukan Karakter Anak
Mojokerto, indexberita.com – Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati, menjaga komitmen untuk terus mengedukasi para orang tua khususnya para ibu di Kabupaten Mojokerto, agar memperhatikan kesehatan dan pertumbuhan anak-anak sesuai umur. Mulai dari dalam kandungan dengan memperhatikan asupan gizi, mengawasi dan menjaga tahapan tumbuh kembang anak. Semuanya diuraikan bupati dalam acara Selasa Sehat Turunkan Stunting AKB dan AKI (Sehati), Selasa (10/10) sore di Balai Dusun Pungging Krisik, Desa Balongmasin, Kecamatan Pungging.
“Bagi orang tua yang punya anak balita, tolong betul-betul dirawat dengan benar. Jangan sampai infeksi berulang atau sering sakit (salah satu indikator stunting), sehingga berpengaruh terhadap perkembangan otak yang tidak bisa tumbuh 98% pada saat mencapai usia 5 tahun. Kita tidak bisa ukur detail otak, karena posisinya ada di dalam. Jadi salah satu indikatornya yakni panjang badan. Anak stunting pasti berat badannya kurang, sehingga panjang badannya juga ikut kurang. Maka PR orang tua adalah memantau pertunbuhan anak sesuai grafik. Maksimalkan pertumbuhan mereka terutama pada usia 0-1 tahun. Jangan sampai berat badan kurang, panjang badan kurang, karena itu menandakan volume otaknya juga kurang. Bayi di bawah 6 bulan hanya boleh ASI eksklusif saja. Ini supaya anak tidak mudah sakit, sebab ASI mengandung antibodi. Setelah 6 bulan, baru boleh diberi makan pendamping seperti bubur susu dengan tekstur bertahap. Mulai encer, hingga bertekstur. Ingat juga, setiap kali makan harus selalu ada zat pembangun. Bisa dari telur, ikan, daging, ayam, tahu, tempe, juga susu,” lengkap bupati.
Selain kesehatan, bupati juga mengedukasi para ibu agar melimpahkan kasih sayang sebanyak-banyaknya untuk membangun karakter. Bupati mendorong para ibu untuk meneggakkan sikap mendidik mulai dari hal sederhana seperti makan.
“Ketika anak sudah mulai bisa diberi makanan pendamping, biasakan dan kenalkan bahwa aktifvitas makan itu harus duduk. Jangan biasakan makan sambil beridiri, jalan-jalan, nonton gadget, dan penipuan. Penipuan disini artinya jangan biasakan mengalihkan perhatian anak dengan cara apapun agar dia mau makan. Misalnya seolah-olah melihat ada pesawat masuk mulut,” tambah bupati.
Acara Selasa Sehat juga dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto, Camat Pungging dan Kepala Puskesmas Pungging
Red : Syim













