
Foto. JUM’AT CERIA di SMPN 1 Trawas: Upaya Strategis Meningkatkan Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah pada Remaja Putri
Mojokerto.Indexberita.com JUM’AT CERIA (Cerdas, Enerjik, Rajin, Inovatif, Aktif) yang digagas oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto berlangsung meriah di SMPN 1 Trawas. Kegiatan ini dimulai pukul 06.30 WIB dan berlangsung hingga pukul 08.30 WIB, dihadiri langsung oleh Ibu Bupati Mojokerto, dr. Ikfina Fahmawati, M.Si, serta sejumlah pejabat penting lainnya.
Acara dibuka dengan senam bersama yang diikuti oleh seluruh peserta, diikuti oleh sambutan dari Kepala Sekolah SMPN 1 Trawas yang menyampaikan terima kasih atas kehadiran Ibu Bupati dan rombongan. Kepala Sekolah mengungkapkan bahwa dari 179 siswi yang telah diperiksa kadar hemoglobinnya, sebanyak 9 siswi ditemukan mengalami anemia. Pemeriksaan ulang akan dilakukan tiga bulan kemudian untuk memantau kondisi mereka.
Dalam sambutannya, Ibu Bupati Mojokerto menekankan pentingnya edukasi tentang anemia dan pencegahannya melalui konsumsi makanan yang kaya zat besi, seperti hati, kuning telur, kacang-kacangan, dan sayuran hijau. Beliau juga menyoroti pentingnya konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) secara rutin setiap Jumat bagi yang sulit memenuhi asupan zat besi dari makanan sehari-hari.
Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan penyuluhan tentang pentingnya minum TTD dan sarapan bersama. Para peserta juga diajak minum Tablet Tambah Darah secara serentak, yang diikuti oleh 307 siswi SMPN 1 Trawas.
Acara ini tidak hanya dihadiri oleh Ibu Bupati, tetapi juga oleh Bapak Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Pendidikan, Camat Trawas, Forkopimca Trawas, Kepala Desa Ketapanrame, serta Kepala UPTD Puskesmas Trawas dan timnya.
Program JUM’AT CERIA ni merupakan salah satu inovasi penting dari Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto dalam upaya menurunkan angka stunting dengan meningkatkan kepatuhan konsumsi TTD di kalangan remaja putri. Dengan adanya edukasi tentang gizi seimbang dan pencegahan anemia, diharapkan kejadian anemia pada remaja putri menurun dan secara tidak langsung membantu menurunkan angka stunting di Kabupaten Mojokerto.(Syim)













